Sabtu, Oktober 25, 2008

PLURK [lagi]





Beberapa kawan menganggap PLURK adalah virus baru yang membuat kegiatan ngeBLOG terhenti atau terganggu kontinuitasnya. Yang lebih parah lagi, PLURK telah membuat kegiatan lain [makan, minum, kerja, dll] terganggu. Mereka lebih asyik dengan dunia "MAYA" via PLURK dibanding dunia NYATA [tanpa PLURK]

Sihir PLURK memang telah melanda para pengguna internet, baik tua maupun muda. Tidak ada lagi batas diskusi antara yang sudah mapan bekerja dengan anak-anak muda yang ngePLURK sambil kuliah ataupun para pengangguran yang mengisi hari-harinya dengan ngePLURK.

Topik PLURK memang sangat beragam dan lebih banyak didominasi celetukan-celetukan segar yang gak penting banget, tapi sangat asyik untuk dikomentari.

Begitu ada PLURKER yang nulis,"BlogSpot ama Wordpres, bagusan mana ya?"

Langsung para PLURKERS menjawab/mengomentari pertanyaan itu, baik dalam modus teks saja atau dilengkapi dengan emoticons.

Disinilah PLURK jadi menarik, karena tidak semua PLURKER mempunyai emoticons yang lengkap. Perlu KARMA yang cukup untuk mempunyai emoticons. Bila KARMAnya rendah, maka emoticonsnya tentu terbatas jumlahnya.

Mulailah dilakukan perburuan KARMA, agar mempunyai emoticons yang lebih beragam. Tingginya nilai KARMA juga mempengaruhi tampilan PLURK. Dengan nilai KARMA yang tinggi, maka wajah PLURK bisa di"customize" dengan lebih leluasa, tentu sangat berbeda dengan yang KARMAnya masih sedikit. Mereka yang KARMAnya sedikit, terpaksa harus menerima tampilan default yang sangat standard.

Bagaimana caranya agar KARMA meningkat?

Ini tips resmi dari situs PLURK :
  1. Updating your profile (picture, location, birth day etc.) will gain you more karma
  2. Quality plurking each day
  3. Responses from other plurkers will gain you karma.
  4. Inviting your real friends will boost your karma
Adakah tips lain dari penulis [yang sok narsis ini?]

Tentu ada [kalau gak ada ngapain nulis blog ini ya].

Kalau kita mesti melakukan update profile [sesuai tips di atas], lama-lama capek deh. Apalagi kalau harus ngeplurk sepanjang hari, wah .... kerjaan kita bisa ancur tuh. ngePLURK itu cukup 2-5 menit aja, dan dilakukan saat kita punya waktu luang. Gak perlu maksain diri deh, KARMA gak akan naik drastis dengan online sepanjang hari.

Ngasih komentar pada PLURKER lainnya juga kadang gak pedhe, soalnya bisa jadi kita gak punya banyak kawan dan gak bisa "in" dengan tulisan dari PLURKER lain. 

So.... caranya gampang aja, coba aja kasih komentar pada komentar yang telah kita buat sendiri [kita menjadi komentator pertama terhadap komentar kita sendiri]

Nah, yang terakhir, hati-hati kalau ngundang orang untuk join dengan PLURK kita. Katanya KARMA kita malah bisa turun kalau undangan kita ditolak.

Benerkah tips yang kutulis ini. Silahkan buktikan sendiri, yang penting jangan sampai PLURK mengganggu irama kerja kita. Apalagi mengganggu ibadah kita.

Wah, KACAU kalau PLURK sampai mengganggu ibadah kita. Ancur deh dunia akhirat kita.

Pengalamanku, PLURK malah bisa membantu kerjaanku. Misalnya, kita punya sesuatu masalah, maka tinggal tulis masalah kita, maka akan banyak komentar yang menanggapi masalah kita. Tentu dari sekian banyak komentar itu, lebih banyak hahahehenya dibanding yang serius nanggapin.

Jadi carilah kawan PLURKer yang bisa membedakan komentar asal "njeplak" dengan komentar "bener-bener njeplak".

Coba simak syair lagu "Obat Hati",
" bergaulah dengan orang yang alim"
[insya Allah kita kecipratan alimnya. amin]

Selamat NGEPLURK dengan tetap menjaga kontinuitas dan keikhlasan ibadah. Semoga berhasil. Amin.

source tips : berbagai sumber dan pengalaman sendiri

2 komentar:

thea mengatakan...

duluuuu saya suka sekali nge plurk
sekarang...dah boseeenn dan ga pernah update lagi

eshape mengatakan...

begitulah memang dunia PLURK,

ada yang sudah bosen begitu karma mencapai 60,

ada yang bosen karena karma gak naik-naik,
ada yang bosen tanpa alasan,
ada yang bosen dengan berbgai nmacam alasan lain yang tidak bisa disebutkan satu persatu [he..he..he... kayak pidato ucapan terima kasih aza...]

salam