Tampilkan postingan dengan label esq. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label esq. Tampilkan semua postingan

Kamis, November 06, 2008

PIN 165



Awalnya aku gak sengaja pakai pin 165, ternyata keterusan sampai sekarang. Apalagi gara-garanya kalau bukan karena banyak mendapat teman ketika makai pin itu.

Ketika ketemu orang yang sangar, maka begitu dia melihat pin 165ku, langsung senyumnya merekah dan beruluk salam padaku.

"Esq mas?"

Wah, enak banget makai pin ini. Sahabat tidak usah dicari lagi, mereka yang akan mendatangiku.

Ibu-ibu maupun gadis-gadis yang tadinya ragu melihat wajahku yang "kurang familiar", begitu melihat pinku langsung "klepek-klepek" [maksudnya aku yang klepek-klepek diajak ngobrol ama mereka]

Ternyata enak juga ya jadi alumni ESQ. Aku bangga deh jadi orang Islam yang ikut ESQ.
Yuk jadi orang bertakwa.

"sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu adalah yang paling bertakwa" (QS. al-Hujurat:13)

Sabtu, Oktober 11, 2008

Kekompakan TiM


Pelajaran sebagai staf teknik, kasi logistik dan peralatan, kasi teknik, dan pelaksana membuat aku punya keyakinan bahwa saat aku nanti jadi kepala proyek, maka yang perlu digarap adalah kekompakan sumber daya manusianya dulu baru yang lainnya.

Begitulah, ketika aku jadi kapro, maka kubuat suasana sehingga semua merasa nyaman. Mungkin ini ada pengaruh dari karakteristik tipe kepribadianku yang ENFJ, yaitu sebagai berikut :

"Seorang Pembujuk alamiah. Dalam kesehariannya menyukai kehidupan yang teratur dan terjadwal. Mereka memiliki kemampuan yang besar untuk berhubungan dengan orang lain dengan empati dan melibatkan diri dengan karakteristik, emosi dan keyakinan orang lain. Menghargai kerjasama dan mau bekerja sama dengan orang lain."

Ketika akhirnya aku menjadi KEpala Bagian, maka kekompakan tim proyek selalu menjadi isue utama setiap aku berkunjung ke proyek. Suatu masalah selalu menjadi lebih mudah ketika diselesaikan secara kelompok.

Sabtu ini, 11 Oktober 2008, ketika berkunjung ke Proyek Bandara Kuala Namu Medan, maka aku menjadi sangat terperanjat [tapi tidak sampai melongo] melihat sebuah tim proyek yang luar biasa kompaknya.

Yang lebih luar biasa lagi, ternyata mereka semua atau hampir semua, adalah alumni ESQ. Wuiiii, alangkah indahnya punya tim seperti ini. Semua masalah selalu diselesaikan dengan hati dan bukan emosi.

Hasilnya juga segera nampak. Proyek ini punya kans untuk memberikan laba yang memadai dan semua personil yang terlibat dalam proyek ini terlihat santai tapi serius [sersan] dalam menghadapi pekerjaannya.

Mereka mampu membagi waktu untuk, bekerja, bermain dan istirahat dengan baik.

Yang lebih istimewa lagi, semua pelaksana proyek ini punya laptop [dan bisa nggunain laptop itu untuk bekerja]. Sungguh ini adalah tim impian, dan kita akan membuktikannya nanti di akhir proyek.

Semoga begitulah doa mereka dan begitulah rencana Tuhan.
Amin.

Senin, Agustus 18, 2008

MERDEKA 63x



Akhirnya hari H tiba sudah. Dimulai dengan upacara pagi hari dan diakhiri dengan malam syukuran sampai "midnight". 

Tahun lalu aku merangkap jadi MC, penyanyi dan seksi perlengkapan. Untuk tahun ini cukup MC saja, nggak nyanyi dan hanya menyediakan peralatan kabel listrik saja.

Biar nggak capek latihan BAND, maka tahun ini kita cukup nyewa organ tunggal saja. Namun malah penyanyinya pada malu-malu. Hanya pak RT yang sangat "pedhe" menyumbangkan lagu. Emang pak RT kita ini punya bakat penyanyi, jadi ya enak saja kita mendengarnya.

Selama memperingati HUT RI, biasanya aku selalu kebagian jadi MC. Di kampung Yogya dulu, kadang dapet tugas untuk mimpin renungan. Di MEdan, gak pernah ngapa-ngapain. Nonton pentas aja dan nonton lomba di kantor maupun di kampung. Kebetulan kantor dan kampungnya deket banget.

DI Surabaya, selain MC pernah juga di"dapuk" jadi pemimpin doa. Wah ini agak nyleneh. Aku bukan type orang yang mudah berdoa di depan orang-orang. Lebih enak doa sendiri, pakai bahasa ibu, bukan bahasa arab.

