Tampilkan postingan dengan label mmc1. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mmc1. Tampilkan semua postingan

Minggu, Juni 21, 2009

MMC1 Terus Meningkatkan Sinerginya

Dalam pertemuan kelompok mastermind Cikarang 1 kali ini, meski tidak lengkap dihadiri oleh seluruh anggotanya, tetapi acara berjalan dengan lancar dan dalam suasana yang terlihat lebih sinergis.
Satu demi satu para peserta pertemuan menunjukkan tabungan hajinya. Ada yang di BANK A dan ada juga di BANK B.
"Tapi isinya cuma 1 juta pak, karena saat ini adanya ya cuma itu"
"Tidak apa pak. Nanti Allah yang akan mencukupkannya"
"Ternyata membuat niat dan mewujudkan niat itu banyak cobaannya ya pak. Sampai 3 jam lebih untuk menunggu antrian buat buku tabungan ini pak"
"Namanya saja berbuat baik, pasti banyak cobaannya"
Saling bersahutan, para peserta pertemuan menyampaikan komentarnya.
Acara pertemuan yang hanya dihadiri oleh 6 orang anggota itu ternyata justru sangat optimal. Mungkin itu sebabnya kelompok MM sebaiknya beranggotakan 6-8 orang saja. Itu adalah jumlah ideal agar semua peserta dapat berinteraksi secara aktif.
Salah seorang peserta yang biasanya lebih banyak diam, akhirnya ikut juga berkomentar, sehingga rasanya dada menjadi plong. Semua beban yang ada telah dibagikan dan masukan dari teman-teman telah membuat beban itu menjadi tantangan baru yang menggairahkan.
Ketika bicara masalah target naik haji, tanpa terasa dada menjadi sesak dan air mata mengucur tanpa tertahan lagi. Tak ada waktu untuk bersembunyi dan yang ada hanyalah puji syukur karena telah dikaruniai teman-teman baru yang seperti saudara, saling mengingatkan dalam kesabaran dan kebenaran.
Mulut bisa bicara bermacam bahasa dan hanya hati kita yang tidak bisa bicara bermacam bahasa. Bahasa hati kita hanya satu, itulah bahasa yang langsung sampai pada Tuhan.
Pertemuan selanjutnya, KMM Cikarang 1 ini akan bertempat di rumah pak Sangadi Budi, dengan topik bahasan masalah PENJUALAN [sales], nantinya akan disampaikan oleh pak Chairunas.
Bapak yang satu ini memang diam-diam menghanyutkan. Dengan modal tanpa punya usaha satu buahpun, bahkan berpikir tentang bisnis saja belum ada, tahu-tahu punya bisnis jualan sabun curah. Kemudian ketika pasang target langsung tercapai.
Di pertemuan selanjutnya pak Nas kembali memasang target yang lebih menantang, dan target itu tercapai lagi, dan semua itu hebatnya kuncinya hanya satu, yaitu PERTEMANAN !
Dengan networking yang kuat, maka bisnisnya melaju dengan kencang.
Pak Agus, yang mendalami bisnis bengkel sepeda motor sampai saat ini belum berhasil meningkatkan usaha bengkel sepeda motornya dengan angka yang signifikan, sehingga masukan dari teman-teman membuat pak Agus kembali  optimis, bisnisnya akan dapat berkembang lagi.
"Silahkan diadakan hari servis sepeda motor gratis dan ini akan membuat bengkel pak Agus terkenal, bengkel kelihatan ramai dan omzet bisa meningkat "
Bakmi Semar yang dikelola oleh mbak Win, terlihat juga omzetnya menurun. Hal ini terjadi mungkin karena nama bakmi Semar dirubah menjadi PADASUKA.
Mbak Win juga mulai merambah dunia jahit menjahit. Dalam waktu dekat ini, Mbak Win akan melakukan produksi jilbab yang dimodifikasi, sehingga tampil lebih memikat dan margin yang lebih baik. Ini dilakukan mengingat sebentar lagi akan datang bulan puasa dan hari lebaran.
Mas Budi, saat ini mengelola usaha pendidikan anak-anak dan baju muslim. Semuanya lancar-lancar saja, sehingga kondisinya sudah stabil. Hal ini harus diwaspadai, jangan sampai kondisi ini tiba-tiba berubah menjadi menurun tajam.
Untuk mengantisipasi hal itu, pak Budi mulai mencari bentuk pengembangan, antara lain dengan menambah cabang pendidikan dan pembuatan target peningkatan omzet busana muslim.
Satu-satunya blogger dalam kelompok ini punya target yang berbeda dengan teman-temannya. Ia berani menyebut tanggal tercapainya target, yaitu pada tanggal 14 September 2009 sudah selesai menyusun sebuah buku dalam format hardcopy.
Suasana pertemuan yang guyub ini awalnya didahului oleh cerita dari pak Ketua tentang makna dari sumpah palapa dari Gadjah Mada.
"Saya tidak akan ........... sebelum saya berhasil melakukan .......", begitu inti sumpah Maha Patih Gadjah Mada
Sebuah kalimat yang sederhana namun bermakna sangat dalam.
Semoga KMM Cikarang 1 ini terus meningkatkan sinergi dari semua anggotanya, sehingga semua target para anggota KMM Cikarang 1 dapat tercapai dengan ijin Allah swt.
Amin
Di akhir acara, semua peserta pertemuan mendapat hidangan yang tak terduga. Apalagi kalau bukan Bakmi Semar yang lezat itu.

