Penulis Tamu
Kadang kita diundang oleh seorang pemilik blog untuk menjadi penulis tamu di blognya. Sesibuk-sibuknya kita mengurusi blog kita, maka ajakan ini adalah seperti kesempatan emas yang mungkin tidak datang lagi.
Setiap blogger pasti sudah mempunyai segment pembaca tersendiri, sehingga ketika dia menulis di blog orang lain, sebagai penulis tamu, maka segmentnya tiba-tiba menjadi bertambah luas.
Akan muncul pembaca-pembaca baru di blognya, meskipun segment pembaca blog yang mengundangnya mirip dengan segment pembaca blognya. Apalagi kalau segment pembaca blognya sangat berbeda dengan segment pembaca blog yang mengundangnya sebagai penulis tamu.
Manfaatkanlah kesempatan ini dengan melakukan hal-hal sebagai berikut :
1. Baca baik-baik blog tempat anda diundang sebagai penulis tamu. Dengan demikian anda sudah punya gambaran segment pembacanya. Berdasar hal ini anda mulai dapat mengira-ira tulisan model apa yang ingin anda buat.
2. Buat tulisan yang berkaitan dengan beberapa topik yang sudah ada.Tulisan yang sesuai dengan topik harus mempunyai kekuatan berbeda dari topik yang sudah ada, sehingga tulisan anda akan "terlihat" oleh pembaca sebagai tulsian yang "berbeda" meskipun punya topik yang mirip.
3. Bisa juga justru membuat tulisan yang lain sama sekali dengan topik yang sudah ada.Disini anda harus menunjukkan karakter yang kuat dari tulisan anda, sehingga pembaca tertarik untuk melihat blog anda yang utuh bukan blog dimana anda berperan sebagai penulis tamu.
4. Jawab semua komentar yang masuk. Bila ada waktu akan lebih baik kalau menyempatkan diri berkunjung ke pemberi komentar tulisan anda [blogwalking]
5. Buat link ke blog kita dalam tulisan itu, tetapi dalam porsi yang tidak terlalu menyolok. Yang wajar-wajar saja.
Penulis tamu ini akan bermanfaat buat kedua belah pihak, baik yang mengundang maupun yang diundang. Jadi marilah kita undang teman kita untuk menjadi penulis tamu di blog kita dan manfaatkan undangan sebagai penulis tamu di blog teman kita.
Selamat bertamu.
Artikel terkait.
Caraku menulis Blog [1] : Menulis dan teruslah menulis
Caraku menulis Blog [2] : Saat Kehabisan Ide
Blog Anak Klas 3 SD
Tips belajar ngeblog
Dandani Blogmu Sebelum Datang Tamumu
'''
'
Tampilkan postingan dengan label belajar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label belajar. Tampilkan semua postingan
Rabu, Juni 03, 2009
Minggu, Mei 24, 2009
Materi MM Cikarang
Alhamdulillah, akhirnya materi presentasi Master Mind Cikarang selesai juga di pagi ini.
Langsung tak upload ke http://www.4shared.com/
MM Cikarang.ppt
Ada juga di SlideShare
Bagi yang ingin mbaca dan ngasih komentar sangat dipersilahkan.
Sampai ketemu di pertemuan MM Cikarang. 24 Mei 2009 di Cikarang
Udangan pak Arry Kur tak copas saja disini ya.
================ =========================
Dear All,
Kepada anggota MM Cikarang 1 yang sudah terbentuk di rumah Pak Ato Sunarto pada tanggal 9 Mei 2009, jangan lupa berkumpul besok minggu tanggal 24 Mei 2009 jam 7.30 Pagi.
Rencananya awal di rumah Pak Mualif di jalan Puspita 6 no 1 Cikarang Baru, realisasinya pindah di PT Alfafikriindo (Perusahaan milik Pak Mualif) di jalan Cilemah Abang Raya Cikarang Baru (Tidak jauh dari Jimmy Manopo Music School atau SDIT Cordova).
Silakan lihat Lampiran untuk peta Lokasi. Acara ini akan ada presentasi dari Bapak Eko Eshape mengenai "Bagaimana membuat Blog".