Kalau ngeliat semangat rakyat Indonesia merayakan pesta thunan ini kadang rasanya trenyuh banget. DI saat rakyat masih sangat nasionalis, masih suka bergotong royong untuk memakmurkan kampung masing-masing, ternyata para pemimpinnya malah pada mikirin diri sendiri.

Partai yang kupilih juga belum menunjukkan tindakan yang signifikan. Apa mungkin karena belum ada personil dari partaiku yang jadi presiden ya?

Kalaupun jadi presiden, apa ada presiden Indonesia yang mampu merubah mentalitas para pemimpin negeri ini ?

Jadi inget teman-teman ESQ yang begitu semangat mencanangkan Indonesia Emas 2020. Artinya pemilu tahun 2009 harus menjadi tonggak awal perubahan menuju Indonesia Emas itu.

Aku harus menjatuhkan pilihan dan tidak golput, agar aspirasiku tersalurkan. Semoga partai yang kupilih mampu lebih berkarya di pemerintahan tahun depan. 

Semoga juga semua partai yang ikut bertarung mulai berpikir tentang Indonesia Emas 2020, dan mereka mulai mau menjauhkan diri dari budaya korupsi yang sudah begitu menggurita di negara ini.

Insya Allah, kita hanya bisa berdoa dan semoga Tuhan mengabulkan doa kita semua.
Amin.

Sabtu, Agustus 02, 2008

Indahnya Berbagi (nasi)


Futsal sudah jadi mode di kantor. Pada demam main futsal, sampai-sampai diumumin di lift. Wah, pasti rame banget di hari latihan rabu depan.

Abis subuhan di masjid ama LiLo, aku nyoba latihan main bola di halaman belakang rumah. Itung-itung pemanasan, setelah sepuluh tahun nggak main bola lagi. Eh, ternyata belum 3 menit udah ngos-ngosan, padahal udah ngajak Lita untuk nemenin.

Alhasil ketika Lita sudah siap, akunya yang nggak siap. Udah capek.

Namun ketika Luluk ikut-ikutan main bola, aku jadi tertarik dan kembali ke halaman belakang untuk main bola bertiga.

Jadi meriah donk hari libur ini. Apalagi ketika LiLo ikut nggabung. Wah, biar nggak bisa nendang bola, tapi semangat "jatuhnya" luar biasa. Puncaknya ketika LiLo dijadiin sasaran tembak.

Langsung aja dia pasang muka ngamuk. Acara balas dendampun berlangsung, dan aku lumayan kena tendangan bola kerasnya.

Acara main bola selesai ketika Lita kesakitan gara-gara LiLo ngelempar bola pas kena di kepalanya.

Selesai main bola kita makan-makan. Walah, ternyata lupa tadi baru" nyupir" (nyuci piring) dan mbersihin tempat masak nasi dan belum sempat ngisi beras di tempat itu.

Terpaksa beli nasi uduk dan dimakan  rame-rame. He..he..he.. dimana ada masalah, pasti ada jalan keluar. Yang ini enak banget deh jalan keluarnya.

Asyiiiiiiiiiik ......... makan satu piring berempat.

Kuncinya, ikhlas dan selalu tersenyum menghadapi segala masalah. Seberat apapun masalah itu, pasti ada jalan keluar, dan kondisi yang kita terima saat ini pasti adalah yang terbaik yang diberikan oleh Tuhan saat ini.

Insya Allah, aku selalu dapat menjadi hambaNya yang pandai bersyukur.
Amin.

Kamis, Juli 31, 2008

LiLo ESQ (2)

LiLo ESQ

Pada hari kedua pelatihan ESQ LiLO, orang tua diperbolehkan untuk ikut melihat para instruktur menyampaikan materi pelatihan Angel Principle dan Leadership Principle.

Pada sesi Angel Principle, permainannya adalah memabangun menara dari aqua gelas dengan mempergunakan sumpit dan masing-masing anggota kelompok tidak boleh berbicara.

Pada permainan ini dijelaskan bahwa “Molekat” selalu mencatat apa yang kita perbuat. Jadi kalau pada saat permainan ada yang menggunakan tangan atau berbicara, maka “molekat” sudah mencatatnya.

Pada sesi leadership, maka seperti biasa. Ikon Muhammad SAW ditampilkan sebagai contoh pemimpin yang punya visi, misi dan action yang lengkap.

Tujuh prinsip ESQ, jujur, tanggung jawab, visioner, disiplin, kerja sama, adil dan peduli semua terlihat pada kepribadian rasulullah Muhammad SAW.

Saat semua peserta sudah masuk dalam gelombang doa, maka instrktur mengajak peserta untuk membaca asmaul husna. Disini tanpa terasa air mata mengalir deras. Kucoba untuk menarik nafas sepanjang mungkin, dan hasilnya tetap saja air mata megalir semakin deras.

