Tampilkan postingan dengan label cikarang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cikarang. Tampilkan semua postingan

Kamis, Maret 18, 2010

Kita Di Belakang Mas Amril

Tetanggaku yang juga seorang blogger telah masuk nominasi penilaian blog dalam lomba blog tingkat Internasional. Meskipun dia asli Makasar dan jadi penasehat para Blogger Makasar, tetapi dia adalah aktifis Blogger Bekasi dan tentu saja Blogegr Cikarang.

Siapa lagi kalau bukan Mas Amril TG. Mari kita dukung blog dia untuk memenangkan lomba ini. Hadiahnya apa? Hahahaha...hadiahnya biar untuk mas Amril deh. kita ikut bahagia saja melihat orang senang. SMS alias Senang Melihat [orang lain] Senang, bukan Senang Melihat [orang lain] Susah.

Photobucket

Dukung Mas Amril yang juga Anggota Tangan Di Atas Bekasi.

Dukung Bekasi Bersih Partisipasi [dari] Blogger Cikarang Bekasi

Bagi anggota BeBlog, ada himbauan khusus dari Admin. Inilah himbauannya.

Mohon dukungan sobat Blogger dan fesbuker untuk dapat memberikan suaranya pada Voting Online.

Klik http://www.facebook.com/l/ce56b;daengbattala.com/?p=845 untuk info selengkapnya.

Ini merupakan karya besar jika kita semua bisa menghantarkan Daeng Battala untuk menang dalam ajang bergengsi ini..

Jadi, jangan tunggu lagi.. Vote untuk Daeng Amril (http://www.facebook.com/l/ce56b;DaengBattala.com) di ajang The Bobs Internasional.. Klik http://www.facebook.com/l/ce56b;daengbattala.com/?p=845 untuk info lengkap…

Daeng Battala adalah Penasehat Komunitas Blogger Bekasi dan Komunitas Blog Fam serta Anging Mamiri. Beliau juga salah satu panitia yang berandil besar mensukseskan acara Amprokan Blogger dan memandu acara TalkShow bersama Pak Romi, Bang Budi Putra di Seminar Amprokan.

Jayalah blogger Indonesia.

Selasa, September 01, 2009

Patung Golf Jababeka sudah hilang...

Rencana PT Jasa Marga untuk memindahkan pintu tol Pondok Gedhe ke Cikarang kelihatannya terus dipacu agar cepat selesai. Segala peralatan berat untuk pelebaran jalan sudah sebagian besar siap di lapangan.

 
"in action" 
  
"siap grauk-grauk"
  
"tukang pijat lengkap"
Kantor kontraktor pelaksananya juga terlihat sudah berdiri megah di pinggir jalan tol.
  
"siap untuk jadi pusat pelaksanaan pekerjaan"
Bila pintu jalan tol ini akhirnya jadi dipindah ke Cikarang, maka keuntungan apakah yang didapat oleh masyarakat pengguna jasa tol?
Sampai sekarang saya masih memikirkan keuntungan yang didapat dari adanya perpindahan pintu jalan tol ini. Bagiku sih kayaknya tidak ada bedanya, pintu tol di Cikarang maupun di Pondok Gedhe.
Mungkin ada yang punya pendapat lain, silahkan mari kita "share" disini.
Yang jelas dengan adanya kegiatan ini, maka salah satu patung kesukaanku terpaksa hilang dari tempatnya bercokol.
  
"..buzz...patung itupun hilang..."
Untungnya patung itu sudah kuabadikan dalam ponselku, karena terasa sejuk dan asri.
 
 "untung masih ada kenangannya"
Kita lihat saja hasil dari kerja keras PT Jasa Marga ini. Apakah akan mengurai kemacetan yang semakin parah, atau hanya membuat proyek baru agar turun anggaran baru [?].
Semoga memang ide ini sudah melalui kajian yang jernih dari semua ahli terkait dan hasilnya segera kita rasakan dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Insya Allah. Amin 
...
.

Selasa, Juni 09, 2009

Sinergi Tanpa Henti

Kembali kelompok Mastermind Cikarang berkumpul untuk saling evaluasi "mimpi-mimpi" mereka. Satu demi satu anggota MMC1 ini mulai menyampaikan evaluasi terhadap mimpi mereka yang disampaikan dua minggu lalu.




Pak Agus Cahyo, tuan rumah langsung menyampaikan kekagumannya terhadap kegigihan tenaga pemasaran alat-alat cuci [jet cleaner] dan keberhasilannya menjalin kerja sama dengan bengkel cuci mobil. Dengan demikian, setiap ada yang servis di bengkel pak Agus mendapat bonus cuci gratis di bengkel cuci motor yang letaknya bersebelahan dengan bengkel Pak Agus.