Berikut nama-nama yang masuk ke saya untuk MM CK1 :
1. Bpk Mualib W. (Mekar Indah)
2. Bpk. Gun Gunawan (Graha Asri)
3. Bpk. Sangadi Budi (Graha Asri)
4. Ibu Wiwin (Mekar Indah)
5. Bpk. Handoko
6. Bpk. Agus Cahya Samsu (Krawang)
7. Bpk. Chairunnas (Graha Asri)
8. Bpk Ruwiyono Hadi (Jaguar)
9. Bpk. Wisnu Dewosubroto S. (Jakarta)
10. Bpk. Eko Eshape (Montana)
11. Bpk. Arry Kurnia (saya sendiri di Mekar Indah)
12. Ibu. Annas M. Yusuf (Deltamas)
CMIIW
Bilamana perlu konfirmasi silakan hubungi saya di 08128138855 atau 26355293
Salam,
Arry

=================
'''''
'''
'
Langsung tak upload ke http://www.4shared.com/
MM Cikarang.ppt
Ada juga di SlideShare
Bagi yang ingin mbaca dan ngasih komentar sangat dipersilahkan.
Sampai ketemu di pertemuan MM Cikarang. 24 Mei 2009 di Cikarang
Udangan pak Arry Kur tak copas saja disini ya.
================ =========================
Dear All,
Kepada anggota MM Cikarang 1 yang sudah terbentuk di rumah Pak Ato Sunarto pada tanggal 9 Mei 2009, jangan lupa berkumpul besok minggu tanggal 24 Mei 2009 jam 7.30 Pagi.
Rencananya awal di rumah Pak Mualif di jalan Puspita 6 no 1 Cikarang Baru, realisasinya pindah di PT Alfafikriindo (Perusahaan milik Pak Mualif) di jalan Cilemah Abang Raya Cikarang Baru (Tidak jauh dari Jimmy Manopo Music School atau SDIT Cordova).
Silakan lihat Lampiran untuk peta Lokasi. Acara ini akan ada presentasi dari Bapak Eko Eshape mengenai "Bagaimana membuat Blog".
Berikut nama-nama yang masuk ke saya untuk MM CK1 :
1. Bpk Mualib W. (Mekar Indah)
2. Bpk. Gun Gunawan (Graha Asri)
3. Bpk. Sangadi Budi (Graha Asri)
4. Ibu Wiwin (Mekar Indah)
5. Bpk. Handoko
6. Bpk. Agus Cahya Samsu (Krawang)
7. Bpk. Chairunnas (Graha Asri)
8. Bpk Ruwiyono Hadi (Jaguar)
9. Bpk. Wisnu Dewosubroto S. (Jakarta)
10. Bpk. Eko Eshape (Montana)
11. Bpk. Arry Kurnia (saya sendiri di Mekar Indah)
12. Ibu. Annas M. Yusuf (Deltamas)
CMIIW
Bilamana perlu konfirmasi silakan hubungi saya di 08128138855 atau 26355293
Salam,
Arry

=================
'''''
'''
'
Sabtu, Mei 23, 2009
Siapkan BLOG sebelum didatangi TAMU
Aku pernah menulis tentang perlunya keseimbanagn dari bagian pemasaran dengan bagian preoduksi. Ketidak seimbangan yang terlalu besar akan membuat runtuhnya kinerja ataupun hilangnya kepercayaan pelanggan.
Ini mirip dengan kondisi para blogger pemula yang biasanya ingin segera terkenal, padahal kesiapan sebagai blogger mapan belum dipunyainya.
Baru saja menulis sepuluh postingan, sang blogger sudah langsung ingin menjadi blogger yang paling top. Sedangkan para blogger yang dianggap top, mendapatkan posisinya seperti saat ini, perlu waktu dan pengorbanan yang tidak sedikit.
Saat pesta Blogger 2008, Iwan P, blogger senior yang saat ini sedang sibuk mengorbankan waktunya untuk terlibat dalam kasus "pembunuhan" David di Singapura, dengan berapi-api bercerita tentang perkembangan dunia blogger yang begitu dahsyat tetapi tidak diikuti dengan kualitas isi dari blog itu.
Saat para pembaca masuk ke blog para blogger pemula itu, maka ada kekecewaan akan isi blog yang masih acak-acakan dan akibatnya para pembaca hanya sekali saja masuk ke blog itu dan tidak akan pernah datang lagi.
Disini artinya bagian produksi blog tidak siap dikunjungi oleh pembaca blog, sehingga para pengunjung tidak terpuaskan oleh apa yang disampaikan sang blogger.
Apa jadinya kalau pemilik blog tetap gegap gempita mempromosikan blognya?
