Pagi-pagi aku sudah nongkrong di seputaran ruko Kalimas. Beberapa saat kemudian ada telepon masuk dari Simbah Darsono, admin milis Alumni Kagama Jabodetabek.
"Saya mau berangkat pak Eko, bapak dimana posisi?"
"Aku sudah di lokasi mbah, silahkan langsung meluncur"
Dalam hitungan menit mbah Darsono sudah sampai lokasi dan kitapun ngobrol sambil menunggu simbah yang satunya, yaitu mbah Mofied. Tak lama kemudian mbah Mofied Kostum bola datang dan kitapun langsung ke sekretariat untuk membahas masalah komunitas internet (KORNET) di TDA Bekasi.
Makin lama peserta diskusi kornet makin banyak yang datang dan akhirnya disepakati untuk mengadakan pertemuan setengah hari untuk meningkatkan gairah anggota TDA Bekasi yang suka memanfaatkan dunia maya untuk mencari penghasilan.
Selesai diskusi, akupun meluncur ke Cikarang menuju lokasi pelatihan mie ayam sehati di Warung empek-empek Wong Kito depan POM Bensin Cikarang, berduaan bersama Simbah Darsono. Mbah Mofied masih menunggu di sekretariat karena ada acara pertemuan ketua KMM seluruh Bekasi dan ada acara rapat persiapan Festival Wirausaha Bekasi 2011.
Pelatihan yang diadakan oleh pak Ipung (EO terbonafid di Cikarang) berlangsung meriah seperti biasanya. Pak Syamsu Irman, sang Master Mie Perto, memimpin pelatihan dengan penampilan yang optimal.Terlihat dari wajah-wajah cerah para peserta yang ikut acara itu.
Peserta kali ini ada yang dari Bogor, Tangerang dan ada juga yang dari Cilegon. Mereka terlihat antusias ketika aku cerita tentang pengalaman pelatihan-pelatihan terdahulu. Rupany asebagian besar dari mereka membayangkan suasana pelatihan akan kaku dan penuh ilmu teoritis, kenyataannya pelatihan penuh dengan canda tawa yang segar dan semua langsung dipraktekkan.
Pelatihan Mie sehati memang menjamin pesertanya untuk mahir, sehingga acara tanya jawab menjadi acara yang paling penting dan disinilah biasanya pak Syamsu tak pernah kekeringan ide untuk bercanda dalam keseriusannya.
"Silahkan hubungi saya kalau masih ada yang belum jelas atau langsung ikut milis mie sehati yang ada di blog mie sehati, insya Allah akan kita jawab dan pertanyaannya akan ikut membantu anggota milis yang punya masalah yang sama tapi belum sempat ditanyakan"
Selepas Dhuhur acara pelatihan mie sehati selesai dan aku kembali meluncur ke sekretariat TDA Bekasi untuk bergabung dengan panitia Festiwal Wirausaha Bekasi 2011.
Laporan panitia Festival Wirausaha Bekasi 2011 tak tulis di blog "Dari kaca Mata ku" dan hari ini akupun bisa tersenyum lega, karena semua kegiatan telah berlangsung dengan baik dan insya Allah barokah. Amin.
Salam sehati.
Tampilkan postingan dengan label bekasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bekasi. Tampilkan semua postingan
Senin, Mei 23, 2011
Minggu, April 11, 2010
Pak Dhe ngeBLOG (lagi)
Semua teman-teman TDA Bekasi langsung bersorak sorai begitu terlihat tampilan cover buku pak Dhe ngeBlog muncul di dua layar raksasa yang berada di background panggung dan di samping panggung.
Sang pembawa acarapun mulai berkicau tentang buku ini.
"Inilah potret anda, teman-teman anda dan potret siapa saja yang kadang tegar menghadapi hidup dan kehidupan ini, namun kadang begitu rapuh menerima cobaan yang datang"
Tepuk tangan mengikuti ucapan sang pembawa acara, siapa lagi yang bertepuk tangan kalau bukan aku sendiri.
Sang pembawa acarapun melanjutkan ucapannya.
"....dan inilah Komentar singkat khas Nukman Luthfie tentang buku ini TOP MARKOTOP!"
Kembali aku bertepuk tangan sendirian dan pembawa acara terus melanjutkan komentarnya tentang buku pak Dhe NgeBlog.
"... Amril Taufik Gobel [finalis blogger internasional, anggota TDA] memberi komentarnya..."
"Buku Pakde Eko ini tak sekedar menyajikan catatan tentang hikmah kehidupan namun juga menyiratkan sebuah upaya humanis memaknai setiap desir interaksi antar pribadi serta komunitas yang kerap bersentuhan langsung dengan eksistensi Pakde Eko.