Pak Ruwi, yang dua minggu lalu serba ragu-ragu dalam menentukan sikap, sekarang terlihat cerah ceria menyampaikan masukan dari teman-teman MMC1 yang telah dilaksanakannya dengan baik.

Saat ini usaha kursus musik yang digelutinya sudah memakai manajemen baru dan bahkan sudah mulai merambah dunia rekaman, suatu hal yang tabu dilakukan pada saat masih memakai manajemen lama.

Bahkan pak Ruwi sudah berhasil membuat blog sendiri http://jmstudiorental.blogspot.com/

Ini suatu hal yang tadinya tak pernah terpikirkan, mengingat keterbatasannya dalam penguasaan komputer. Sekarang hanya dalam waktu dua minggu, semua yang tadinya tidak mungkin ternyata begitu mudah mengalir dan menjadi mungkin.

Bahkan saat ini pak Ruwi sudah menyanggupi untuk membuka cabang di Yogyakarta, meskipun dia belum tahu banyak tentang bisnis Musik di Yogyakarta. Dengan adanya komunitas TDA, pak Ruwi mulai yakin bahwa semua urusan akan menjadi mudah bila berada dalam keluarga besar TDA. Pasti ada TDA di Yogya, dan komunitas itu diyakini akan memudahkan bisnis musik pak Ruwi di Yogya.

Pak Choirunas, di kesempatan ini menunjukkan juga optimismenya. PAk Nas yang tadinya ragu-ragu memasarkan sabun curah, sekarang mulai menunjukkan kegesitannya menawarkan dagangannya. Beberapa sasaran telah berhasil didekati dan saat ini masih dalam proses negosiasi.

Yang sudah jelas oke menjadi pelanggannya adalah Resto Samikuring, yang tidak lain adalah anggota TDA Cikarang. Disinilah terlihat sinergi yang begitu nyata di kelompok komunitas Blogger Cikarang yang sekaligus anggota mastermind Cikarang.

Kendala yang dialami hanyalah ijin dari Dinas Kesehatan, yang minta didoakan agar segera terbit. Para anggota MMC1, langsung mendoakan begitu mendengar kesulitan dari pak Nas ini. Semua kegiatan memang harus diikuti oleh doa, karena hanya Dialah yang maha Mengatur semua lalu lintas kehidupan kita.

Bintang hari ini tak lain dan tak bukan adalah sang ketua MMC1, tak lain tak bukan adalah pak Mualib. Target tahun lalu yang sudah mencapai 4,5 M, tahun ini sudah dia naikkan menjadi sekitar 7 M. Hampir 100 persen kenaikan targetnya.

Begitu runtut apa yang disampaikan pak Mualib, sehingga para pendengar menjadi terlongong-longong. Salah satu hal yang disampaikan adalah proses negosiasi pembelian rumah di samping rumahnya. Yang tadinya harganya sekitar 650 juta, ternyata hasil negosiasi teralhir adalah 450 juta. Proses negosiasi yang berbelit-belit diceritakan dengan asyik oleh pak Mualib, sehingga banyak pencerahan yang dapat diambil oleh para pendengar.

Tahun ini yang masih menjadi mimpi pak Mualib adalah membuka cabang di Tangerang dan membuka toko peralatan safety [K3].

Yang menarik, dalam semua bisnisnya ini, pak Mualib tidak mengenal yang namanya jamuan tamu, bahkan beliau pernah menolak memberikan jamuan tamu dengan risiko kehilangan order, tetapi pada kenyataannya order itu tetap didapatnya.

Yang menarik lagi adalah website yang dipunyainya, meskipun tidak terlalu istimewa tetapi ternyata sudah mampu membantu mendongkrak orderan yang masuk ke pak Mualib. Bulan ini saja telah terjadi order sebesar 60 juta melalui websitenya.

Penampil mimpi selanjutnya adalah mas Gun yang terobsesi untuk membuat roti, kali ini mas Gun membawa contoh kue buatannya. Pak Arry Kurnia, yang ahli kue langsung menunjukkan kelebihan dari kue itu. Disamping itu, pak Akur dan teman-teman lain juga menyampaikan masukan agar kue yang dibuat menjadi lebih empuk.