Aku menangis karena ternyata kesibukan kerja telah membuat aku tidak hafal lagi dengan nama-nama Allah yang 99 itu.

Beberapa bulan lalu aku tampil di depan kelas “SMASH” untuk menunjukkan bahwa aku telah hafal 99 nama Allah, dan aku dapat buku sebagai hadiah atas kemampuanku menghafal itu.

Sekarang kemampuan itu sudah hilang tanpa terasa, dan butuh waktu untuk kembali mendapatkan kemampuan itu.

Senyum saja tidak cukup untuk mengatasi kegundahan hati ini. Perlu kesabaran dan keikhlasan yang lebih dalam agar aku kembali mampu mengingat 99 nama Allah itu.

Insya Allah, aku mampu.
Amin.

Rabu, Juli 30, 2008

Tukang Ledeng (01)


Bulan ini kondisi shower di kamar mandi sangat memprihatinkan. Bocor dan suara bocornya sangat mengganggu. Kesempatan untuk memperbaikinya selalu saja nggak ada.

Akhirnya, suatu sore di awal bulan Juli, ketika sedang asyik sholat maghrib, terdengar suara air menyemprot seperti suara semprotan pemadam kebakaran. Keras sekali.

Ketika kuintip kamar mandi, ternyata bukan shower yang rusak tapi wastafel di samping shower yang slangnya lepas dan airnya menyemprot deras mengenai pintu kamar mandi.

Langsung saja, kumatikan air, beli selang baru dan kupasang di tempatnya.

Beres?

Belum, ternyata showernya makin bermasalah. Kondisinya sudah bukan bocor lagi, tapi seolah-olah memang krannya dalam posisi dibuka. Airpun mengucur tanpa terkendali.

Nyerah?

Karena nggak punya perlengkapan yang memadai, ditambah badan yang capek pulang kerja, maka dipanggillah tukang ledeng terdekat yang bisa ngerjakan malam ini juga.

Setelah kubelikan kran, kupesan sama tukangnya agar hati-hati masangnya. Ternyata muncul masalah pertama. Showernya putus, sehingga aku ke toko lagi untuk beli shower.

Masalah yang kedua, saking semangatnya masang konektor shower, akhirnya krannya patah pada posisi pertemuan antara slang shower dan kran. Melihat jam yang sudah malem, dan bosen harus ke toko lagi, maka kuputuskan untuk memulangkan sang tukang. Tentu saja dengan ucapan terima kasih dan senyum yang seikhlas-ikhlasnya.

Kran baru kok bisa patah ya? Kata tukangnya sih dia nggak begitu keras ngencenginnya, tapi kenyataan menunjukkan kalau ngencenginnya terlalu kuat atau bahan krannya kurang bagus, sehingga patahlah sang kran itu.

Di hari libur Isra dan Miraj ini, berdua sama LiLo aku beli lagi semua perlengkapan dan kuselesaikan pekerjaan tukang itu dengan sangat memuaskan.

Hikmah dari cerita ini adalah jangan pernah menyerahkan pekerjaan pada tukang (yang tidak jelas keahliannya), jika kita ternyata bisa lebih ahli.

Hikmah kedua, jangan pernah menyangsikan kemampuan tukang ledeng yang baru kita kenal, akibatnya hasilnya bener-bener sesuai dengan yang kita sangsikan tadi.

Hikmah ketiga, kebersamaan keluarga dalam mengerjakan sesuatu, sesepele apapun itu, sangat menyenangkan. Having FUN with your family, ALWAYS!

Selasa, Juli 29, 2008

BuANg Air KEciL

Lega rasanya kalau kita bisa buang air kecil. Bisa dibayangkan kalau sehari gakbisa buang air kecil, wah .... pasti perut ini jadi nggak karu-karuan.

Adakah kasus seperti itu?

Banyak deh kasus orang susah buang air kecil. Mereka hidup dalam kesusahan yang nyata.

Padahal bagi yang gampang buang air kecil selalu tidak merasa bahwa ada suatu karunia Tuhan yang telah mereka nikmati secara gratis dalam kehidupan sehari-harinya.

Kalau diibaratkan dalam kehidupan beragama, maka kegiatan buang air kecil ini bisa disamakan dengan memberi sedekah. Saat kita memebri sedekah, maka sebenarnya kita sedang menyehatkan tubuh kita. Jadi tidak ada sedekah yang membuat pemberinya menjadi makin miskin.

Maka, .... marilah kita mulai dengan sedekah yang paling gampang dan paling bermanfaat bagi lingkungan kita, yaitu sedekah SENYUM (bibir ditarik ke atas 2 cm ke kiri dan 2 cm kekanan, jangan sampai tidak seimbang, ntar dikira ngejek)

Semoga memberi kesehatan jasmani dan rohani kita.
AMin.