Dituturkan dengan gaya bahasa yang lancar mengalir, sederhana, jernih dan jenaka.
Buku ini layak menjadi pilihan pilihan bacaan yang memikat bagi pencerahan hati dan usaha melapangkan jiwa dengan berbagi.
Selamat Pakde Eko"
Kali ini semua teman-teman TDA Bekasi sudah selesai menyantap makan siangnya, sehingga yang bertepuk tangan tidak hanya aku sendiri.
"Orangnya mana...orangnya mana?"
"Pak Dhe mana...pak De mana..?"
Dengan penuh percaya diri akupun berdiri dan berbalik dan menghadap ke arah penonton yang tumpleg bleg di belakang deretan kursi belakang. Itulah lantai kosong yang disulap sebagai tempat makan siang di acara #pestawirausaha 2010 dalam rangka milad IV Tangan Di Atas, sebuah komunitas wira usaha terbesar saat ini di Indonesia (versi majalah SWA).
Buku Pak Dhe ngeBlog ini memang fenomenal bagi beberapa temanku. Banyak kisah lucu dan menarik tentang buku ini. Bagaimana sebuah buku mau dijual sedangkan bukunya saja belum ada, bahkan judulnya saja belum ada.
Buku inipun belum juga sempat dilaunching malah sudah dijual di kampus ITB dalam rangka blogshop Kompasiana.
Hasil penjualan Buku ini juga pernah dipakai sebagai salah satu modal untuk berdirinya komunitas BeBlog dan pernah juga dipakai sebagai bonus bagi mereka yang menyumbangkan uang untuk membantu teman-teman yang terkena musibah gempa ataupun tanah longsor saat pertemuan reuni akbar Sipil UGM.
Saat ini buku pak Dhe ngeBlog ini hanya dijual di gerai Mie Ayam SEHATI. Ke depannya buku ini akan dicetak oleh penerbit besar yang peduli dengan pendidikan Indonesia dan bukan oleh penerbit yang melulu mencari keuntungan materiil. Tunggu saja penerbit mana yang paling baik tawarannya.
Bila tidak ada penerbit yang menarik hatiku, maka mungkin kita perlu mendirikan penerbit yang dikelola oleh TDA dan menerbitkan buku-buku bermutu bukan buku-buku yang membodohkan pembacanya.
Meski warga TDA wajib punya mimpi, tapi bukan buku mimpi yang kita terbitkan tapi buku tentang semangat kebersamaan menebar rahmahlah yang akan kita terbitkan.
Salam
Para Pendukung Pak Dhe NgeBLOG di Pesta Wira Usaha 2010. Inilah kelompok narsis dari TDA Bekasi.
+++
Tidak lupa bernarsis ria bersama istri tercinta, satu-satunya dan selamanya.
+++
Sang pembawa acarapun mulai berkicau tentang buku ini.
"Inilah potret anda, teman-teman anda dan potret siapa saja yang kadang tegar menghadapi hidup dan kehidupan ini, namun kadang begitu rapuh menerima cobaan yang datang"
Tepuk tangan mengikuti ucapan sang pembawa acara, siapa lagi yang bertepuk tangan kalau bukan aku sendiri.
Sang pembawa acarapun melanjutkan ucapannya.
"....dan inilah Komentar singkat khas Nukman Luthfie tentang buku ini TOP MARKOTOP!"
Kembali aku bertepuk tangan sendirian dan pembawa acara terus melanjutkan komentarnya tentang buku pak Dhe NgeBlog.
"... Amril Taufik Gobel [finalis blogger internasional, anggota TDA] memberi komentarnya..."
"Buku Pakde Eko ini tak sekedar menyajikan catatan tentang hikmah kehidupan namun juga menyiratkan sebuah upaya humanis memaknai setiap desir interaksi antar pribadi serta komunitas yang kerap bersentuhan langsung dengan eksistensi Pakde Eko.
Dituturkan dengan gaya bahasa yang lancar mengalir, sederhana, jernih dan jenaka.
Buku ini layak menjadi pilihan pilihan bacaan yang memikat bagi pencerahan hati dan usaha melapangkan jiwa dengan berbagi.
Selamat Pakde Eko"
Kali ini semua teman-teman TDA Bekasi sudah selesai menyantap makan siangnya, sehingga yang bertepuk tangan tidak hanya aku sendiri.
"Orangnya mana...orangnya mana?"
"Pak Dhe mana...pak De mana..?"
Dengan penuh percaya diri akupun berdiri dan berbalik dan menghadap ke arah penonton yang tumpleg bleg di belakang deretan kursi belakang. Itulah lantai kosong yang disulap sebagai tempat makan siang di acara #pestawirausaha 2010 dalam rangka milad IV Tangan Di Atas, sebuah komunitas wira usaha terbesar saat ini di Indonesia (versi majalah SWA).
