Tampilkan postingan dengan label cimart. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cimart. Tampilkan semua postingan

Senin, Februari 01, 2010

Rapat CiMart di Mie SEHATI

Gerai Mie Ayam SEHATI yang menampilkan nuansa HIJAU terus didatangi tamu, baik perorangan, pasangan kecil, pasutri, keluarga maupun kelompok organisasi atau komunitas yang berada di sekitar lokasi Beruang III.

Setelah pagi hari dipakai sebagai ajang mastermind kelompok MMC1, maka malam harinya gantian komunitas CiMart yang memakai warung ini sebagai tempat berbagi pendapat.

Suguhan khas Paijo [paket bakmi ijo] menjadi santapan utama malam itu. Pendampingnya bermacam-macam. Ada yang cukup puas dengan pangsit yang memang disediakan sebagai defauklt dari layanan Mie, ada juga yang masih menambahkan kripik Taro di atas Mie Hijau.

Hehehe... ini tentu suatu hal yang bertolak belakang. Mie Hijau adalah mie lezat yang tanpa pengawet dan dibuat langsung di warung, sedangkan kripik itu adalah buatan pabrik yang mestinya memakai pengawet agar lebih tahan lama disimpan.

Minuman pendamping juga beraneka macam, mulai Teh Botol panas, ini maunya sih teh botol dikeluarkan dari botolnya dan dipanasin lagi, hehehe...ide yang kreatif tetapi tidak diindahkan oleh pemilik warung [mungkin dianggap terlalu kreatif atau takut merusak kandungan zat yang sudah dihitung secara teliti oleh pabriknya] dan ada juga yang pesan minuman tradisional Teh Manis Panas.


Pembicaraanpun berlangsung akrab dan semua yang disampaikan saling diterima oleh para pendengarnya. Benar-benar suasana saling pengertian di antara para pengurus CiMart. Apakah suasana ini terbawa karena lezatnya Mie Hijau SEHATI?

Silahkan saja tanya pada mereka yang hadir pada malam itu.


Para Cimarters yang hadir pada malam itu memang full narsis. Sudah berkali-kali foto di dalam ruangan, masih juga minta nambah di luar ruangan. Padahal hari sudah terlanjur malam dan tidak bisa ditarik jadi sore lagi. Maksudnya sebenarnya para Cimarters sudah ngantuk, tetapi semangat narsis mengalahkan rasa kantuk itu.

Kebetulan Jalan Beruang III [jalan kuliner] ini memang selalu ramai sampai larut malam, sehingga narsis berjamaah inipun menjadi tontonan tersendiri di malam itu.


+++
foto-foto diambil oleh pak Firman [maksudnya fotografernya namanya pak Firman]

Kamis, November 12, 2009

CiMarT [baru]

Website Cimart yang baru sudah mulai aktif diisi oleh teman-teman CiMart.
Silahkan lihat bagi yang penasaran.


Yang butuh Logo Cimart ada disini.


Salam Sukses buat semua.

Minggu, Oktober 04, 2009

Peduli Gempa 2009 di Cikarang [TDA dan Cimart]

Awalnya hanya acra HBH [halal bi halal] seperti biasanya, namun sikon yang berubah begitu cepat membuat acara ini berubah juga. Tadinya hanya sepedaan dari Montana [rumahku] menuju ke KTB [Kupat Tahu bandung] tempat halal bi halal MMB [mastermind bekasi]. Yah seperti acara sepedaan bulan Mei dulu




Mengingat toko Cimart baru buka gerai di ruko Anggrek, maka lokasi start kupindahkan ke toko Cimart saja, jadi bisa lebih nyaman nunggu teman-teman yang ingin sepedaan.

Pak Atopun langsung mengumumkan bahwa siapa saja yang makan di KTB akan mendapat diskon gila-gilaan alias segila-gilanya. Terakhir tenryata malah tidak ada diskon sama sekali, karen amuncukl ide yang lebih gila lagi.

Semua yang makan di KTB gak perlu mbayar ke pak Ato, tapi langsung bayar ke kotak amal yang akan disediakan di meja kasir dan semua hasil penjualan itu akan disumbangkan ke posko Peduli Gempa yang akan dibuka di Toko Cimart.




Ini memang ide dari pak Afrizal [dirut Cimart] dan pak Wawan [dirut NetCom], serta para Cimarter lainnya. Toko Cimart mulai hari Sabtu sudah didandani dengan spanduk POSKO Peduli Gempa Sumbar.

Gayungpun bersambut, mas Hendra bahkan merelakan semua kerupuk kemplangnya dihibahkan ke posko peduli Gempa Cimart.

Inilah kerja sama yang saling menguntungkan antara para anggota komunitas TDA [tangan diatas] dengan para Cimarter yang sedang "on fire".




Pagi-pagi, para Cimarter dan sekaligus anggota TDA sudah meramaikan suasana toko Cimart. Seragam kaos kuningpun dikenakan oelh para anggota TDA [kulihat di dalam kaos kuning itu ada kaos TDA Bekasi, hehehe...kulit luar Cimart, tapi hatinya TDA, gitu 'kali maknanya].

Para pejalan kaki di depan toko Cimart terlihat tertarik dengan berkumpulnya para bapak-bapak di depan toko ini. Mereka akhirnya paham bahwa hari ini adalah hari peduli gempa di toko Cimart, sehingga bapak-bapak yang biasanya langsung olah raga di pasar festival, hari ini pada ngumpul di depan toko Cikmart, yang biasanya masih sunyi sepi.

Setelah toko mulai ramai oleh para Cimarter, maka pak Afrizal memboyong para Cimarter untuk jalan ke arah pasar Festival. Yang datang pakai sepeda langsung nggenjot sepedanya, sedang yang datang pakai sepeda motor cukup berjalan kaki saja ke pasar festival.

Suasana pasar yang hiruk pikuk dengan pengunjung ini makin ramai oleh kedatangan dua tim pencari dana untuk korban gempa Sumbar.