Selasa, Juni 09, 2009

Sinergi Tanpa Henti

Kembali kelompok Mastermind Cikarang berkumpul untuk saling evaluasi "mimpi-mimpi" mereka. Satu demi satu anggota MMC1 ini mulai menyampaikan evaluasi terhadap mimpi mereka yang disampaikan dua minggu lalu.




Pak Agus Cahyo, tuan rumah langsung menyampaikan kekagumannya terhadap kegigihan tenaga pemasaran alat-alat cuci [jet cleaner] dan keberhasilannya menjalin kerja sama dengan bengkel cuci mobil. Dengan demikian, setiap ada yang servis di bengkel pak Agus mendapat bonus cuci gratis di bengkel cuci motor yang letaknya bersebelahan dengan bengkel Pak Agus.




Pak Ruwi, yang dua minggu lalu serba ragu-ragu dalam menentukan sikap, sekarang terlihat cerah ceria menyampaikan masukan dari teman-teman MMC1 yang telah dilaksanakannya dengan baik.

Saat ini usaha kursus musik yang digelutinya sudah memakai manajemen baru dan bahkan sudah mulai merambah dunia rekaman, suatu hal yang tabu dilakukan pada saat masih memakai manajemen lama.

Bahkan pak Ruwi sudah berhasil membuat blog sendiri http://jmstudiorental.blogspot.com/

Ini suatu hal yang tadinya tak pernah terpikirkan, mengingat keterbatasannya dalam penguasaan komputer. Sekarang hanya dalam waktu dua minggu, semua yang tadinya tidak mungkin ternyata begitu mudah mengalir dan menjadi mungkin.

Bahkan saat ini pak Ruwi sudah menyanggupi untuk membuka cabang di Yogyakarta, meskipun dia belum tahu banyak tentang bisnis Musik di Yogyakarta. Dengan adanya komunitas TDA, pak Ruwi mulai yakin bahwa semua urusan akan menjadi mudah bila berada dalam keluarga besar TDA. Pasti ada TDA di Yogya, dan komunitas itu diyakini akan memudahkan bisnis musik pak Ruwi di Yogya.

Pak Choirunas, di kesempatan ini menunjukkan juga optimismenya. PAk Nas yang tadinya ragu-ragu memasarkan sabun curah, sekarang mulai menunjukkan kegesitannya menawarkan dagangannya. Beberapa sasaran telah berhasil didekati dan saat ini masih dalam proses negosiasi.

Yang sudah jelas oke menjadi pelanggannya adalah Resto Samikuring, yang tidak lain adalah anggota TDA Cikarang. Disinilah terlihat sinergi yang begitu nyata di kelompok komunitas Blogger Cikarang yang sekaligus anggota mastermind Cikarang.

Kendala yang dialami hanyalah ijin dari Dinas Kesehatan, yang minta didoakan agar segera terbit. Para anggota MMC1, langsung mendoakan begitu mendengar kesulitan dari pak Nas ini. Semua kegiatan memang harus diikuti oleh doa, karena hanya Dialah yang maha Mengatur semua lalu lintas kehidupan kita.

Bintang hari ini tak lain dan tak bukan adalah sang ketua MMC1, tak lain tak bukan adalah pak Mualib. Target tahun lalu yang sudah mencapai 4,5 M, tahun ini sudah dia naikkan menjadi sekitar 7 M. Hampir 100 persen kenaikan targetnya.

Begitu runtut apa yang disampaikan pak Mualib, sehingga para pendengar menjadi terlongong-longong. Salah satu hal yang disampaikan adalah proses negosiasi pembelian rumah di samping rumahnya. Yang tadinya harganya sekitar 650 juta, ternyata hasil negosiasi teralhir adalah 450 juta. Proses negosiasi yang berbelit-belit diceritakan dengan asyik oleh pak Mualib, sehingga banyak pencerahan yang dapat diambil oleh para pendengar.

Tahun ini yang masih menjadi mimpi pak Mualib adalah membuka cabang di Tangerang dan membuka toko peralatan safety [K3].

Yang menarik, dalam semua bisnisnya ini, pak Mualib tidak mengenal yang namanya jamuan tamu, bahkan beliau pernah menolak memberikan jamuan tamu dengan risiko kehilangan order, tetapi pada kenyataannya order itu tetap didapatnya.