Buku Pak Dhe ngeBlog ini memang fenomenal bagi beberapa temanku. Banyak kisah lucu dan menarik tentang buku ini. Bagaimana sebuah buku mau dijual sedangkan bukunya saja belum ada, bahkan judulnya saja belum ada.
Buku inipun belum juga sempat dilaunching malah sudah dijual di kampus ITB dalam rangka blogshop Kompasiana.
Hasil penjualan Buku ini juga pernah dipakai sebagai salah satu modal untuk berdirinya komunitas BeBlog dan pernah juga dipakai sebagai bonus bagi mereka yang menyumbangkan uang untuk membantu teman-teman yang terkena musibah gempa ataupun tanah longsor saat pertemuan reuni akbar Sipil UGM.
Saat ini buku pak Dhe ngeBlog ini hanya dijual di gerai Mie Ayam SEHATI. Ke depannya buku ini akan dicetak oleh penerbit besar yang peduli dengan pendidikan Indonesia dan bukan oleh penerbit yang melulu mencari keuntungan materiil. Tunggu saja penerbit mana yang paling baik tawarannya.
Bila tidak ada penerbit yang menarik hatiku, maka mungkin kita perlu mendirikan penerbit yang dikelola oleh TDA dan menerbitkan buku-buku bermutu bukan buku-buku yang membodohkan pembacanya.
Meski warga TDA wajib punya mimpi, tapi bukan buku mimpi yang kita terbitkan tapi buku tentang semangat kebersamaan menebar rahmahlah yang akan kita terbitkan.
Salam
Para Pendukung Pak Dhe NgeBLOG di Pesta Wira Usaha 2010. Inilah kelompok narsis dari TDA Bekasi.
+++
Tidak lupa bernarsis ria bersama istri tercinta, satu-satunya dan selamanya.
+++
Kamis, Maret 18, 2010
Kita Di Belakang Mas Amril
Tetanggaku yang juga seorang blogger telah masuk nominasi penilaian blog dalam lomba blog tingkat Internasional. Meskipun dia asli Makasar dan jadi penasehat para Blogger Makasar, tetapi dia adalah aktifis Blogger Bekasi dan tentu saja Blogegr Cikarang.
Siapa lagi kalau bukan Mas Amril TG. Mari kita dukung blog dia untuk memenangkan lomba ini. Hadiahnya apa? Hahahaha...hadiahnya biar untuk mas Amril deh. kita ikut bahagia saja melihat orang senang. SMS alias Senang Melihat [orang lain] Senang, bukan Senang Melihat [orang lain] Susah.
Dukung Mas Amril yang juga Anggota Tangan Di Atas Bekasi.
Dukung Bekasi Bersih Partisipasi [dari] Blogger Cikarang Bekasi
Bagi anggota BeBlog, ada himbauan khusus dari Admin. Inilah himbauannya.
Mohon dukungan sobat Blogger dan fesbuker untuk dapat memberikan suaranya pada Voting Online.
Klik http://www.facebook.com/l/ce56b;daengbattala.com/?p=845 untuk info selengkapnya.
Ini merupakan karya besar jika kita semua bisa menghantarkan Daeng Battala untuk menang dalam ajang bergengsi ini..
Jadi, jangan tunggu lagi.. Vote untuk Daeng Amril (http://www.facebook.com/l/ce56b;DaengBattala.com) di ajang The Bobs Internasional.. Klik http://www.facebook.com/l/ce56b;daengbattala.com/?p=845 untuk info lengkap…
Daeng Battala adalah Penasehat Komunitas Blogger Bekasi dan Komunitas Blog Fam serta Anging Mamiri. Beliau juga salah satu panitia yang berandil besar mensukseskan acara Amprokan Blogger dan memandu acara TalkShow bersama Pak Romi, Bang Budi Putra di Seminar Amprokan.
Jayalah blogger Indonesia.
Siapa lagi kalau bukan Mas Amril TG. Mari kita dukung blog dia untuk memenangkan lomba ini. Hadiahnya apa? Hahahaha...hadiahnya biar untuk mas Amril deh. kita ikut bahagia saja melihat orang senang. SMS alias Senang Melihat [orang lain] Senang, bukan Senang Melihat [orang lain] Susah.
Dukung Mas Amril yang juga Anggota Tangan Di Atas Bekasi.
Dukung Bekasi Bersih Partisipasi [dari] Blogger Cikarang Bekasi
Bagi anggota BeBlog, ada himbauan khusus dari Admin. Inilah himbauannya.
Mohon dukungan sobat Blogger dan fesbuker untuk dapat memberikan suaranya pada Voting Online.