Satu kelompok memakai seragam jas biru-biru, sedangkan satunya memakai kaos kuning-kuning. Yang membedakan mereka adalah warna seragamnya [hehehe...yang ini sudah jelas] dan umur mereka. Yang satu kelompok sudah bapak-bapak [meski ngakunya masih under 30 tahun] dan satunya muda mudi yang ganteng dan cantik-cantik [namanya saja muda mudi, ya cantik dan ganteng kan?].




Selesai muterin pasar Festival, maka rombongan menuju ke KTB [Kupat Tahu bandung] pak Ato. Berendeng beberapa sepeda mengarah ke KTB, sementara yang lainnya memakai sepeda motor atau mobil.

Ide untuk beli sepeda langsung muncul lagi, karena kebetulan ada juragan sepeda yang ikut sepedaan di acara ini. Kita tunggu saja berita kredit sepeda ini [setelah bulan lalu sukses menagdakan kredit note book].

Lilo, yang kalau bersepeda model Rosi "The Doctor" langsung menggebrak, sehingga akhirnya tabrakan dengan pengendara sepeda yang lain.




Setelah Lilo minta maaf pada pengendara sepeda yang lain, maka perjalanan dilanjutkan dan Lilo kembali meliuk-liuk dengan sepeda tanpa remnya itu.

Kalau sudah begitu aku sering mengurut dada, "nyontoh siapa ya Lilo ini? apa nyontoh aku waktu aku kecil dulu ya?"

Sampai di KTB suasana sudah ramai. Spontanitas yang tak terkoordinir ini membuat para peserta sepedaan punya rute sendiri-sendiri. Ada yang sampai bunderan Golf Jababeka langsung pulang, ada juga yang tetap ikut rute yang sebelumnya sudah disepakati.

"Aku tadi ke rumah mas Eko dan sepi, maka aku langsung ngejar sesuai rute, tapi nggak ketututan juga mas. Pada ngebut ya?", kata salah satu pengendara sepeda yang mengikuti rute asli.

"Hehehe...bapak nggak baca imil terakhir ya?"

Rupanya banyak peserta yang sudah tidak buka imil di hari menjelang hari H, sehingga perkembangan rute dan acara tidak tersosialisasikan ke peserta.

Akibatnya yang datang ke KTB juga bergiliran, tidak seperti acara sepedaan yang dulu, para peserta pada numpuk jadi satu kloter.




Jam 09.30 akupun balik ke toko Cimart untuk mengecek hasil pemngumpulan dana ini. Tenryata kotak sudah diambil oleh pak Afrizal untuk dihitung dan digabungkan dengan yang ada di pasar festival.

Yang kutahu, sampai sekitar jam 10.00 kondisi perolehan sumbangan adalah sebagai berikut :

- Kotak amal yang ada di Cimart ditambah yang kemudian diboyong ke KTB hasilnya adalah 1.053 + 525 atau 1.578
- Kotak amal yang dikelilingkan di Pasar Fatival adalah 535

Total sekitar 2.113 ribu rupiah atau 2.1 juta.

Lumayan sebagai hasil spontanitas tanpa koordinasi. Tinggal nanti perlu dikooridinasikan lagi agar dapat memperolah bantuan dana yang lebih besar. Kita semua tahu, gempa ini lebih dahsyat dibanding gempa di Yogya.

Jadi tepatlah kalau tim PU DIY saat ini ikut terbang ke Sumbar untuk memberikan masukan dan tindakan nyata terhadap penanganan gempa di Sumbar. Kita tahu bahwa DIY termasuk yang dianggap sukses menangani kejadian pasca gempa.

Sukses dan salut buat tim relawan dari DIY [PU maupun UGM] yang telah meluncurkan timnya ke Sumbar. Semoga menjadi amalan yang baik buat mereka. Amin. Posko Waskita Sumbar siap membantu tim ini dalam menangani semua kegiatan pasca gempa. Semoga muncul sinergi di antara kedua tim ini.

Semoga juga semua amalan para donatur itu diterima Allah swt.
Amin

+++

artikel [tidak] terkait
Posko Waskita di Sumbar

Minggu, Agustus 30, 2009

Software Toko

Malem-malem lewat Ruko Anggrek, sudah pada tutup, tapi kok toko Cimart masih buka ya? Kulihat jarum jam sudah lewat pukul 22.00, ya sudah iseng saja mampir, barangkali ada teman-teman yang nongkrong disana. Lumayan bisa bantu mikir-mikir.

Tenryata benar, ada pak Ceppi sekeluarga disana. Kelihatannya pak Direktur Operasi ini sedang memeriksa kemajuan toko Cimart sambil berbelanja tentunya.

Tadi siang aku mampir ke toko juga dan kata Boby, yang njaga toko Cimart, pak Saparjan, Dirkeu juga rajin ke toko, meski tidak tiap hari.

Cocoklah kalau semua pengurus toko ini rajin menyambangi toko Cimart. Inilah toko kita dan kemajuan toko ini adalah kemajuan kita bersama.

Ngonrol ngalor ngidul, ternyata yang jadi topik oleh Dir Ops adalah masalah software untuk mengelola toko, sehingga diharapkan saat toko ini semakin maju, maka software untuk pengelolaan tokonya sudah siap sejak sekarang.

Katanya sih software itu sudah diinstall di komputer toko, tetapi belum dicoba untuk dijalankan beneran, karena belum punya kuncinya. Harga kunci itu sekitar 1,5 juta s.d 2 jutaan, karena saat ini sedang dalam proses negosiasi.

Iseng-iseng kutulis saja di milis TDA Bekasi, jangan-jangan ada yang juga punya toko dan sudah menjalankan software khusus untuk mengelola tokonya.

Semoga Pe-Er pak DirOps ini segera selesai, sehingga bisa mikir untuk yang lain.
Amin.

...
.

Rabu, Juli 22, 2009

Pasang Iklan Cimart di Blog Masing-masing

Bagi anggota Cimart dan pemerhati Cimart, silahkan pasang gambar di bawah ini di blog masing-masing.