Akupun menyampaikan masukan tentang peralatan mixer yang harganya murah dan kualitasnya lumayan bagus. Itu adalah alat masak yang sering didemokan oleh Koki kami dalam acara "cooking class" gratis yang diadakan oleh istriku.

Selanjutnya, Bu Wiwin menyampaikan terima kasih atas usaha teman-teman di TDA Bekasi dan Cikarang atas dukungan dan promosinya. Gara-gara ikut MMC1 ini, maka terjadi lonjakan pelanggan dalam dua minggu ini.

Saat ini Bu Wiwin mulai bermimpi lagi untuk melariskan usahanya di tempat lain dan mulai melakukan inovasi dalam hal bisnis minuman.



Pak Mualibpun kembali terusik dan menawarkan tanahnya seluas 1.800 m2 untuk dipakai sebagai ajang usaha para usahawan MMC1 ataupun Cimart.

Suasana makin meriah ketik abu Annas MY mulai angkat bicara. Saat ini beliau sudah membeli gerobak bekas untuk jualan KTB [kupat tahu bandung].

"Belum jualan, teman-teman sudah pada ke rumah nanyain mau jualan apa", begitu ucap bu Annas.

Dua minggu lagi, kitapun sepakat untuk berkumpul di rumah Bu Annas untuk melihat jualannya.

Yang masih menjadi masalah adalah macetnya ide untuk membuat tulisan di Blog, sehingga sampai hari ini baru bisa buat blog tapi belum bisa mengisinya.




Aku yang kebagian ngomong tentang mimpiku langsung nyaut dengan teori menulis yang gampang. Apa yang diceritakan oleh Bu Annas dalam membuat tulisan di blog, kuminta untuk dituangkan sebagai artikel pertamanya.

Dua minggu lagi akan kita cek hasil tulisannya di blog.

Aku kemudian melanjutkan cerita mimpiku untuk menjadi penulis buku, seperti yang dua puluh tahun lalu pernah kuimpikan. Saat di Yogya dulu, aku rajin menulis dan memasukkan tulisanku di Kedaulatan Rakyat, sekarang aku sudah tidak pernah lagi menulis di koran, sehingga aku harus mulai berlatih menulis di koran lagi.

Dorongan dari teman-teman ini membuat aku mulai mengumpulkan cerita "unggulanku" dan mengumpulkannya dalam suatu blog yang kuberi nama blog dongengan. Isinya berkisar tentang cerita pak Dhe yang menjadi tokoh sentral dalam semua artikelku.

Bila telah terkumpul, maka saatnya memasarkan ke penerbit yang mau menerbitkannya adalah mimpi selanjutnya.

Bila mimpi ini terlaksana, maka mimpi selanjutnya sudah menanti, yaitu bagaimana menampilkan isi blogku itu sebagai sinetron di layar kaca.

Sekarang aku hanya perlu mencari gambaran sosok pak Dhe dan rencananya aku akan melombakan gambar pak Dhe ini di blogku. Tinggal memikirkan hadiah apa yang cocok sebagai pemenangnya.

Saat hari mulai siang, maka pak Akur mulai bercerita tentang bisnis di Warung Garasinya. Bermacam-macam usaha akan dijadikannya menjadi satu tempat.

Masukan tean-teman untuk bersaing secara sehat dan baik menjadi hal yang diperhatikan pak Akur. Tak perlu takut berjualan hal yang sama dengan toko yang sudah ada. Semuanya sudah punya rekeki sendiri-sendiri, sehingga bukan tidak mungkin akan terjadi hubungan kemitraan yang saling menguntungkan.

Waktu jua akhirnya yang mengakhiri acara pertemuan pada hari itu. Paparan tentang properti yang disampaikan pak Mualib telah menutrup acara itu dengan semangat berbisnis yang luar biasa.

Selalu saja ada yang baru di setiap pertemuan dengan sesama pemimpi dari MMC 1 ini.

Sukses selalu, kapanpun, dimanapun dan jangan lupa selalu menghindari hal yang haram. Masih banyak yang halal di dunia ini dan tugas kita menggalinya tanpa ada yang meyuruh atau menunjukkan.

Selamat merealisasikan mimpi-mimpi kita.

Insya Allah berhasil.

Amin

.....
...
.
updated warung pak Agus sekarang, 27 Des 2009


Minggu, Mei 24, 2009

MMC1 yang mencenggangkan


"Saya datang karena dipaksa oleh suami. Saya tadi juga sudah memaksa untuk pulang saja, tapi akhirnya saya tetap disini sampai jam ini dan alhamdulillah, saya tadi tidak jadi pulang"

Begitu ungkapan jujur dan mengharukan dari seorang istri yang diajak ikut Master Mind Cikarang 1 [MMC1].