Jumat, Juli 25, 2008

Etika berkendara (3)

Setahun lalu aku ikut touring bersama para bikers dari Waskita. Habis itu musim hujan mulai datang dan rencananya mau touring lagi setelah musim hujan sudah pergi.

Ternyata, musim hujannya gak jelas antara masih ada atau sudah pergi. Jadinya acara touring jadi terkatung-katung. Keadaan makin diperparah dengan adanya kenaikan BBM. Peserta touring yang sebagian besar staf kantor tentu paling measakan betapa beratnya beban hidup akibat kenaikan BBM ini.

Kawan-kawanpun mulai pada rajin mencari alternatif menurunkan biaya transportasi. Antara lain dengan memasang alat penghemat BBM. Begitu banyak alat penghemat BBM, sampai-sampai kita nggak tahu lagi mana alat yang benar-benar efektif untuk menghemat pemakaian BBM.

Lepas dari masalah pemilihan alat penghemat BBM yang akan dipilih, sebaiknya diperhatikan juga etika menggunakan mobil agar penggunaan BBM bisa optimal.

Ini beberapa saran yang kudapat dari "searching" di internet :

  1. Kalau punya kendaraan keluaran lama, jual saja (bila memungkinkan), karena biaya perawatan mobil ini cukup besar dan biaya perbaikan mobil agar menjadi irit sangat besar (contoh mobil corrola GL perlu biaya lebih dari 20 juta untuk mengganti mesinnya, sementara harga jualnya ya cuma 20 juta itu saja).
  2. Kalau gak mungkin menjualnya, maka jangan suka manasin kendaraan terlalu lama. Katanya 1 menit saja cukup, apalagi untuk kendaraan keluaran baru.
  3. Saat memakai kendaraan di jalan, jangan suka memainkan gas. Naikkan/turunkan gas secara perlahan.
  4. Untuk kendaraan yang berjalan di jalan tol, maka sebaiknya jangan lebih dari 100 km/jam, karena besar koefisien drag di jalan tol jauh lebih tinggi dibanding di perkotaan.
  5. Ikuti peraturan yang dikeluarkan oleh pabrikan (tekanan ban, jenis ban, jenis BBM, periode maintenance, dll). Pabrikan telah merancang kendaraan dengan design yang optimal.
  6. Minimalkan penggunaan rem untuk yang ahli berkendara, kalau nggak ahli malah nabrak-nabrak (BBMnya irit kendaraannya penyok!:-).

Dari rumus-rumus di atas, sebenarnya yang paling manjur adalah cukup ganti SEL kendaraan saja. Kamsudnya, ganti SELURUHNYA alias beli baru saja!

So, .... kalau mampu silahkan beli kendaraan yang model baru, tahun yang terbaru dan CC yang kecil, dijamin hemat.

Fotoku saat touring kemarin malah dijadikan model iklan oleh mbah MitroBani. Kendaraan yang kupakai adalah contoh kendaraan yang boros BBM, CC-nya gedhe dan kebetulan bukan punyaku (numpang eksyien saja tuh..!:-)




Intinya, kalau kita sabar dan ikhlas berkendara sesuai etika berkendara, maka pemakaian BBM akan lebih irit dibanding mereka yang suka grusah grusuh dalam mengendarai kendaraannya.










Kamis, Juli 24, 2008

LiLo ESQ


Sabtu ini, 26 Juli 2008, LiLo akan ikut ESQ Kids. Wah, dia seneng banget tuh. Aku sudah ndaftar ke Bu Nur, tapi sampai hari ini belum sempat mbayar. Agak susah ya kalau soal mbayar mbayar.

Harapan apa yang kupasang buat LiLo?

Kita lihat dulu selebaran materi dari ESQ dibawah ini.



  1. Star Principle; Allah tempat bergantung

  2. Angel Principle; Malaikat mencatat semua perbuatan

  3. Leadership Principle; Nabi Muhammad SAW sebagai idola

  4. Learning Principle; Belajar dan Memperbaiki diri sesuai dengan surat Al Fatihah

  5. Vision Principle; Allah tujuan dan cita-cita akhir

  6. Well Organized Principle; Ikhlas menerima apapun

  7. Mission Statement; Aku adalah Wakil Allah

  8. Character Building; Mengapa Sholat?

  9. Self Controlling; Perangi Hawa Nafsu

  10. Strategic Collaboration; Ayo Bangun Kebersamaan

  11. Toatal Action; (selalu) Lakukan Yang Terbaik

Jadi harapanku adalah :



  1. Semoga dengan ikut pelatihan ESQ ini, maka Lilo makin mengenal dirinya, mengenal Tuhan (yangmenciptakanLiLo)

  2. Makin mengenal sifat-sifat baik yang ada pada dirinya

  3. Menyayangi orang yang ada di sekitarnya, sebagai bukti kecintaan pada Allah swt.

  4. Mengenal dan memahami Ihsan, Iman dan Islam

  5. Menerapkan suara hatinya dengan sebaik-baiknya

Begitulah harapanku.