Akan lebih baik lagi kalau ditautkan ke http://cimart.blogspot.com/








Salam

Senin, Juli 06, 2009

Hari-hari yang melelahkan dan MEMUASKAN


Hari-hari yang panjang dan melelahkan akhirnya berakhir sudah. Alhamdulillah, meski melelahkan tapi telah terbayar dengan kepuasan yang tidak terkira.

Mulai Sabtu pagi, 4 Juli 2009, kita sudah sibuk mempersiapkan tempat untuk ajang pertemuan para peminat usaha waralaba kalung biofir. Mereka adalah para pebisnis maupun calon pebisnis di Cikarang yang sudah sepakat untuk berkumpul di Samikuring dengan mendatangkan seorang pakar Biofir dari Surabaya.

Wayang di Samikuring




Selesai acara pelatihan blogger, kerjasama Cimart dan Kompasiana, rupanya di Samikuring masih menyimpan suatu acara yang super istimewa.

Acara bertajuk Wayang Kulit Kebangsaan ini dilaksanakan pada malam harinya [emang ada ya wayang main siang hari?], di halaman parkir Resto Samikuring [SK].

Kalau acara pelatihan blog didahului dengan talkshow di Radio Gaya [93.6 FM]dan RGA 102.8 FM [Radio Gema Annisa], maka untuk wayang ini langsung diliput oleh radio. Sayang aku tidak mencatat radio mana yang menyiarkannya.


Samikuring dan Wayang

Di tengah acara, ada dialog interaktif antara ki dalang dengan pendengar dari berbagai penjuru kota, bahkan ada yang dari Semarang [lha gimana cara dia mendengarkan ya? apa pakai audio streaming?]

Ada juga lomba pantun via SMS yang berhadiah ponsel. Lucunya lomba pantung yang sedianya via SMS ini rupanya bocor juga ke komunikasi audio, tapi dasar Dalangnya cerdas, maka penelpon salah sambung itu tetap ditanggapi dengan baik.

Inti pantunnya cukup menarik, bagiamana kita memilih presiden yang bisa membuat negeri ini menjadi beres. Kayaknya pantun ini yang akan dapat juara alias menggondol ponsel.

Yang bikin penonton tambah "kekel" [tertawa geli] adalah permintaan dari sang penelpon yang mengharapkan hadiahnya adalah ponsel seri HIGH END.




"Mau dapat hadiah kok menentukan mereknya", begitu komentar pak Dalang yang membuat penonton makin terpingkal-pingkal.

Seperti bniasa ada juga acara joget-joget. Lumayan bisa memebri sumbangan buat para sinden yang memeriahkan acara malam itu.



Salut buat Samikuring yang mau merawat budaya bangsa dengan merelakan sumber daya yang dipunyainya untuk melaksanakan acara ini.

Semoga menjadi amalan yang baik
Amin.






...
.

Minggu, Juli 05, 2009

Dapatkan Kaos CiMarT Gratis

 
Pada kesempatan pelaksanaan Roadshow Blogshop Kompasiana dengan UB CiMart, maka bagi peserta pelatihan yang memberikan komentar terbaik terhadap tulisan apa saja yang ada di http://cimart.blogspot.com/ akan mendapat hadiah sebuah kaos CiMart.

Buat peserta pelatihan blog ini, silahkan dipergunakan kesempatan ini. Jangan lupa setelah pelatihan blog ini masih ada klinik blog yang diadakan setiap hari Jumat Malam di Jaguar Music Course [Kursus Musik JM].

Pak Rui akan menerima anda dengan tangan terbuka. Disitu juga biasanya kumpul teman-teman Band Cimart yang latihan ngeband sambil diskusi masalah bisnis.

Oce?

Pelatihan Blog Cimart Kompasiana : STARTED !

Pagi dinihari, sehabis subuh, kita meluncur ke Samikuring, tempat acara pelatihan blog berlangsung siang nanti. Sampai di Samikuring [SK], rupanya masih tutup pagarnya, jadi telepon dulu ke Mas Nu, pemilik SK yang masih OTW ke SK.

satpamnya aja belum datang


"Baru sampai Cibitung mas", begitu kata mas Nu

Langsung kujawab,"Mas jangan tergesa-gesa, santai saja, tapi kalau jam 6 belum sampai SK, maka terpaksa kutingal. Soalnya udah nunggu 20 menit nih.."

Kamipun tertawa bersama.

Suasana pagi yang segar dan menyenangkan ini membuat semua menjadi terlihat enak dan menyenangkan hati.

Jam 6.10 akhirnya acara sepedaan dilanjutkan dengan tambahan satu peserta.





seli masih dilipat


siap untuk berangkat


Begitu meluncur di jalan aspal, langsung kena asap bus yang bikin nafas menjadi sesak. Meski begitu, kita paksakan diri untuk tetap tersenyum, jangan sampai kita sedih sementara sopir busnya tidak merasa apa-apa, rugi donk..!:-)

Melewati jembatan di atas jalan tol, terpaksa berhenti dulu, karena sempat kena tanjakan yang cukup curam. Dengan kata lain, pingin narsis dulu.

 
pura-pura narsis, padahal nafas sudah senin kamis

Turun dari jembatan langsung menuju kompleks dan mampir narsis lagi di depan rumah pak Amril TG. Setelah itu meluncur lagi ke CImart sekedar beli minuman berenergi.

 
pak Amril masih tidur 'kali



 
narsis lagi di depan toko Cimart

Puas di CImart, langsung menuju rumah Direktur Operasi, pak Ceppi. Dengan diem-diem kami ambil foto lagi di depan rumah pak Direktur Operasional.

pak Ceppi masih tidur juga ya?

Melewati rumah ketua KMMC2, pak Iman, kamipun meluncur ke rumah Direktur Utama, pak Afrizal.  Terlihat pak Afrizal dan ALif sedang main badminton di depan rumah. Wah, ini memang contoh keluarga yang harmonis.

Kamipun ngobrol sebentar dan meluncur lagi ke Jalan Puspita VII T.26 [maksudnya rumahku]. Sampai di rumah, tadinya mau langsung mandi dan berangkat lagi ke SK, tapi tiba-tiba datang rejeki.