Setelah mengucapkan kata pembuka itu, meluncurlah ide-ide segar yang tadinya mungkin hanya akan ada dalam pikiran sang istri tersebut.

Kitapun jadi semangat memberi masukan untuk ide-ide yang dilempar ke forum ini.

Ini memang MM yang baru sekali kuikuti dan rasanya kita harus banyak menahan diri, karena begitu banyak yang ingin kita sampaikan untuk teman-teman kita, tetapi kita tidak ingin terlalu dominan dan tidak ingin terlalu banyak menghabiskan waktu bicara teman-teman kita.

Beberapa teman yang terlihat kurang aktif terpaksa kita komporin agar ikut bersuara, sehingga semua peserta diskusi ini bisa merasakan enaknya berpendapat dan enaknya menerima pendapat orang lain.

Dengan banyak berpendapat, maka para peserta MM bisa merasakan dirinya "eksis" dan "dibutuhkan" oleh peserta yang lain. Akibatnya, dia akan termotivasi untuk selalu datang di pertemuan selanjutnya dan termotivasi untuk mengeluarkan ide segar ataupun masukan yang dapat mencerahkan masalah temannya.

Peserta lain bercerita tentang perjalanan karirnya yang mentok ketika dia berada di bagian produksi. Gajinya sudah tertinggi dan tidak akan mungkin lebih tinggi lagi, karena jabatan di atasnya adalah jabatan tertinggi di perusahaan yang hanya dimiliki oleh pemilik perusahaan.

Akhirnya dia memilih utnuk pindah ke divisi pemasaran dengan risiko gaji terjun bebas dan harus belajar lagi dari awal.

Ternyata pengalaman di bagian produksi yang sering mendapat komplain pelanggan banyak memberi manfaat bagi karirnya di bagian pemasaran. Kefasihannya memahami barang jualan yang dulu diproduksinya membuat dia mampu memberi penjelasan yang lengkap tentang produk yang dijualnya.

Karirnyapun kembali menanjak, meskipun akhirnya kembali "mentok", karena sudah tidak ada lagi peningkatan jabatan maupun peningkatan gaji.

Keputusan terakhir harus "resign" dan dua pilihanpun muncul.

Mendirikan perusahaan sendiri dengan tetap bekerja sama dengan perusahaan tempatnya dulu dibesarkan atau muncul dengan "bendera" sendiri, artinya siap bertarung di pasar melawan mantan induknya dulu.

Ternyata yang diambil adalah pilihan terakhir, bertarung bebas di pasar melawan mantan pimpinannya dulu.

Namun pada kenyataannya bukan pertempuran yang dialaminya tetapi pertemanan seperti laiknya mitra saja. Mereka saling melengkapi dan saling mendukung.

Sungguh ini adalah pertemuan perdana [bagiku] yang sangat banyak memberi inspirasi.

Rasanya kita yang baru saja berkenalan ini menjadi begitu dekat, seperti punya saudara baru yang begitu antusias mendukung kita. Bahagia itu jadi terasa dekat di hati ini.

Segala permasalahan yang muncul langsung ditanggapi dengan masukan yang jernih. mencerahkan dan tidak ada kesan menghakimi.

Terungkap pula bahwa Social Networking [SN] sangat perlu untuk menunjang bisnis kita.

Seperti "joke" menristek kalau cerita tentang social networking, sesungguhnya SN itu kalau diperas jadinya adalah "GAUL".

Mau makai Multiply, Fisbuk, Friendster, PLURK atau apapun tetap diperlukan "aroma" gaul di dalamnya. Tidak lucu kalau kita buka FB, tetapi kita sama sekali tidak gaul [abiz].

Apa gunanya punya blog kalau tidak pernah kita isi atau kita isi dengan asal-asalan saja?

Semua SN memang memerlukan "aroma" gaul, sehingga bisa bermanfaat bagi dirinya sendiri maupun bagi lingkungan networkingnya.

Saat kita membahas BakMi SeMar [nama ini sangat menjual kayaknya, bisa jadi bakmisemar.com], ide sepedaan minggu lalupun muncul. Begitu juga saat membahas bengkel motor yang ingin meningkatkan pemasarannya.

Berbagai ide memang muncul, salah satunya persis dengan yang diadakan oleh Cimart minggu lalu, bersepedaan dengan start dari rumah salah satu anggota dan finish di bisnis kuliner [atau bengkel] di salah satu anggota.