Klik http://www.facebook.com/l/ce56b;daengbattala.com/?p=845 untuk info selengkapnya.
Ini merupakan karya besar jika kita semua bisa menghantarkan Daeng Battala untuk menang dalam ajang bergengsi ini..
Jadi, jangan tunggu lagi.. Vote untuk Daeng Amril (http://www.facebook.com/l/ce56b;DaengBattala.com) di ajang The Bobs Internasional.. Klik http://www.facebook.com/l/ce56b;daengbattala.com/?p=845 untuk info lengkap…
Daeng Battala adalah Penasehat Komunitas Blogger Bekasi dan Komunitas Blog Fam serta Anging Mamiri. Beliau juga salah satu panitia yang berandil besar mensukseskan acara Amprokan Blogger dan memandu acara TalkShow bersama Pak Romi, Bang Budi Putra di Seminar Amprokan.
Jayalah blogger Indonesia.
Kamis, Maret 11, 2010
Artikelku masuk Headline Kompasiana [lagi]
Jumat malam, 5 Maret 2010, para peserta Amprokan Blogger 2010 [AB2010] sudah mulai berdatangan, baik yang dari Pontianak, Balikpapan, Riau dsb. Dinihari juga sudah bertambah dengan rombongan dari Solo. Bukannya istirahat, mereka malahan jagongan, ditemani kopi [self service] dan hotspot Telkom yang lumayan kenceng.
Paginya para peserta AB 2010 sudah harus beranjangsana keliling kota Bekasi. Mulai dari tempat nginap di Asrama Haji, Tugu Patriot, UKM Boneka, TPA Bantar Gebang,Kota Hijau Jababeka, Live Blogging Contest [LBC] di Pendopo Walikota dan akhirnya ramah tamah dengan Walikota.
Puncak acara ini adalah Wawancara Tengah Malam, mengetengahkan Srikandi Blogger, Risa Amrikasari [yang cerdas] dan Jane Shalimar [yang ayu banget].
Tulisan tentang Midnight Talk Show di Bekasi ini kuposting di Blog Baruku dan juga di Kompasiana, eh ternyata masuk Headline Kompasiana.
Alhamdulillah.
Sudah lama sih pingin jadi eMCe di acara para blogger, baru sekarang keturutan. Soalnya sering melihat acara para blogger sering kurang greget karena eMCenya kurang mengenal dunia blog atau eMCenya asal berwajah bening saja.
Ini adalah rangkaian acara kopdar nasional yang berbeda dengan acara Pesta Blogger. Banyak sekali bedanya, silahkan baca di artikelku yang lain dengan judul "Rumah Walikota Bekasi sudah menjadi Rumah Rakyat Indonesia".
Beberapa hari lagi akan ada kopdar Politikana di Yogya, pasti seru juga acara ini, meskipun yang hadir tidak akan sebanyak AB 2010.
Kalau di AB2010 ada joget-joget panitia, ada gak ya joget-joget di Politikana. Kalau ada joget-joget model gini pasti seru deh,
Yang jelas, pasti gak ketemu sama mbak Jane Shalimar di Yogya. Kecuali kalau ada yang terketuk pintu hatinya dan mengusahakan dengan berbagai cara untuk mendatangkan mbak Jane Shalimar di Kopdar Politikana di Yogya.
Salam Sakses Dunia Akhirat...!:-)
Paginya para peserta AB 2010 sudah harus beranjangsana keliling kota Bekasi. Mulai dari tempat nginap di Asrama Haji, Tugu Patriot, UKM Boneka, TPA Bantar Gebang,Kota Hijau Jababeka, Live Blogging Contest [LBC] di Pendopo Walikota dan akhirnya ramah tamah dengan Walikota.
Puncak acara ini adalah Wawancara Tengah Malam, mengetengahkan Srikandi Blogger, Risa Amrikasari [yang cerdas] dan Jane Shalimar [yang ayu banget].
Tulisan tentang Midnight Talk Show di Bekasi ini kuposting di Blog Baruku dan juga di Kompasiana, eh ternyata masuk Headline Kompasiana.
Alhamdulillah.
Sudah lama sih pingin jadi eMCe di acara para blogger, baru sekarang keturutan. Soalnya sering melihat acara para blogger sering kurang greget karena eMCenya kurang mengenal dunia blog atau eMCenya asal berwajah bening saja.
Ini adalah rangkaian acara kopdar nasional yang berbeda dengan acara Pesta Blogger. Banyak sekali bedanya, silahkan baca di artikelku yang lain dengan judul "Rumah Walikota Bekasi sudah menjadi Rumah Rakyat Indonesia".