Pak Amril datang sambil membawa titipan dari Pak AMid, kawanku di Singapura. Langsung kukirim SMS ke pak Amid, mengucapkan syukur dan berterima kasih pada beliau. Sahabat sejati yang tak kenal batas negara lagi.

Akhirnya, ketika pak Masud, ketua panitia datang, barulah kami sibuk mandi dan segera meluncur ke SK. ALhamdulillah tidak terlambat dan acara berlangsung sesuai jadwal.

Seperti biasa, sebagai komisaris Cimart aku kebagian jadi MC.Udah tahu kan arti komisaris? Kompor yang Narsis !:-)

Punya komentar tentang pelatihan blog ini?

Silahkan buat komentar untuk kebaikan kita semua.

Salam
 
mas Iskandar mulai berbagi ilmu
...
.

Minggu, Juni 28, 2009

Diwawancarai Radio Asyik juga nih... [mode narsis : ON]

Jam 11.30 wib aku nyampe di Radio Gaya. Ini sesuai dengan pesan SMS dari pak Rawi, bahwa dia sudah ada di lokasi pada jam itu.

Setelah celingukan sebentar, akhirnya muncul juga pak Rawi di Studio Radio Gaya 93.6 FM. Kita langsung masuk di studio dan disambut ramah oleh beberapa orang yang ada di ruangan studio.

Berada di Studio Radio Gaya ini, rasanya seperti sedang main ke rumah kawan. Ada dapur dan toilet yang diatur sedemikian rupa sehingga memberikan kesan sebuah rumah yang dipakai sebagai ruangan studio. Rasanya adem dan akrab banget.

Baru bernarsis ria di depan tulisan radio Gaya, mbak Eri sudah muncul dan menyalami kita satu demi satu. Di kemudian saat baru aku tahu kalau dia adalah lulusan S1 Arsitek. Wauw, mantap banget nih. Lulusan S1 yang hobinya membuat gambar arsitek dan pekerjaannya menjadi penyiar radio.



Tepat jam 12.00, kami langsung test sound. Hehehehe... mic-nya pak Rawi sempat ngadat, gak keluar suaranya. Setelah dipegang-pegang mbak Eri baru mau bunyi, tapi biar lebih afdol, pak Rawipun ganti mic. Kejadian ini tentu tidak tertangkap oleh pendengar, padahal dilakukan sambil tetap siaran on air.



Talkshow ini dibagi menjadi tiga babak, yaitu babak pertama banyak difokuskan untuk menggali tentang Kompasiana, babak kedua tentang Cimart dan babak terakhir lebih fokus pada pelaksanaan acara pelatihan Blog Kompasiana, tanggal 5 Juli 2009 di Resto SamiKuring Cikarang.

Pak Amril yang seharunya diplot untuk bicara atas nama Kompasiana, terpaksa tak gantikan posisinya, sehingga pak Rawi terpaksa menjadi wakil dari Cimart. Padahal tadinya diplot untuk menjadi wakil dari panitia pelaksana acara.

Dalam wawancara selanjutnya, ternyata memang aku banyak cerita tentang Rumah Sehat Kompasiana.

"Kalau rumah sakit membuat orang yang sedang sakit menjadi sembuh, maka kalau Rumah Sehat adalah membuat orang sehat menjadi semakin sehat, bukan malah menjadi sakit !"

Pada sesi selanjutnya, kuceritakan tentang terbentuknya Cimart, yang tadinya berawal dari obrolan ngalor ngidul di milis Cikarang baru dan kemudian berkembang menjadi diskusi serius dan akhirnya terbentuklah Cimart, dengan pemegang tampuk kepemimpinan saat ini adalah Salah seorang pengusaha Baju Muslim yang sudah malang melintang di dunia bisnis baju.

Bertemunya dua kelompok ini terjadi karena dua orang aktifis di Cimart adalah aktifis juga di Kompasiana. Mereka adalah pak Amril dan EsHaPe. Dua orang blogger Cikarang yang "runtang-runtung", mulai pesta Blogger 2008 tahun lalu memang menjadi kompor dari para calon blogger dan blogger asli yang masih males nulis di blog.

Niat untuk ikut pesta Blogger 2009 pada bulan Oktober nanti membuat dua kompor ini terus menebar "racun", sehingga sedikit demi sedikit mulai menggigit para blogger di Cikarang Bekasi ini.

Setelah para blogger Cikarang mulai menggeliat, maka perlu ada momentum yang membuat para blogger ini merasakan keberadaan mereka di kancah komunitas blogger Indonesia. Inilah yang kemudian menjadi cikal bakal terbentuknya komunitas blogger Cikarang.

Jangan heran kalau sekarang ada undangan kopdar pada para blogger Cikarang, maka DuO kompor Cikarang sudah mempunyai teman perjalanan. Itulah teman sehidup seCikarang !:-). Biasanya aku kebagian setia di depan setir, pak Amril setia ngePLURK di belakang dan teman-teman lain asyik ngobrol menikmati perjalanan Cikarang Jakarta.

Dalam acara ini juga ada sesi tanya jawab dan pertanyaan muncul dari Cibitung dan Cakung. Dua pertanyaan yang menggelitik diajukan dan dijawab dengan jawaban standard, karena mau njawab panjang lebar, waktu on air sudah mendekati lampur merah.

Misalnya pertanyaan tentang bedanya wordpress dengan blogspot. Jawaban pertanyaan ini bisa macem-macem, tapi aku njawabnya yang singkat saja. Dengan isi yang nyaris sama, terlihat wordpress lebih mudah diketemukan oleh search engine Gugel dibanding blogspot. Ini tentu bisa diperdebatkan, karena pada prinsipnya keduanya mempunya kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Wordpress lebih sulit untuk memasang widget yang mengandung script, sementara itu di blogspot masang adsense malah sudah ada widgetnya.

Kalau masih penasaran, banyak sudut pandang dari blogger lain terhadap masalah ini. misalnya disini atau disini.