Semoga sesuai dengan rencana Allah swt.


Amin.

Etika Berkendara (2)



Pagi tadi aku dikejar-kejar oleh dua mobil yang melaju sangat kencang (berarti aku juga kencang donk..!:-).

Aku mungkin kencang, tapi mungkin juga tidak. Soalnya aku mencoba mempraktekkan ilmu dari ASTRA, yaitu selalu mencoba untuk menggunakan momen tertinggi.

Contoh, data teknis pada manual book tertulis torque maximum: 200Nm/3750rpm. Ini berarti momen tertinggi sebesar 200Nm terjadi pada saat mesin berputar sebanyak 3750 per menit.

Pada contoh di atas, maka sebaiknya kita melakukan perpindahan gigi ketika rpm menunjukkan kisaran angka 3750. Angka RPM dapat dilihat di tachometer yang berada pada dashboard mobil.


Begitu kata Astra

Yang bikin jengkel adalah mobil di belakangku itu selalu ngasih lampu dim yang terang banget. Padahal di depanku persis adalah konvoi kendaraan gedhe-gedhe (BUS, truk, dkk). Akupun mulai pasang senyum (lagi) dan terus gunakan ilmu sopir angkot,"cueek beibeh". Untung senyum coba kalau jengkelnya diterusin, bisa nyampe kantor masih manyun tuh.

Saat ada kesempatan menyalip, maka akupun langsung tancep gas dan terus melaju jauh meninggalkan dua mobil itu.

Namun beberapa menit kemudian, ketika aku kembali tertahan oleh konvoi di depanku, mereka sudah muncul kembali di belakangku dan kembali memberi sinyal yang sangat menyilaukan. Kalau memungkinkan, mungkin mobil mereka maunya bisa ngelompati mobilku. Mau nangkring kayak foto mobil numpuk di thailand itu 'kali.

Toyota Kijang dan Sedan di belakangku itu lampunya memang luar biasa kuatnya (atau sudah di modif 'kali). Ini bukan iklan Toyota, tapi memang begitulah kondisi lampunya.

Apa mereka nggak mikir BBM ya? Cara ngebut yang seperti mereka itu jelas-jelas memboroskan BBM. Kata pakar penghasil produk penghemat BBM, cara mengendarai mobil seperti itu membuat alat penghemat BBM yang dipasang tidak akan berfungsi baik.

Udah gitu remnya juga harus bekerja keras. Wah, benar-benar pemborosan tuh.

BTW memang begitulah Indosinia ini (bukan Indonesia lho). Saat dibilang masih dalam krisis, ongkos naik haji terus naik ternyata peminatnya masih terus naik. Transaksi yang terjadi di Pameran mobil juga terus naik.

Jadi dimana krisisnya?

Mungkin mereka baru krisis di hatinya masing-masing. Gak lagi bisa lihat penderitaan sesama. Yang dikejar hanyalah kebahagiaan semu. Kesenangan yang hanya sementara.

Begitukah?




source

Selasa, Juli 22, 2008

ImAm CiLiK

Akhirnya aku berhasil mengabadikan saat LiLo menjadi imam bagi kakaknya. Aku heran dengan model sholatnya LiLo ini.

Saat dia jadi makmum kayaknya dia pingin cepet sholatnya selesai, apalagi kalau dia sholat sendiri, wah .... kayak sudah apal luar kepala. Bat bet, langsung duduk tahiyat akhir.

Saat LiLo menjadi imam, maka bacaan fatihahnya terdengar tartil dan demikian juga saat mbaca surat. 

Sedangkan saat membaca tahiyat, terlihat bibirnya bergerak-gerak perlahan dan bacaan tahiyat itu diselesaikan jauh lebih lama dibanding saat dibacanya dalam sholat sendiri.


Di umur yang makin bertambah ini, maka kebahagiaan yang paling enak dirasakan adalah melihat anak-anak yang makin mandiri dan makin bertaqwa padaNya.

Alhamdulillah, segala puji hanya bagi Allah swt. Semoga kami semua dikaruniai anugerah sebagai makhluk yang pandai bersyuklur.

Amin.


Senin, Juli 21, 2008

Go Back To The Door


Minggu pagi, seperti biasa, jalan-jalan ama LiLo. Abis itu bersih-bersih rumah. Siangnya anak-anak ngajak main di halaman belakang. Ada acara "mbedhol" ketela pohon dan main-main sama Ayuko, kucing kesayangan Lita.