Beberapa hari lagi akan ada kopdar Politikana di Yogya, pasti seru juga acara ini, meskipun yang hadir tidak akan sebanyak AB 2010.
Kalau di AB2010 ada joget-joget panitia, ada gak ya joget-joget di Politikana. Kalau ada joget-joget model gini pasti seru deh,
Yang jelas, pasti gak ketemu sama mbak Jane Shalimar di Yogya. Kecuali kalau ada yang terketuk pintu hatinya dan mengusahakan dengan berbagai cara untuk mendatangkan mbak Jane Shalimar di Kopdar Politikana di Yogya.
Salam Sakses Dunia Akhirat...!:-)
Jumat, Desember 04, 2009
Khatib Jumatan di JCC
"Saya pulang dulu pak Eko", kata pak Kiming padaku.
"Lho baru jam berapa nih pak?"
"Lebih afdol Jumatan di masjid pak Eko"
"Ooo...iya ya", aku juga belum tahu sholat Jumatan dimana. Biasanya sih Jumatan di JCC memakai ruang Kasuari.
Saat khatib mulai khutbahnya, aku masih setengah melamun antara ingin sholat Jumat di Masjid atau tetap di ruang Kasuari saja. Sampai akhirnya khotbah itu menyinggung masalah dua hal yang selalu disepelekan oleh semua manusia di muka bumi ini.
Dua hal yang disepelekan oleh manusia adalah masalah KESEHATAN dan WAKTU.
Hampir semua orang suka lupa diri ketika sehat demikian juga sering lupa diri ketika waktu begitu banyak tersedia di depannya.
Kesehatan baru terasa mahal ketika kita sedang sakit. Semua yang ada di sekeliling kita tiba-tiba berubah menjadi sangat berbeda. Makanan kesukaan bisa menjadi makanan yang paling tidak bisa dimakan.
Lagu yang biasanya enak didengar bisa menjadi lagu yang paling dibenci dan bahkan kadang jadi paling tidak mau mendengar suara apapun saat sakit.
"Demi masa, sesungguhnya manusia itu berada dalam kerugian..."
Begitulah manusia itu, sering membuang waktu dengan percuma. Banyak hal yang bisa dikerjakan saat waktu luang tiba-tiba menjadi tidak bisa dikerjakan lagi karena sempitnya waktu.
Khatib ini dengan pelan-pelan menyampaikan khotbah singkatnya, sehingga terlihat tidak banyak jamaah yang berada di sekitarku yang terlihat mengantuk. Ada sih satu dua yang terlihat khusyu' banget sampai kepalanya hampir menyentuh lantai, tapi tidak banyak yang seperti itu.
Di akhir khotbahnya, Khatib menyinggung soal istilah Yatim dan Piatu. Yang sering didengar adalah Yatim itu bila kehilangan Ayah dan Piatu bila kehilangan ibu. Menurut khatib, Yatim adalah kehilangan bapak maupun ibu sedang piatu berarti kehilangan kaum kerabat.
Benarkah begitu? Hanya ahli bahasa yang tahu.
Selesai sholat Jumat akupun mengucapkan syukur. Sungguh sholat Jumat yang enak dan indah. Tempatnya dekat dan isi khotbahnya sangat padat berisi.
Tidak sia-sia Pameran Konstruksi Indonesia ini bekerja sama dengan pengurus JCC mengadakan acara Jumatan di Ruang Kasuari.
Terima kasih.
+++
Artikel [tidak] terkait
Bekasi Peduli Aids
Rabu, Desember 02, 2009
Nyupir di Hari Aids
Seperti biasa, kalau ditinggal istri, maka semua urusan rumah tangga jadi terlihat "gothang", terlihat ada proses yang hilang. Yang jelas ada satu kehangatan yang hilang di rumah ini. Yang muncul kemudian adalah beberapa masalah.
Pertama tentu masalah makan dan minum beserta pernak-perniknya. Meja makan jadi terlihat semrawut.
Nah yang kedua, pasti tempat cuci piring dan perkakas dapur lainnya jadi terlihat penuh sesak.
Untung di rumah ada Lilo. yang hari ini senang sekali karena majalah NG for Kids-nya sudah datang.
Berkat Lilo, maka akhirnya semua jadi bersih kembali.
Di Hari Aids ini kita ucapkan salut buat Bekasi Peduli Aids dan berdua dengan LiLo kita menikmati hari Aids ini dengan Nyupir [nyuci piring].
Pertama tentu masalah makan dan minum beserta pernak-perniknya. Meja makan jadi terlihat semrawut.
Nah yang kedua, pasti tempat cuci piring dan perkakas dapur lainnya jadi terlihat penuh sesak.
Untung di rumah ada Lilo. yang hari ini senang sekali karena majalah NG for Kids-nya sudah datang.