Acara yang berlangsung satu jam ini ternyata berlalu begitu cepat. Tadinya mau ada teleconference dengan Kang Pepih atau Mas Iskandar dari Kompasiana, tapi waktu juga yang membuat acara harus berhenti sementara masih banyak kata-kata yang masih belum dikeluarkan.

Di akhir acara, ada dua pesan yang kusampaikan, yaitu pertama selalulah menulis dengan hati, sehingga tulisan kita bermanfaat bagi para pembacanya. Energi positif yang keluar dari tulisan kita akan membuat alam semsta ini mengirim balik energi positif yang kita kirim.

Yang kedua, bila sedang kehilangan ide ataupun sedang ingin meningkatkan jumlah pengunjung di blog kita secara gratis dan elegan, maka lakukanlah BLOG Walking. Baca baik-baik blog yang menurut kita menarik dan berikanlah komentar yang membangun bukan komentar yang isinya mencerca tanpa ada masukan yang menambah pencerahan tulisan yang kita baca.

Bila pembaca selanjutnya [setelah kita] melihat komentar kita dan tertarik dengan isi komentar kita, maka bisa jadi mereka selanjutnya akan menjadi pembaca setia blog kita. Siapa tahu [?]

Minimal yang punya blog akan mampir ke blog kita juga. Ini sesuai dengan sifat kebanyakan blogger Indonesia, yang langsung pergi ke alamat penulis komentar yang ada di blog mereka.

Oce? Sampai ketemu lagi di talkshow yang lain. Setiap hari Selasa, selalu saja ada wawancara khusus dengan anggota TDA di Radio gaya ini. Silahkan simak mulai tanggal 7 Juli 2009.

Salam


...
.

Wouw...... bisa ngajak anak-anak main ke toko CimarT

Pekan Belanja Cimart di bulan Juni 2009 ini jatuh pada hari Minggu, 28 Juni 2009. Alhamdulillah, aku bisa ikut meramaikannya bersama keluargaku dan keluarga Bu Mustika.

LiLo langsung ngambil minuman kemasan kardus dan kemudian ambil lagi sebuah permen, ketika minumannya sudah habis.



Abis beli permen, ibunya nawarin susu kotak, dan Lilo tentu dengan senang hati menerimanya. Dasar Lilo, dengan penuh senyum dia mondar mandir ke semua ruangan. [emangnya mau ngecek daftar barang CiMart?]

Hehehe... pak Direktur Operasional mungkin bisa segera mencetak price list per bulan ini, sehingga bisa dipakai oleh Cimarter dalam memasarkan toko ini ke tetangganya ataupun ke Cimarter yang lain yang tidak sempat menengok toko.

Kutanyakan pada mas Bintang berapa omzet hari ini, katanya belum sampai 1 juta, jadi semoga belanjaanku bisa membuat minggu belanja ini mengalahkan rekor bulan yang lalu.

Kulihat besar belanjaanku 307 ribu, wah lumayan nih, sayang ketika dicek lagi, ada yang salah masuk, sehingga dikoreksi menjadi 291 ribu.



Ya nggak papalah, semoga yang sedikit ini bisa membuat Cimart makin maju.
Insya Allah
Amin.

Semoga bulan depan bisa belanja lebih banyak lagi.
Amin

Selasa, Juni 09, 2009

Sinergi Tanpa Henti

Kembali kelompok Mastermind Cikarang berkumpul untuk saling evaluasi "mimpi-mimpi" mereka. Satu demi satu anggota MMC1 ini mulai menyampaikan evaluasi terhadap mimpi mereka yang disampaikan dua minggu lalu.




Pak Agus Cahyo, tuan rumah langsung menyampaikan kekagumannya terhadap kegigihan tenaga pemasaran alat-alat cuci [jet cleaner] dan keberhasilannya menjalin kerja sama dengan bengkel cuci mobil. Dengan demikian, setiap ada yang servis di bengkel pak Agus mendapat bonus cuci gratis di bengkel cuci motor yang letaknya bersebelahan dengan bengkel Pak Agus.




Pak Ruwi, yang dua minggu lalu serba ragu-ragu dalam menentukan sikap, sekarang terlihat cerah ceria menyampaikan masukan dari teman-teman MMC1 yang telah dilaksanakannya dengan baik.

Saat ini usaha kursus musik yang digelutinya sudah memakai manajemen baru dan bahkan sudah mulai merambah dunia rekaman, suatu hal yang tabu dilakukan pada saat masih memakai manajemen lama.

Bahkan pak Ruwi sudah berhasil membuat blog sendiri http://jmstudiorental.blogspot.com/

Ini suatu hal yang tadinya tak pernah terpikirkan, mengingat keterbatasannya dalam penguasaan komputer. Sekarang hanya dalam waktu dua minggu, semua yang tadinya tidak mungkin ternyata begitu mudah mengalir dan menjadi mungkin.

Bahkan saat ini pak Ruwi sudah menyanggupi untuk membuka cabang di Yogyakarta, meskipun dia belum tahu banyak tentang bisnis Musik di Yogyakarta. Dengan adanya komunitas TDA, pak Ruwi mulai yakin bahwa semua urusan akan menjadi mudah bila berada dalam keluarga besar TDA. Pasti ada TDA di Yogya, dan komunitas itu diyakini akan memudahkan bisnis musik pak Ruwi di Yogya.

Pak Choirunas, di kesempatan ini menunjukkan juga optimismenya. PAk Nas yang tadinya ragu-ragu memasarkan sabun curah, sekarang mulai menunjukkan kegesitannya menawarkan dagangannya. Beberapa sasaran telah berhasil didekati dan saat ini masih dalam proses negosiasi.

Yang sudah jelas oke menjadi pelanggannya adalah Resto Samikuring, yang tidak lain adalah anggota TDA Cikarang. Disinilah terlihat sinergi yang begitu nyata di kelompok komunitas Blogger Cikarang yang sekaligus anggota mastermind Cikarang.