Bagaimana kalau di lingkungannya belum ada jaringan, siapa yang akan ikut sepedaan itu?

Jelas kita harus punya jaringan di sekitar kita, bisa jaringan RT/RW atau komunitas keluarga kita sendiri yang mungkin ada di sekitar kita.

Kegiatan juga tidak harus bersepeda, jalan kaki juga boleh, bahkan tidak kemana-manapun boleh. Sekedar kumpul-kumpul di lokasi yang akan kita tingkatkan pemasarannya sudah cukup, karena itu sudah memberi efek "ramai" di lokasi bisnis kita.

Ada juga ide "gokil" untuk menjual sabun dengan cara mixing

Semua ide "tumpleg bleg" di komunitas ini. Semua saling menguatkan dan langsung merasuk dalam hati masing-masing penerima ide.

Di sesi terakhir, aku bertugas sebagai presenter dengan topik, bagaimana caraku menulis blog. Ini memang kata lain dari tips ngeblog, karena kalau ambil judul "tips ngeblog", itu sudah bertebaran gak karu-karuan banyaknya di internet, jadi judulnya harus diubah sedikit.

Seperti biasa, aku tidak hanya berbagi ilmu ngeblog tapi berbagi ilmu jadi presenter dan sedikit cerita tentang perlunya memanfaatkan kedua otak kita [kanan dan kiri]. Jangan terlalu memaksa otak kiri saja untuk bekerja tetapi perlu juga otak kanan disuruh bekerja.

Joke yang bertebaran adalah betapa mahalnya harga otak orang Indonesia karena sampai matipun belum pernah digunakan !:-).

Tantangan di akhir presentasi adalah "kewajiban" semua peserta untuk menulis satu tulisan yang diposting di blognya sendiri dan di blog komunitas. Artinya, mereka harus mebuat blog mereka sendiri dan harus ada blog komunitas yang bisa dipakai sebagai tempat mereka untuk mengirim posting.

Salut buat pemrakarsa MMC 1 ini, semoga makin ke depan makin terlihat ujud nyata dari pertemuan MMC 1 ini.

Insya Allah
Amin.










Grup Google
Langgani Master Mind Cikarang 1
Email:

Kunjungi grup ini







height=26 width=132 alt="Grup Google">

Master Mind Cikarang 1
Kunjungi grup ini



'''''
'''
'

Kamis, Oktober 09, 2008

Gelombang CinTa


Saat mudik kemarin, aku heran dengan salah satu bawaan istriku. Lha kok pot tanaman kecil yang dulu dibeli di SumBaGSel ikut dimasukkan ke mobil.

Begitu berharganyakah tanaman itu, sehingga tak tega ditinggal seminggu ke Yogya?

Daun tanaman itu mirip kupu-kupu, bagus memang, tapi membawa tanaman dalam pot dan mengajaknya mudik, menurutku agak kurang kerjaan.

Ketika suatu hari jalan-jalan di LiPo MaLL, aku malah ketemu tidak hanya pot kecil, tapi pot ukuran jumbo, harganya 100 juta rupiah.

Wah, apa nggak terlalu mahal tuh?
Bentuknya gak ada yang aneh, ya cuma gitu-gitu saja [kayaknya]

Kalau nggak salah nama tanaman ini adalah Gelombang Cinta.
Siapa yang suka beli kayak gituan ya?

Aku hjelas tidak, belum ada pemahaman sedikitpun kesana.




Minggu, September 07, 2008

Jajan Buka Puasa [jababeka]





Di Yogya ada kampung yang kalau bulan puasa menjadi luar biasa ramainya, itulah kampung Kauman. Menjadi ramai karena banyaknya penjual makanan kecil [sekarang ada juga makanan beratnya] yang berjualan mulai dari Asar sampa menjelang Maghrib.

Di CIkarang, tidak jauh berbeda. Muncul penjual makanan kecil di depan deretan penjual makanan yang sudah biasa mangkal.

Akibatnya, menjelang maghrib, mulai jam 17.00 jalanan menjadi macet. Jalan ini memang sering macet kalau pas malam minggu, tetapi saat ini sepanjang hari [menjelnag maghrib] selalu macet.

Kalau pingin lewat, sebaiknya sebelum jam 17.00, Begitu juga kalau pingin beli makanannya tanpa berdesak-desakan, sebaiknya sebelum jam 17.00.

Enak enggak ya makanannya?

Buktikan saja sendiri. Lidah kita kan lain-lain. He..he..he...

Silahkan singgah kalau pas lewat.