Para pengunjung blognya akan makin banyak berdatangan dan artinya yang kecewa terhadap blognya juga makin meningkat. Alih-alih mendapat kenaikan peringkat, jangan-jangan promosi negatif akan dimunculkan oleh para pembaca blognya.
Gagallah semua usaha kita untuk mendatangkan manfaat dari para pembaca blog kita.
Saat hari ultah Menristek yang diisi dengan peluncuran demo WiMax [4G] di Puspitek, tanggal 2 Mei 2009, dedengkot blog Indonesia, Ndoro Kakung menyampaikan hal yang kurang lebih sama.
Para blogger sebaiknya memperhatikan "content" dulu sebelum melangkah lebih jauh. Bahkan secara ekstrem, dikatakan kalau para blogger menulis sesuatu hal yang ditekuninya dengan baik dan memberi manfaat terhadap pembacanya, maka tanpa iklanpun para pembaca blognya akan berdatangan.
Kalau para pembaca blog itu kebetulan adalah blogger juga [biasanya begitu], maka bukan tidak mungkin postingan kita akan dijadikan sebagai nara sumber postingan mereka dan kitapun mendapat link gratis dari blog mereka.
Itulah ilmu ngeblog yang umum. Seperti di sepak bola, yang sering disebut "bola itu bundar", sebagai alasan kalau tim unggulan kalah dari tim underdog, maka ada juga anomali di dunia internet ini.
Di dunia maya ini memang yang masuk akal kadang pada kenyataanya tidak seperti yang terpikirkan. Sebagai contoh, tahun 2006 Google berani membeli situs You Tube seharga USD 1,65 milyard [sekitar 17,3 triliyun rupiah], tapi apa yang didapatnya?
Majalah FORBES memperkirakan U-TuBe hanya akan meraih pendapatan sebesar USD 200 juta [2,1 triliyun rupiah] dan Credit Suisse meramalkan kerugian U-Tube berkisar pada angka USD 470 juta [4,9 triliyun rupiah].
Siapa sih yang tidak mengenal U-Tube di internet. Apa yang kurang darinya?
Setiap hari sekitar 100 juta video ditonton atau diunduh di situs U-Tube, tapi ternyata kenyataan yang begitu hebat ini tidak diikuti dengan pendapatan yang menjanjikan, bahkan kerugian yang didapat [Koran Tempo, 23 Mei 2009, Mimpi Kelam You Tube, halaman beranda B2]
Saat ini Twitter yang mengantongi 17 juta anggota, dengan popularitas yang mengungguli kepopuleran situs New York Times ataupun Wall Street Journal, apakah akan bernasib serupa denganU-Tube?
Situs yang hanya menampilkan 140 karakter ini pernah digandrungi oleh Musisi John Mayer, Asthon Kutcher, Oprah WInfrey bahkan Barack Obama, tapi nasibnya juga masih belum jelas. Sebagian anggotanya malah sudah beralih atau punya account di PLURK, suatu mainan micro blogging baru yang punya lahan yang sama dengan Twitter.
Akankah Twitter mampu menjadi mesin uang atau akan bernasib sama dengan U-Tube? Waktu yang akan menunjukkan pada kita, apa yang akan terjadi pada raksasa-raksasa yang digandrungi peselancar dunia maya itu.
Lalu pelajaran apa yang dapat diambil dari semua cerita ini?
Kembali ke pendapat Mas Iwan atau Ndoro Kakung, sebaiknya para blogger [termasuk aku tentunya] jangan pernah bosan untuk belajar dan selalu berusaha meningkatkan diri guna menghasilkan tulisan yang lebih bermutu lebih bermanfaat dan lebih ber"jiwa".
Gantungkan cita-cita sebgai blogger top tapi tetaplah menginjakkan kaki di bumi dan menulislah dengan gaya bahasamu sendiri, pada saatnya bila telah sampai waktunya, maka siapkan segala senjata untuk mengundang orang menjadi pembaca blog kita.
Selamat NgeBLOG.....!:-)
Artikel terkait :
Caraku menulis Blog [1] : Menulis dan teruslah menulis
Caraku menulis Blog [2] : Saat Kehabisan Ide
Blog Anak Klas 3 SD
Tips belajar ngeblog : akan diperbarui biar nyambung dengan artikel Caraku menulis blog
.....
...
.