Kendala yang dialami hanyalah ijin dari Dinas Kesehatan, yang minta didoakan agar segera terbit. Para anggota MMC1, langsung mendoakan begitu mendengar kesulitan dari pak Nas ini. Semua kegiatan memang harus diikuti oleh doa, karena hanya Dialah yang maha Mengatur semua lalu lintas kehidupan kita.

Bintang hari ini tak lain dan tak bukan adalah sang ketua MMC1, tak lain tak bukan adalah pak Mualib. Target tahun lalu yang sudah mencapai 4,5 M, tahun ini sudah dia naikkan menjadi sekitar 7 M. Hampir 100 persen kenaikan targetnya.

Begitu runtut apa yang disampaikan pak Mualib, sehingga para pendengar menjadi terlongong-longong. Salah satu hal yang disampaikan adalah proses negosiasi pembelian rumah di samping rumahnya. Yang tadinya harganya sekitar 650 juta, ternyata hasil negosiasi teralhir adalah 450 juta. Proses negosiasi yang berbelit-belit diceritakan dengan asyik oleh pak Mualib, sehingga banyak pencerahan yang dapat diambil oleh para pendengar.

Tahun ini yang masih menjadi mimpi pak Mualib adalah membuka cabang di Tangerang dan membuka toko peralatan safety [K3].

Yang menarik, dalam semua bisnisnya ini, pak Mualib tidak mengenal yang namanya jamuan tamu, bahkan beliau pernah menolak memberikan jamuan tamu dengan risiko kehilangan order, tetapi pada kenyataannya order itu tetap didapatnya.

Yang menarik lagi adalah website yang dipunyainya, meskipun tidak terlalu istimewa tetapi ternyata sudah mampu membantu mendongkrak orderan yang masuk ke pak Mualib. Bulan ini saja telah terjadi order sebesar 60 juta melalui websitenya.

Penampil mimpi selanjutnya adalah mas Gun yang terobsesi untuk membuat roti, kali ini mas Gun membawa contoh kue buatannya. Pak Arry Kurnia, yang ahli kue langsung menunjukkan kelebihan dari kue itu. Disamping itu, pak Akur dan teman-teman lain juga menyampaikan masukan agar kue yang dibuat menjadi lebih empuk.



Akupun menyampaikan masukan tentang peralatan mixer yang harganya murah dan kualitasnya lumayan bagus. Itu adalah alat masak yang sering didemokan oleh Koki kami dalam acara "cooking class" gratis yang diadakan oleh istriku.

Selanjutnya, Bu Wiwin menyampaikan terima kasih atas usaha teman-teman di TDA Bekasi dan Cikarang atas dukungan dan promosinya. Gara-gara ikut MMC1 ini, maka terjadi lonjakan pelanggan dalam dua minggu ini.

Saat ini Bu Wiwin mulai bermimpi lagi untuk melariskan usahanya di tempat lain dan mulai melakukan inovasi dalam hal bisnis minuman.



Pak Mualibpun kembali terusik dan menawarkan tanahnya seluas 1.800 m2 untuk dipakai sebagai ajang usaha para usahawan MMC1 ataupun Cimart.

Suasana makin meriah ketik abu Annas MY mulai angkat bicara. Saat ini beliau sudah membeli gerobak bekas untuk jualan KTB [kupat tahu bandung].

"Belum jualan, teman-teman sudah pada ke rumah nanyain mau jualan apa", begitu ucap bu Annas.

Dua minggu lagi, kitapun sepakat untuk berkumpul di rumah Bu Annas untuk melihat jualannya.

Yang masih menjadi masalah adalah macetnya ide untuk membuat tulisan di Blog, sehingga sampai hari ini baru bisa buat blog tapi belum bisa mengisinya.




Aku yang kebagian ngomong tentang mimpiku langsung nyaut dengan teori menulis yang gampang. Apa yang diceritakan oleh Bu Annas dalam membuat tulisan di blog, kuminta untuk dituangkan sebagai artikel pertamanya.

Dua minggu lagi akan kita cek hasil tulisannya di blog.

Aku kemudian melanjutkan cerita mimpiku untuk menjadi penulis buku, seperti yang dua puluh tahun lalu pernah kuimpikan. Saat di Yogya dulu, aku rajin menulis dan memasukkan tulisanku di Kedaulatan Rakyat, sekarang aku sudah tidak pernah lagi menulis di koran, sehingga aku harus mulai berlatih menulis di koran lagi.

Dorongan dari teman-teman ini membuat aku mulai mengumpulkan cerita "unggulanku" dan mengumpulkannya dalam suatu blog yang kuberi nama blog dongengan. Isinya berkisar tentang cerita pak Dhe yang menjadi tokoh sentral dalam semua artikelku.

Bila telah terkumpul, maka saatnya memasarkan ke penerbit yang mau menerbitkannya adalah mimpi selanjutnya.

Bila mimpi ini terlaksana, maka mimpi selanjutnya sudah menanti, yaitu bagaimana menampilkan isi blogku itu sebagai sinetron di layar kaca.

Sekarang aku hanya perlu mencari gambaran sosok pak Dhe dan rencananya aku akan melombakan gambar pak Dhe ini di blogku. Tinggal memikirkan hadiah apa yang cocok sebagai pemenangnya.

Saat hari mulai siang, maka pak Akur mulai bercerita tentang bisnis di Warung Garasinya. Bermacam-macam usaha akan dijadikannya menjadi satu tempat.

Masukan tean-teman untuk bersaing secara sehat dan baik menjadi hal yang diperhatikan pak Akur. Tak perlu takut berjualan hal yang sama dengan toko yang sudah ada. Semuanya sudah punya rekeki sendiri-sendiri, sehingga bukan tidak mungkin akan terjadi hubungan kemitraan yang saling menguntungkan.

Waktu jua akhirnya yang mengakhiri acara pertemuan pada hari itu. Paparan tentang properti yang disampaikan pak Mualib telah menutrup acara itu dengan semangat berbisnis yang luar biasa.

Selalu saja ada yang baru di setiap pertemuan dengan sesama pemimpi dari MMC 1 ini.