Terakhir main "baksodor" (Go Back To The Door?). Ibunya yang punya ide, tapi ketika permainan dimulai yang ikut cuma anak-anak saja ama aku.

Berdasar hasil "hom pim pah", Lilo temenan sama aku sedangkan Lita temenan sama Luluk. Tak ada garis yang dibuat, cukup garis imajiner saja.

Rupanya LiLo belum pernah main permainan ini. Jadi kalah melulu. Akibatnya jaga terus deh. Akhirnya permainan terhenti karena aku terlalu bersemangat dan jatuh telentang menjatuhi LilO.

Ternyata anak-anakku cewe' pada gesit-gesit semua. Kayaknya anak-anak cewe'ku masih anak kecil, tapi ternyata mereka sudah ABG dan tingginya juga udah sama dengan istriku. Larinya malah gesit banget, susah ditangkep.

Harus kuakui bahwa yang muda memang lebih lincah bin gesit. Jadilah permainan murah meriah ini mengisi hari libur kami.

Foto : main sama ayuko di belakang pohon ketela

Jumat, Juli 18, 2008

PeNcURi


Beberapa hari lalu pak RT mengirim SMS padaku (dan semua warga RT), isinya tentang adanya pencurian di komplek lain.

Kita diharap untuk hati-hati menjaga rumah kita, karena bukan tidak mungkin akan ada aksi serupa di komplek kita.

Himbauan ini tak sampaikan ke istriku, tapi belum sempat kusampaikan ke anak-anakku.

Kemarin, rupanya kejadian pencurian betul-betul terjadi di komplekku di deretan jalan yang sama denganku. Jadi kalau nomor rumahku T.26 dia nomor T.24 (selisih satu rumah denganku).

Paginya langsung kukumpulkan anak-anakku dan kubekali mereka dengan ilmu menghadapi pencuri.

Rumahku memang letaknya di lokasi yang rawan pencurian, belakang rumahku persis adalah jalan raya dan di seberang jalan raya itu adalah lapangan golf.

Soooo..... di belakang rumahku boleh dikata tidak ada aktifitas yang membuat pencuri harus berpikir dua kali untuk memanjat tembok.

Lha yang bikin heran, rumah segitu besarnya kok yang dicuri cuma tabung gas?
Kenapa ya???

Kalau dipikir apakah untungnya nyuri tabung gas segedhe itu. Dijual juga susah.

"Wis mbuh lah", yang penting kita memang selalu harus berserah diri pada Allah, susah kalau nggak berserah diri padaNya.

Tiap hari, tiap saat kita akan selalu khawatir akan adanya benda yang hilang dari rumah kita. Kalaulah memang ternyata ada benda yang hilang dari diri kita, maka bersikaplah positif, anggap saja zakat kita atau sedekah kita masih kurang.

Hari ini aku malah dapet sedekah kaos telkomsel, lumayan enak dipakai.
Tadi malam kuperawani dengan memakainya pada saat sholat Isya. Abi situ diambil gambarnya biar bisa untuk kenang-kenangan (kalau kaosnya biru aku kayaknya mirip John Terry deh, he..he..he... narsis polll!:-)

Alhamdulillah, segala puji hanya bgi Allah swt.
Semoga makin dekat aku padaNya.
Amin.

Sabtu, Juli 12, 2008

Di'AriE

Di’ari Keluarga edisi 1/2008



Sejak kemarin anak-anak pada mbuat buku harian keluarga. Setiap anggota keluarga bisa menulis, syaratnya menyebutkan tanggal tulisan dan suasana hati, serta harus ada gambar kejadiannya.

Hari ini kubaca tulisan di diari itu dan ada tulisan dari LiLo anakku terkecil yang akhirnya sudah berani tidur sendirian di kamar (tidak nyampur dengan bapak ibunya atau kakak-kakak perempuannya).


Dia menuliskan pengalamannya menjadi imam di rumah, tidak tanggung-tanggung yang jadi makmum adalah ibunya.

Anak kelahiran tahun naga ini (tahun 2000) memang lain dari kakak-kakaknya. Cerewetnya luar biasa, melebihi kakaknya yang cewek. Aku kadang berpikiran apa dia cerewet karena tiap hari berkumpul dengan cewek terus ya (ibunya maupun kakak-kakaknya) dan jarang ketemuan sama bapaknya (yang pagi-pagi udah pergi dan malem baru kembali). Sayang aku bukan ahli untuk masalah ini, jadi perlu ahlinya untuk tahu masalah ini.

Buku diari sebenarnya memang akrab dengan kehidupanku. Ketika aku nikahi ibunya anak-anak dan kami jarang ketemuan, maka aku tulis kegiatan harianku di suatu buku dan kemudian setelah 1 atau 2 minggu kukirim ke yogya untuk dilanjutkan ibunya anak-anak. Sementara itu buku catatan kegiatan harian istriku juga dikirim ke aku, sehingga dua buku ini saling terbang bersilangan.