Ini mirip dengan kondisi para blogger pemula yang biasanya ingin segera terkenal, padahal kesiapan sebagai blogger mapan belum dipunyainya.
Baru saja menulis sepuluh postingan, sang blogger sudah langsung ingin menjadi blogger yang paling top. Sedangkan para blogger yang dianggap top, mendapatkan posisinya seperti saat ini, perlu waktu dan pengorbanan yang tidak sedikit.
Saat pesta Blogger 2008, Iwan P, blogger senior yang saat ini sedang sibuk mengorbankan waktunya untuk terlibat dalam kasus "pembunuhan" David di Singapura, dengan berapi-api bercerita tentang perkembangan dunia blogger yang begitu dahsyat tetapi tidak diikuti dengan kualitas isi dari blog itu.
Saat para pembaca masuk ke blog para blogger pemula itu, maka ada kekecewaan akan isi blog yang masih acak-acakan dan akibatnya para pembaca hanya sekali saja masuk ke blog itu dan tidak akan pernah datang lagi.
Disini artinya bagian produksi blog tidak siap dikunjungi oleh pembaca blog, sehingga para pengunjung tidak terpuaskan oleh apa yang disampaikan sang blogger.
Apa jadinya kalau pemilik blog tetap gegap gempita mempromosikan blognya?
Para pengunjung blognya akan makin banyak berdatangan dan artinya yang kecewa terhadap blognya juga makin meningkat. Alih-alih mendapat kenaikan peringkat, jangan-jangan promosi negatif akan dimunculkan oleh para pembaca blognya.
Gagallah semua usaha kita untuk mendatangkan manfaat dari para pembaca blog kita.
Saat hari ultah Menristek yang diisi dengan peluncuran demo WiMax [4G] di Puspitek, tanggal 2 Mei 2009, dedengkot blog Indonesia, Ndoro Kakung menyampaikan hal yang kurang lebih sama.
Para blogger sebaiknya memperhatikan "content" dulu sebelum melangkah lebih jauh. Bahkan secara ekstrem, dikatakan kalau para blogger menulis sesuatu hal yang ditekuninya dengan baik dan memberi manfaat terhadap pembacanya, maka tanpa iklanpun para pembaca blognya akan berdatangan.
Kalau para pembaca blog itu kebetulan adalah blogger juga [biasanya begitu], maka bukan tidak mungkin postingan kita akan dijadikan sebagai nara sumber postingan mereka dan kitapun mendapat link gratis dari blog mereka.
Itulah ilmu ngeblog yang umum. Seperti di sepak bola, yang sering disebut "bola itu bundar", sebagai alasan kalau tim unggulan kalah dari tim underdog, maka ada juga anomali di dunia internet ini.
Di dunia maya ini memang yang masuk akal kadang pada kenyataanya tidak seperti yang terpikirkan. Sebagai contoh, tahun 2006 Google berani membeli situs You Tube seharga USD 1,65 milyard [sekitar 17,3 triliyun rupiah], tapi apa yang didapatnya?
Majalah FORBES memperkirakan U-TuBe hanya akan meraih pendapatan sebesar USD 200 juta [2,1 triliyun rupiah] dan Credit Suisse meramalkan kerugian U-Tube berkisar pada angka USD 470 juta [4,9 triliyun rupiah].
Siapa sih yang tidak mengenal U-Tube di internet. Apa yang kurang darinya?
Setiap hari sekitar 100 juta video ditonton atau diunduh di situs U-Tube, tapi ternyata kenyataan yang begitu hebat ini tidak diikuti dengan pendapatan yang menjanjikan, bahkan kerugian yang didapat [Koran Tempo, 23 Mei 2009, Mimpi Kelam You Tube, halaman beranda B2]
Saat ini Twitter yang mengantongi 17 juta anggota, dengan popularitas yang mengungguli kepopuleran situs New York Times ataupun Wall Street Journal, apakah akan bernasib serupa denganU-Tube?
Situs yang hanya menampilkan 140 karakter ini pernah digandrungi oleh Musisi John Mayer, Asthon Kutcher, Oprah WInfrey bahkan Barack Obama, tapi nasibnya juga masih belum jelas. Sebagian anggotanya malah sudah beralih atau punya account di PLURK, suatu mainan micro blogging baru yang punya lahan yang sama dengan Twitter.
Akankah Twitter mampu menjadi mesin uang atau akan bernasib sama dengan U-Tube? Waktu yang akan menunjukkan pada kita, apa yang akan terjadi pada raksasa-raksasa yang digandrungi peselancar dunia maya itu.