Sukses selalu, kapanpun, dimanapun dan jangan lupa selalu menghindari hal yang haram. Masih banyak yang halal di dunia ini dan tugas kita menggalinya tanpa ada yang meyuruh atau menunjukkan.

Selamat merealisasikan mimpi-mimpi kita.

Insya Allah berhasil.

Amin

.....
...
.
updated warung pak Agus sekarang, 27 Des 2009


Minggu, Mei 24, 2009

Materi MM Cikarang

Alhamdulillah, akhirnya materi presentasi Master Mind Cikarang selesai juga di pagi ini.

Langsung tak upload ke http://www.4shared.com/

MM Cikarang.ppt

Ada juga di SlideShare

Bagi yang ingin mbaca dan ngasih komentar sangat dipersilahkan.

Sampai ketemu di pertemuan MM Cikarang. 24 Mei 2009 di Cikarang

Udangan pak Arry Kur tak copas saja disini ya.

================ =========================

Dear All,

Kepada anggota MM Cikarang 1 yang sudah terbentuk di rumah Pak Ato Sunarto pada tanggal 9 Mei 2009, jangan lupa berkumpul besok minggu tanggal 24 Mei 2009 jam 7.30 Pagi.

Rencananya awal di rumah Pak Mualif di jalan Puspita 6 no 1 Cikarang Baru, realisasinya pindah di PT Alfafikriindo (Perusahaan milik Pak Mualif) di jalan Cilemah Abang Raya Cikarang Baru (Tidak jauh dari Jimmy Manopo Music School atau SDIT Cordova).

Silakan lihat Lampiran untuk peta Lokasi. Acara ini akan ada presentasi dari Bapak Eko Eshape mengenai "Bagaimana membuat Blog".

Berikut nama-nama yang masuk ke saya untuk MM CK1 :
1. Bpk Mualib W. (Mekar Indah)
2. Bpk. Gun Gunawan (Graha Asri)
3. Bpk. Sangadi Budi (Graha Asri)
4. Ibu Wiwin (Mekar Indah)
5. Bpk. Handoko
6. Bpk. Agus Cahya Samsu (Krawang)
7. Bpk. Chairunnas (Graha Asri)
8. Bpk Ruwiyono Hadi (Jaguar)
9. Bpk. Wisnu Dewosubroto S. (Jakarta)
10. Bpk. Eko Eshape (Montana)
11. Bpk. Arry Kurnia (saya sendiri di Mekar Indah)
12. Ibu. Annas M. Yusuf (Deltamas)

CMIIW

Bilamana perlu konfirmasi silakan hubungi saya di 08128138855 atau 26355293

Salam,
Arry



=================

'''''
'''
'

Jumat, Mei 22, 2009

Kebersamaan Mengalahkan semua kekurangan

Ketika salah seorang simpatisan kegiatan CiMart akan menikahkan anaknya, maka sambil lalu istriku membahas tentang salah satu kegiatan CiMart yang suka nongkrong di Kursus Musik Jimmie Manopo, yaitu band CiMarT.

Bagai gayung bersambut, maka band CiMart dimohon untuk menjadi pengisi acara dalam upacara akad nikah itu.

Grup band yang baru terbentuk ini benar-benar kebanjiran order. Lagu-lagu masih belum apal, latihan juga masih belum bisa rutin, tetapi order dari mana-mana sudah berdatangan.

Inilah yang disebut kekuatan sebuah networking. Gaul Abiz, begitu kata kuncinya.

Semua hal bisa terjadi tanpa pernah terpikirkan, hanya karena networking yang kuat dan sehat di antara kita.

Pernahkan terpikir untuk mengisi acara band di carefour, ataupun menjelang NoBar Barca vs MU memperebutkan real final piala Kampiun 2009?

Ataukah pernah terbayang main band di acara keluarga, dimana yang hadir adalah artis-artis atau minimal penyanyi "beneran"?

Semua itu tak pernah terlintas dalam pikiran anggota band CiMart, tapi itulah yang terjadi sekarang ini.

Pagi-pagi, saat hari H, band Cimart masih dipusingkan dengan kondisi peralatan band yang masih belum optimal.



Lokasi yang sempit, peralatan yang kurang masih menjadi kendala di pagi itu. Namun menjelang siang kendala-kendala itu mulai teratasi satu demi satu.

Aku patut bersyukur mempunyai kabel gulung panjang yang mampu menjadi kabel power utama. Ini memang kabel gulung yang menjadi favorit dimanapun aku tinggal. Kabel yang lemas, panjang, mudah ditarik kemana-mana dan mudah digulung lagi.

Saat menjelang pelaksanaan akad nikah, kulihat wajah-wajah tegang di antara para anggota band CiMart. Meskipun mereka terlihat seolah-olah santai [banget], ngobrol ngalor ngidul dengan letupan-letupan canda di sana sini, tetapi wajah relax masih belum terlihat di penampakan mereka.

Setelah melalui proses yang cukup khidmat, maka akad nikahpun selesai dilaksanakan dan itulah saatnya Band CiMart manggung. Aku harus lari dulu ke toilet untuk ganti kostum dan muncul lagi dengan wajah yang kubuat serelax mungkin.

Aku memang cukup pusing melihat situasi dan kondisi yang kurang mendukung. Sempitnya ruangan panggung dan penonton yang menyebar ke semua tempat tentu menjadi PR tersendiri bagi pengisi acara.

He..he..he.. selama bertahun-tahun berkarir sebagai MC, belum pernah njumpain suasana yang seperti ini. Mic yang kupakai, juga tidak seperti yang sering kupakai saat aku jadi MC. Tahun 80an harga mic sudah 1 jutaan, sementara Mic jaman sekarang 1 juta sudah dapet beberapa mic [wireless lagi]. Kemampuan vocalku yang standard memang memerlukan kualitas Mic yang bagus agar suarakau bisa terdongkrak sedikit.

Akhirnya pakai jurus dasar saja, yaitu "diantara sekian banyak hadirin yang tidak memperhatikan kita, pasti ada satu dua orang yang memperhatikan kita"

Kumulai acara itu dengan perkenalan dari masing-masing anggota Band. Ini teori yang tidak disarankan tapi harus dilakukan, karena ada salah satu Gitar yang masih belum bsia dimainkan, sehingga untuk mengisi kekosongan harus ada yang berbicara.