Di Hari Aids ini kita ucapkan salut buat Bekasi Peduli Aids dan berdua dengan LiLo kita menikmati hari Aids ini dengan Nyupir [nyuci piring].
Senin, November 30, 2009
Ramaikan Kontes Bekasi Peduli Aids
Teman-teman BeBlog saat ini begitu antusias untuk mengadakan acara kontes Bekasi Peduli Aids Akupun tergerak untuk ikut mendukung acara ini.
Ini mungkin adalah sebuah kesadaran yang terlambat, tetapi bukankah lebih baik terlambat daripada tidak. Akan lebih baik kalau di dunia ini tidak ada yang kena AIDS dan itu bisa terlaksana kalau kita semua tanpa kecuali ikut peduli akan AIDS.
Mari kita ucapkan "Selamat Menikmati Dunia Tanpa Aids"
"Hentikan Penyebaran AIDS di Wilayah Bekasi dan Blogger siap menjadi DUTA AIDS"
Salam sukses buat Blogegr Bekasi !
Ini mungkin adalah sebuah kesadaran yang terlambat, tetapi bukankah lebih baik terlambat daripada tidak. Akan lebih baik kalau di dunia ini tidak ada yang kena AIDS dan itu bisa terlaksana kalau kita semua tanpa kecuali ikut peduli akan AIDS.
Mari kita ucapkan "Selamat Menikmati Dunia Tanpa Aids"
"Hentikan Penyebaran AIDS di Wilayah Bekasi dan Blogger siap menjadi DUTA AIDS"
Salam sukses buat Blogegr Bekasi !
Selasa, Agustus 18, 2009
Pre Launching Bloggerbekasi [BB]
Pre launching Blogger Bekasi akhirnya diadakan di Bekasi Cyber Park. Sebuah tempat yang meski agak bising tapi lumayan bersih dan makanannya juga mantap.
Acara intinya sebenarnya adalah menyusun draft final terakhir lay out wajah blogger bekasi, tapi yang terjadi adalah pertemuan keluarga besar kompasiana cabang Bekasi. Sebagian besar peserta memang mengajak buntutnya masing-masing. Sungguh ini persis dengan kejadian pagi tadi saat ada demo masak mie di Sami Kuring yang kemudian juga berubah menjadi rekreasi keluarga besar TDA Bekasi.
Akhirnya ditetapkan hari lahir blogger bekasi adalah tanggal 17 Agustus 2009 ini. Layout draft final terakhir blogger bekasi ini akhirnya disepakati di akhir acara, berkejaran waktunya dengan saat tutupnya BCP [Bekasi Cyber Park].
Dukungan kompas melalui kompasiana membuat para pengurus blogger bekasi sangat yakin akan perkembangan blog ini. Dengan memanfaatkan fasilitas agregator, maka materi blog dijamin tidak akan mengalami kekeringan. Blogger tetap dan blogger tamu juga diyakini akan banyak mengisi halaman blogger bekasi ini.
Nama pak Amril, pak Wijaya apalagi kang Pepih, tentu sudah bukan nama yang asing di dunia blogger Indonesia [apalagi namaku, hehehe.... mode narsis : ON]. Semua ini tentu berkat jaringan yang sangat luas dari masing-masing pengurus blog ini dan adanya dukungan penuh dari Kompasiana.
Selanjutnya?
Mari kita tunggu kiprahnya.
+++

...
.
Acara intinya sebenarnya adalah menyusun draft final terakhir lay out wajah blogger bekasi, tapi yang terjadi adalah pertemuan keluarga besar kompasiana cabang Bekasi. Sebagian besar peserta memang mengajak buntutnya masing-masing. Sungguh ini persis dengan kejadian pagi tadi saat ada demo masak mie di Sami Kuring yang kemudian juga berubah menjadi rekreasi keluarga besar TDA Bekasi.
Akhirnya ditetapkan hari lahir blogger bekasi adalah tanggal 17 Agustus 2009 ini. Layout draft final terakhir blogger bekasi ini akhirnya disepakati di akhir acara, berkejaran waktunya dengan saat tutupnya BCP [Bekasi Cyber Park].
Dukungan kompas melalui kompasiana membuat para pengurus blogger bekasi sangat yakin akan perkembangan blog ini. Dengan memanfaatkan fasilitas agregator, maka materi blog dijamin tidak akan mengalami kekeringan. Blogger tetap dan blogger tamu juga diyakini akan banyak mengisi halaman blogger bekasi ini.
Nama pak Amril, pak Wijaya apalagi kang Pepih, tentu sudah bukan nama yang asing di dunia blogger Indonesia [apalagi namaku, hehehe.... mode narsis : ON]. Semua ini tentu berkat jaringan yang sangat luas dari masing-masing pengurus blog ini dan adanya dukungan penuh dari Kompasiana.