Kami saling menulis di dua buku itu secara bersamaan, masing-masing kota satu buku. Ah, indahnya saat itu, jauh dari istri tetapi terasa dekat terus. Begitu ketemuan, wah …. Gak tahu lagi rasanya dunia ini. Adanya cuma enak dan enaaaaaak tenan.


Salam


Jumat, Juli 11, 2008

WhY??


Suatu ketika anakku bercerita padaku.

"Pak, tadi kawanku nanya aku"

"Tentang?"

"Gini dia bilang, eh bapakmu dan ibumu kan sering keluar negeri. Kenapa ya kok nggak pernah ke Mekah?"

"Terus kamu jawab gimana?"

"Senyum, sambil bilang, gak tau ya......!"

"He..he..he... memang hanya Allah yang tahu kenapa sampai saat ini kita belum bisa ke Mekah"

Pertanyaan kawan anakku itu memang sangat rasional, bagaimana tidak? Aku tinggal di perumahan yang bangunan rumahnya cukup luas. Kamar tidurku 4 x4 meter, ditambah 2 kamar anak-anak dan satu kamar pembantu, belum ruang tamu, ruang makan, dapur dua buah, kamar mandi 3 buah. Teras depan dan teras belakang cukup luas untuk berkongkow-kongkow.

Masih ditambah lagi, halaman belakang yang bisa untuk main voli. Car port bisa untuk dua mobil kijang. Aku juga kerja di BUMN yang cukup besar. Aku juga sangat percaya pada Tuhan, demikian juga keluargaku sangat percaya pada Tuhan (insya Allah, amin). Kami semua alumni SMASH (Super Memory Asmaul Husna), dan kecuali anak terkecil, kami juga alumni ESQ 165 way.

Tapi,....

Why?

Kok sampai saat ini masih belum juga umroh atau naik haji?
Umur sudah mepet di kepala lima, tingal beberapa tahun lagi pensiun dan kami belum juga punya kesempatan untuk melihat Ka'bah.

Why? Why? Why?

Aku harus lebih rajin bertanya pada Allah swt di dalam sholat-sholatku.
Insya Allah, dalam waktu tidak terlalu lama aku bisa naik haji.
Amin.

source

Rabu, Juni 11, 2008

BANGKIT


Iklan mas Dedy Mizwar di TiVi makin lama makin merasukiku. Makin dilihat makin kesengsem, akhirnya aku nggak tahan lagi untuk nuliskannya di blog ini.


Bangkit itu susah

Susah melihat orang lain susah,

senang melihat orang lain senang

Bangkit itu takut

Takut korupsi,

takut makan yang bukan haknya

Bangkit itu mencuri

Mencuri perhatian dunia dengan prestasi

Bangkit itu marah

Marah ketika anak bangsa dilecehkan

Bangkit itu malu

Malu jadi benalu, malu minta melulu

Bangkit itu tidak ada

Tidak ada kata menyerah,

tidak ada kata putus asa

Bangkit itu AKU

Untuk Indonesiaku


Mak nyess mendengar suara mas Dedy.

Semoga Indonesia Emas 2020 tercapai dengan baik. Amin.

Sabtu, Juni 07, 2008

Indonesia Emas 2020

Aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk.

Dengan menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Demi matahari dan cahayanya di pagi hari
Demi bulan apabila mengiringinya
Demi siang apabila menampakannya
Demi malam apabila menutupinya
Demi langit serta binaanya
Demi bumi serta penghamparannya
Demi jiwa serta ciptaannya
Maka Dia mengilhamkan kepada jiwa itu jalan kefasikan dan ketakwaannya
Sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu
Dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya

Maha Benar Allah dengan segala firmanNya.

Selamat Bergabung mensukseskan Indonesia Emas 2020

Salam 165

Kamis, Juni 05, 2008

ULtaH LuLuK


Hari ultah Luluk beda dengan ultah Lita beberapa minggu lalu. Gak ada perayaan sedikitpun. Abis subuhan kita ngobrol aja ngalor ngidul sampai kesiangan ke kantor (tapi tetep gak teladh, dan hanya satu orang yang lebih rajin dari aku:-)

Pagi tadi hanya ada satu ucapan yang sangat sederhana yang menyentuh dari Lita, adik Luluk, buat kakanya. Doa sederhana dan permohonan maaf karena hanya bisa memberi bunga "gopek"an buat kaka tercintanya.

LiLo malah nggak ngasih apa-apa, justru kemarin dia malah dikasih HaPe ama yang ultah sekarang.