Yang menarik lagi adalah website yang dipunyainya, meskipun tidak terlalu istimewa tetapi ternyata sudah mampu membantu mendongkrak orderan yang masuk ke pak Mualib. Bulan ini saja telah terjadi order sebesar 60 juta melalui websitenya.

Penampil mimpi selanjutnya adalah mas Gun yang terobsesi untuk membuat roti, kali ini mas Gun membawa contoh kue buatannya. Pak Arry Kurnia, yang ahli kue langsung menunjukkan kelebihan dari kue itu. Disamping itu, pak Akur dan teman-teman lain juga menyampaikan masukan agar kue yang dibuat menjadi lebih empuk.



Akupun menyampaikan masukan tentang peralatan mixer yang harganya murah dan kualitasnya lumayan bagus. Itu adalah alat masak yang sering didemokan oleh Koki kami dalam acara "cooking class" gratis yang diadakan oleh istriku.

Selanjutnya, Bu Wiwin menyampaikan terima kasih atas usaha teman-teman di TDA Bekasi dan Cikarang atas dukungan dan promosinya. Gara-gara ikut MMC1 ini, maka terjadi lonjakan pelanggan dalam dua minggu ini.

Saat ini Bu Wiwin mulai bermimpi lagi untuk melariskan usahanya di tempat lain dan mulai melakukan inovasi dalam hal bisnis minuman.



Pak Mualibpun kembali terusik dan menawarkan tanahnya seluas 1.800 m2 untuk dipakai sebagai ajang usaha para usahawan MMC1 ataupun Cimart.

Suasana makin meriah ketik abu Annas MY mulai angkat bicara. Saat ini beliau sudah membeli gerobak bekas untuk jualan KTB [kupat tahu bandung].

"Belum jualan, teman-teman sudah pada ke rumah nanyain mau jualan apa", begitu ucap bu Annas.

Dua minggu lagi, kitapun sepakat untuk berkumpul di rumah Bu Annas untuk melihat jualannya.

Yang masih menjadi masalah adalah macetnya ide untuk membuat tulisan di Blog, sehingga sampai hari ini baru bisa buat blog tapi belum bisa mengisinya.




Aku yang kebagian ngomong tentang mimpiku langsung nyaut dengan teori menulis yang gampang. Apa yang diceritakan oleh Bu Annas dalam membuat tulisan di blog, kuminta untuk dituangkan sebagai artikel pertamanya.

Dua minggu lagi akan kita cek hasil tulisannya di blog.

Aku kemudian melanjutkan cerita mimpiku untuk menjadi penulis buku, seperti yang dua puluh tahun lalu pernah kuimpikan. Saat di Yogya dulu, aku rajin menulis dan memasukkan tulisanku di Kedaulatan Rakyat, sekarang aku sudah tidak pernah lagi menulis di koran, sehingga aku harus mulai berlatih menulis di koran lagi.

Dorongan dari teman-teman ini membuat aku mulai mengumpulkan cerita "unggulanku" dan mengumpulkannya dalam suatu blog yang kuberi nama blog dongengan. Isinya berkisar tentang cerita pak Dhe yang menjadi tokoh sentral dalam semua artikelku.

Bila telah terkumpul, maka saatnya memasarkan ke penerbit yang mau menerbitkannya adalah mimpi selanjutnya.

Bila mimpi ini terlaksana, maka mimpi selanjutnya sudah menanti, yaitu bagaimana menampilkan isi blogku itu sebagai sinetron di layar kaca.

Sekarang aku hanya perlu mencari gambaran sosok pak Dhe dan rencananya aku akan melombakan gambar pak Dhe ini di blogku. Tinggal memikirkan hadiah apa yang cocok sebagai pemenangnya.

Saat hari mulai siang, maka pak Akur mulai bercerita tentang bisnis di Warung Garasinya. Bermacam-macam usaha akan dijadikannya menjadi satu tempat.

Masukan tean-teman untuk bersaing secara sehat dan baik menjadi hal yang diperhatikan pak Akur. Tak perlu takut berjualan hal yang sama dengan toko yang sudah ada. Semuanya sudah punya rekeki sendiri-sendiri, sehingga bukan tidak mungkin akan terjadi hubungan kemitraan yang saling menguntungkan.

Waktu jua akhirnya yang mengakhiri acara pertemuan pada hari itu. Paparan tentang properti yang disampaikan pak Mualib telah menutrup acara itu dengan semangat berbisnis yang luar biasa.

Selalu saja ada yang baru di setiap pertemuan dengan sesama pemimpi dari MMC 1 ini.

Sukses selalu, kapanpun, dimanapun dan jangan lupa selalu menghindari hal yang haram. Masih banyak yang halal di dunia ini dan tugas kita menggalinya tanpa ada yang meyuruh atau menunjukkan.

Selamat merealisasikan mimpi-mimpi kita.

Insya Allah berhasil.

Amin

.....
...
.
updated warung pak Agus sekarang, 27 Des 2009