Sebaiknya memang perkenalan singkat saja dan langsung mainkan lagu unggulan dan kemudian cari waktu untuk memperkenalakan anggota band, tapi melihat sikon yang ada, maka perkenalan secara detil terpaksa dilakukan. Yang pertama kukenalkan adalah mas Riky, fotografer CiMart [he..he..he.. biar penonton kecele deh, kata pak Rawi, ini ilmu "keluar dari pakem"]

Hasilnya lumayan bermanfaat. Kulihat wajah-wajah kawan-kawan sudah mulai cerah dan aroma stress sudah mulai "hilang-hilang datang" [kadang kelihatan dan kadang tidak kelihatan].

Begitu semua alat sudah berfungsi dengan baik, maka musikpun digeber dengan lagu "Angin Laut" milik legenda musik pop Indonesia, Koes Plus.

Begitu lagu dimainkan, maka wajah stres para pemain makin berkurang berganti dengan wajah yang serius tapi mulai santai.

Sempat salah hafalan di lagu pertama [tetep masih demam panggung rupanya], akhirnya semua mengalir lancar.



Ketika aku membawakan lagu D'lloyd "Sepanjang Lorong Yang Gelap", maka penonton sudah mulai panas. Kulihat seorang cewek sudah begitu panasnya sehingga dia menunjuk-nunjuk aku dengan jempol teracung dari tangannya. Badannya yang padatpun mulai berjoget mengikuti irama lagu ini.

Kucoba mengisi lagu ini dengan tari poco-poco, tapi panggung yang sempit kurang memadai untuk tari poco-poco ini.

Meski begitu, sang cewek tetap saja ikut menari di kejauhan sana, di kerumunan kawan-kawannya yang terlihat menikmati tarian sang cewek itu.




Saking nikmatnya, sang cewekpun minta lagu "Cotton Fields" agar suasana makin panas. Woow...!

Lagu itu membuat penonton makin panas. Merekapun mulai berjoget mengikuti irama lagu itu.

Aku jadi inget keinginanku tadi malam untuk mengajak penonton berjoget poco-poco saat lagu band CiMart dinyanyikan. Tenryata Tuhan menjawabnya dengan cara lain, tetapi dengan hasil yang lebih menakjubkan.

Begitulah Tuhan mengatur hidup ini. Semua yang kita minta pasti dikabulkanNya. Syaratnya satu saja, mintanya harus dari HATI bukan dari mulut dan harus ada aroma IKHLAS disitu.

Acara terus berlangsung, permintaan lagupun semakin banyak, padahal sejak awal didirikan, Band ini sudah sepakat tidak akan menerima request lagu. Namun bagaimana bisa menolak, kita sudah ada di panggung dan penonton sudah histeris dengan penampilan musikus band ini.

Alhamdulillah, semua lagu yang diminta bisa dipenuhi, kecuali lagu "Just The Way You are", yang kebetulan tidak jadi diminta.

Suasana semakin asyik ketika beberapa kawan temanten lelaki ikut main musik, bahkan sang temanten juga ikut gatal untuk duduk di depan "double" keyboardnya.

Lagu-lagu Amerika latinpun muncul di panggung, karena memang sang penganten berasal dari daerah sana.

Jadi geli deh melihatnya, soalnya sejak band ini dipesan oleh sang empunya "gawe", maka sudah diwanti-wanti untuk tidak usah menyanyikan lagu barat, karena takut ketahuan tidak fasihnya. Maklum hadirin memang sebagian adalah warga negara asing.

Lagu-lagu selanjutnya yang mengalir justru adalah lagu-lagu barat semua. Bahkan ketika ada permintaan lagu dang dut, para pemain band malah angkat tangan.

Jadilah kembali ke penyanyi oldies lagi, Koes Plus, dengan lagu kegemaran pak Faisal, pemain keyboard band CiMart yaitu "JEMU".

Ketika sore makin menjelang, maka acara harus diakhiri, sehingga band ini langsung masuk ke lagu terakhir. Medley dari LiLin Kecil, Kidung dan To Love Somebody.




Seneng juga aku hari ini. Biar suara pas-pasan, ternyata bisa menghibur para hadirin [pasti gara-gara para musikus di belakangku yang luar biasa talentanya]. Akupun bisa berduet dengan istriku di panggung membawakan lagu kesayangan istriku "BIRU" [milik Vina P].




Terakhir aku duet dengan istriku rasanya sudah lamaaaa sekali. Kalau gak salah membawakan lagu PELANGInya Jamrud, saat acara Waskita di Malang [tahun berapa ya?]

Waktu acara ultah pak KK Menristek di Puspitek, aku juga diminta pak KK untuk tampil ke depan, berkali-kali malahan, tapi gak pedhe abis [dan ada 4G disitu, jadi lebih mantap nyobain WiMax dari pada bikin malu pak Menteri dengan suaraku yang semi fals ini].

Untung ada pak APRIL [ATG] yang bisa kutunjuk hidungnya untuk mewakili Kompasiana maju ke panggung. Bagi mas ATG juga untung deh, bisa menunjukkan kebolehannya menyanyi di depan pak Menteri yang gaul abiz itu.

Sayang hari ini pak ATG tidak muncul di band Cimart, padahal kita sudah abis-abisan berlatih lagunya mas ATG. Untung ada cewek kece yang request lagunya mas ATG, jadi para musikus band Cimart bisa menunjukkan hasil latihan mereka.

Sungguh ini adalah hari yang luar biasa bagi Band CiMart. Kebersamaan yang kita rintis berhari-hari menunjukkan kekuatannya di hari ini.

Kita saling berbagi kerja, berbagi beban dan berbagi kebahagiaan di akhirnya.

Terima kasih Ya Tuhan atas nikmat dan karuniamu di hari ini.
Alhamdulillah.


pengantin yang berbahagia


band cimart yang lebih berbahagia


'''''
'''
'