Semalem menjelang midnight dia nungguin ucapan ultah dari temen-temennya, katanya sih mau ngucapin selamat ultah pas jam 00.00 tanggal 5 Juni 2008. Aku sih sebenarnya kurang setuju dia begadang, tapi sekali-kali dalam setahun mungkin boleh juga. Mauku sih dia tidur dulu kemudian menjelang midnight bangun lagi, tapi kulihat dia sudah ngidupin komputer dan mulai design banner buat FS-nya, yahhh.... pasti udah asyik tuh anak.

Paginya dia langsung nunjukin hasil banner yang dibuat susah payah malemnya. Semoga itu menjadi hadiah ulang tahun darinya dan untuknya. Sukses membuat banner, setelah kutak kutik selama dua hari.

Semoga dia inget cita-citanya, seperti yang pernah disampaikan oleh mas Ridwan Mukti.

Cita-cita jangka menengah, menjadikan Indonesia Emas 2020

Amin.

HaPe LiLo



Menjelang ulang tahunnya, LiLo sudah mendapat HaPe baru, hadiah dari kakaknya. Luar biasa senangnya dia, soalnya udah lama minta sama bapaknya tapi gak pernah dikabulkan.
Ya, sebenarnya buat apa sih hape untuk anak SD sekecil dia?

Cuma karena teman-temannya sudah pada punya hape bukan jaminan bahwa seorang anak SD harus punya hape. Aku masih inget ketika beberapa tahun lalu mbelikan LiLo PS2, yang waktu itu masih jarang dipunyai orang.

Penjualnya sampe' heran, lho anak sekecil ini kok sudah dibeliin PS2, padahal anak-anak lain masih berkutat dengan PS1 dan atau Nitendo yang versi lama. Itu makanya ketika keluar PS3, XboX dll aku sama sekali gak etrtarik lagi untuk mebliin dia.

Dulupun kayaknya PS2 itu bukan untuk dia tapi untukku (he..he..he... masa kecil kurang bahagisa 'kali!:-).

Sekarang gara-gara mbakyunya ikut lomba komputer tingkat STLTP+SLTA se wilayah Jabodetabek + Karawang dan juara harapan II, maka LiLo dapet HaPe. Soalnya mbakyunya pada sudah punya HaPe.

HaPe mbakyunya juga sebenarnya bukan Hapenya sendiri tapi "lungsuran" hape bapaknya yang kebanyakan nomor. Akhirnya temen-temen bapaknya ketika nelepon yang nerima bisa-bisa anaknya yang nomor satu atau yang nomor dua, soalnya anaknya memang dapet lungsuran hape sak nomornya sekalian.

Sekarang bapaknya cukup puas dengan satu nomor saja (dan beberapa kartu chip axis, esia, fren di kantongnya saja).

Hari ini anak mbarep ultah dan nampaknya dia bahagia banget dapet jam tangan (warna biru) dan berhasil mbuat banner buat FSnya.

Semoga keluargaku selalu mampu mensyukuri nikmat Allah yang tak pernah habis mengucur dari langit.
Amin.

Minggu, Juni 01, 2008

Blue Energy


Akhir-akhir ini di kantor makin ramai orang membicarakan tentang "blue energy", apalagi kawan-kawan UGM yang jelas-jelas menganggap "blue energy" adalah suatu bentuk penipuan.

JK, wapres, seperti biasa selalu punya pendapat yang "kontroversial". Kalau gak salah dia bilang, penemuan yang tidak masuk akal dari pak Joko jangan dihakimi dulu. Banyak penemuan di dunia ini yang didahului dengan ketidak-masukan akal dulu. Dalam hal ini dia mengambil contoh teknologi telepon.

Rasanya UGM tidak akan gegabah untuk mengeluarkan "statement" seperti itu, kalau tidak melalui proses pemikiran yang jernih. Sayangnya, banyak orang pinter di dunia ini yang begitu mudah percaya akan jalan pintas. Sehingga ada saja yang tertipu oleh hal sederhana yang tidak masuk akal tapi dibawakan dengan sangat ilmiah.

Membaca blognya mas Pri tentang blue energy dan teori konspirasi, kita jadi makin luas berpikir. Ternyata hal-hal yang mirip dengan kasus mas Joko pernah terjadi juga.

Akhir-akhir ini ada berita yang makin membuat orang senang ngobrol, yaitu tentang orang kaya mendadak. Jauh lebih kaya dari orang terkaya di dunia, dan dia adalah orang Indonesia. Gak tahu juga apakah hari ini dia sudah ditangkap atau masih "berkicau" dengan cerita gosipnya.

Jaman edan ini kalau tidak ngedan tidak keduman (tidak ikut gila tidak akan kebagian), tapi yang paling baik adalah selalu ingat dan waspada.

Kalau kita tidak bisa melihat Tuhan, yakinlah bahwa Tuhan pasti bisa melihat kita.

Source :
http://69.90.174.247/photos/display_pic_with_logo/10014/10014,1178563845,1.jpg