Selanjutnya?
Mari kita tunggu kiprahnya.
+++
Lokasi pertemuan
narsis mode : ON
Pak Ketua dan Bu Ketua
...
.
Senin, Agustus 17, 2009
Demo Mie jadi ajang rekreasi keluarga TDA Bekasi
Acara demo membuat mie PERTO, akhirnya berubah menjadi rekreasi keluarga. Bagaimana tidak, hampir semua peserta membawa buntut masing-masing. Ada yang lengkap sampai ke anak dan istri ada juga yang hanya membawa anak atau istri doank.

Suasana tentu saja jadi penuh guyub dan rukun. Kuperhatikan satu demi satu mereka yang datang terlambat. Mereka dengan perlahan-lahan mendekati arena demo dan mulai menikmati pentas tunggal pak Syam Perto.
Hampir tidak ada yang menggubris kedatangan para peserta yang terlambat, karena mereka sudah terbius oleh kedigdayaan sang suhu Syam Perto.

Mereka yang terlambat itu akhirnya mulai ikut tersenyum-senyum mendengarkan uraian yang selalu dibumbui oleh kekocakan sang suhu dan akhirnya merekapun ikut bersuara menimpali ucapan sang suhu.

Acara yang tadinya digagas oleh kelompok mastermind Cikarang 2 ini akhirnya memang menjadi arena untuk umum, artinya untuk semua warga TDA Bekasi. Bahkan ada juga warga di luar Bekasi yang ndaftar tetapi pada jamnya banyak yang tidak bisa datang.
Namun meskipun banyak yang tidak datang, tetapi ternyata yang datang malah lebih banyak dari yang tidak mendaftar. 20 bungkus bumbu dan daftar material+peralatan sudah ludes disimpan para peserta yang datang duluan, padahal peserta masih terus berdatangan.
Akhirnya dari daftar absen kulihat hanya 22 orang yang terdaftar dan mendaftar, selebihnya ada yang datang untuk belajar membuat mie tanpa peduli masalah daftar mendaftar. Salut buat MMC2 deh...!:-) Ini semua pasti gara-gara acara TDA Bekasi 2 Agustus 2009 yang mempertemukan orang gila beneran dengan orang yang beneran gila.
Pemikiran jangka panjangnya adalah bagaimana acara semacam ini diadakan secara rutin dan dengan peralatan yang sudah "ready" alias peralatan bersama.
Saat ini peralatan masih diadakan oleh beberapa orang, termasuk pak Syam meninggalkan beberapa peralatannya, agar kalau ada acara lagi dia tidak perlu membawa lagi dari rumah.
Ini sentilan atau ajakan tersembunyi dari pak Syam atau bukan aku tidak tahu, tetapi sebaiknya kita sikapi dengan mulai berpikir untuk pelatihan yang akan datang mungkin ada sekedar infaq untuk membeli peralatan baru yang bisa dipakai bersama.
Saat dialksanakan di rumah pak Ketua MMC2, pak Iman, maka semua peralatan dan bahan diadakan sendiri oleh pak Iman, sehingga yang datang benar-benar dipuaskan. Datang, duduk, dapat ilmu dan dapat kenyang [banget].
Menjelang siang aku pergi keluar sebentar karena anakku harus segera pulang ke Yogya dan ketika aku balik lagi ternyata peserta pelatihan sudah nambah lagi.
Tentu suasana menjadi makin ramai karena biang ribut sudah muncul. Siapa lagi kalau bukan pak Ato. Lelaki atau pria kecil yang selalu aktif bergerak tanpa bisa berhenti bergerak, sehingga paling susah dipotret.
Suasana pelatihanpun berubah menjadi suasana keakraban antar warga TDA BEkasi. Ada Poksa, MMB dan juga tuan rumah MMC. Belum lagi yang tidak kukenal dan langsung akrab saja [Sok Kenal Sok Dekat].

Pulang-pulang aku membawa banyak bingkisan dari kawan-kawan yang baru saja kukenal. Ada tetangga di kompleks Montana [aku di Puspita VII dan dia Puspita VIII], adajuga tetangga di Yogya [bersebelahan kampung].
Begitulah nafas TDA, saling memberi dan saling menerima sebagai suatu keluarga besar yang penuh rahmah.
Insya Allah. Amin.
++
Apa yang menarik dari bisnis waralaba Mie Perto ini?
Syarat yang sangat mudah, yaitu :
1. Beli bumbu pada pak Syam [5 ribu untuk 18 bungkus]
2. Bayar zakat 2,5% untuk disalurkan ke mereka yang membutuhkan [bukan ke pak Syam]
3. Ikuti dua syarat di atas dengan baik
4. Makin banyak berderma makin banyak rejekinya.
5. Tambahi sendiri kalau kurang, kalau dianggap cukup ya sudah, titik !
+++

.
...
.
Suasana tentu saja jadi penuh guyub dan rukun. Kuperhatikan satu demi satu mereka yang datang terlambat. Mereka dengan perlahan-lahan mendekati arena demo dan mulai menikmati pentas tunggal pak Syam Perto.
Hampir tidak ada yang menggubris kedatangan para peserta yang terlambat, karena mereka sudah terbius oleh kedigdayaan sang suhu Syam Perto.
Mereka yang terlambat itu akhirnya mulai ikut tersenyum-senyum mendengarkan uraian yang selalu dibumbui oleh kekocakan sang suhu dan akhirnya merekapun ikut bersuara menimpali ucapan sang suhu.
Acara yang tadinya digagas oleh kelompok mastermind Cikarang 2 ini akhirnya memang menjadi arena untuk umum, artinya untuk semua warga TDA Bekasi. Bahkan ada juga warga di luar Bekasi yang ndaftar tetapi pada jamnya banyak yang tidak bisa datang.
Namun meskipun banyak yang tidak datang, tetapi ternyata yang datang malah lebih banyak dari yang tidak mendaftar. 20 bungkus bumbu dan daftar material+peralatan sudah ludes disimpan para peserta yang datang duluan, padahal peserta masih terus berdatangan.
Akhirnya dari daftar absen kulihat hanya 22 orang yang terdaftar dan mendaftar, selebihnya ada yang datang untuk belajar membuat mie tanpa peduli masalah daftar mendaftar. Salut buat MMC2 deh...!:-) Ini semua pasti gara-gara acara TDA Bekasi 2 Agustus 2009 yang mempertemukan orang gila beneran dengan orang yang beneran gila.
Pemikiran jangka panjangnya adalah bagaimana acara semacam ini diadakan secara rutin dan dengan peralatan yang sudah "ready" alias peralatan bersama.
Saat ini peralatan masih diadakan oleh beberapa orang, termasuk pak Syam meninggalkan beberapa peralatannya, agar kalau ada acara lagi dia tidak perlu membawa lagi dari rumah.
Ini sentilan atau ajakan tersembunyi dari pak Syam atau bukan aku tidak tahu, tetapi sebaiknya kita sikapi dengan mulai berpikir untuk pelatihan yang akan datang mungkin ada sekedar infaq untuk membeli peralatan baru yang bisa dipakai bersama.
Saat dialksanakan di rumah pak Ketua MMC2, pak Iman, maka semua peralatan dan bahan diadakan sendiri oleh pak Iman, sehingga yang datang benar-benar dipuaskan. Datang, duduk, dapat ilmu dan dapat kenyang [banget].
Menjelang siang aku pergi keluar sebentar karena anakku harus segera pulang ke Yogya dan ketika aku balik lagi ternyata peserta pelatihan sudah nambah lagi.
Tentu suasana menjadi makin ramai karena biang ribut sudah muncul. Siapa lagi kalau bukan pak Ato. Lelaki atau pria kecil yang selalu aktif bergerak tanpa bisa berhenti bergerak, sehingga paling susah dipotret.
Suasana pelatihanpun berubah menjadi suasana keakraban antar warga TDA BEkasi. Ada Poksa, MMB dan juga tuan rumah MMC. Belum lagi yang tidak kukenal dan langsung akrab saja [Sok Kenal Sok Dekat].
Pulang-pulang aku membawa banyak bingkisan dari kawan-kawan yang baru saja kukenal. Ada tetangga di kompleks Montana [aku di Puspita VII dan dia Puspita VIII], adajuga tetangga di Yogya [bersebelahan kampung].
Begitulah nafas TDA, saling memberi dan saling menerima sebagai suatu keluarga besar yang penuh rahmah.
Insya Allah. Amin.
++
Apa yang menarik dari bisnis waralaba Mie Perto ini?
Syarat yang sangat mudah, yaitu :
1. Beli bumbu pada pak Syam [5 ribu untuk 18 bungkus]
2. Bayar zakat 2,5% untuk disalurkan ke mereka yang membutuhkan [bukan ke pak Syam]
3. Ikuti dua syarat di atas dengan baik
4. Makin banyak berderma makin banyak rejekinya.
5. Tambahi sendiri kalau kurang, kalau dianggap cukup ya sudah, titik !
+++
kalau dijumlah sekitar 30 orang lebih yang hadir di acara ini
....
...
.
Langganan:
Postingan (Atom)