Lalu pelajaran apa yang dapat diambil dari semua cerita ini?
Kembali ke pendapat Mas Iwan atau Ndoro Kakung, sebaiknya para blogger [termasuk aku tentunya] jangan pernah bosan untuk belajar dan selalu berusaha meningkatkan diri guna menghasilkan tulisan yang lebih bermutu lebih bermanfaat dan lebih ber"jiwa".
Gantungkan cita-cita sebgai blogger top tapi tetaplah menginjakkan kaki di bumi dan menulislah dengan gaya bahasamu sendiri, pada saatnya bila telah sampai waktunya, maka siapkan segala senjata untuk mengundang orang menjadi pembaca blog kita.
Selamat NgeBLOG.....!:-)
Artikel terkait :
Caraku menulis Blog [1] : Menulis dan teruslah menulis
Caraku menulis Blog [2] : Saat Kehabisan Ide
Blog Anak Klas 3 SD
Tips belajar ngeblog : akan diperbarui biar nyambung dengan artikel Caraku menulis blog
.....
...
.
Jumat, Januari 09, 2009
AKU BELAJAR [untuk cerdas]
Tuhan, aku tengah belajar tentang kekecewaan,
--- yang membuatku menata harapan
Aku belajar tentang duka dan kepedihan,
--- yang membuatku hancurkan kesombongan
Ku pun belajar tentang pengkhianatan,
--- yang membuatku memilah kepercayaan
Belajar tentang kemaksiatan,
--- yang membuat nuraniku bisa merasakan hati terkikis dan perih
Belajar pula tentang kebodohan,
--- yang mampu membuatku jatuh tersungkur dan bangkit
Aku belajar tentang kenakalan,
--- yang membuatku tertempa terpaan pukulan
Belajar kepada kekesalan,
--- yang membuat ketahanan hatiku terkuatkan
Belajar tentang cara belajar, waktuku tak makin kusia-siakan
Tuhan, pelajaranku tentang hal buruk
ternyata juga mendatangkan rasa syukur
bahwa Kau masih mengasihiku…,
dan menungguku untuk datang
dan menghiba pada-Mu
mengharap kasih-Mu
mengharap pertolongan-Mu
permaafan-Mu
Lalu Kau basuh nistaku dengan air lembayung
kubawa badan bersimbah rana dan kuyup,
menuju kehidupan
Kuajak mimpi bertabur kesucian
atas semua nista
Karena ku masih berharap
bahwa hidup sekedar sandiwara
yang kupelajari alurnya,
kuikuti mataharinya,
kunikmati kehancurannya
untuk berserah menuju akhir cerita,
yang masih tersimpan di alam sana
menungguku dengan segenap cinta dan senyum
laksana menyambut anak kesayangan
Pulang…
Wa***g, 9 Januari 2009, 01.12
[sebuah puisi yang mampir di alamat eko.eshape@gmail.com dan diijinkan untuk dimuat di blog ini]
--- yang membuatku menata harapan
Aku belajar tentang duka dan kepedihan,
--- yang membuatku hancurkan kesombongan
Ku pun belajar tentang pengkhianatan,
--- yang membuatku memilah kepercayaan
Belajar tentang kemaksiatan,
--- yang membuat nuraniku bisa merasakan hati terkikis dan perih
Belajar pula tentang kebodohan,
--- yang mampu membuatku jatuh tersungkur dan bangkit
Aku belajar tentang kenakalan,
--- yang membuatku tertempa terpaan pukulan
Belajar kepada kekesalan,
--- yang membuat ketahanan hatiku terkuatkan
Belajar tentang cara belajar, waktuku tak makin kusia-siakan
Tuhan, pelajaranku tentang hal buruk
ternyata juga mendatangkan rasa syukur
bahwa Kau masih mengasihiku…,
dan menungguku untuk datang
dan menghiba pada-Mu
mengharap kasih-Mu
mengharap pertolongan-Mu
permaafan-Mu
Lalu Kau basuh nistaku dengan air lembayung
kubawa badan bersimbah rana dan kuyup,
menuju kehidupan
Kuajak mimpi bertabur kesucian
atas semua nista
Karena ku masih berharap
bahwa hidup sekedar sandiwara
yang kupelajari alurnya,
kuikuti mataharinya,
kunikmati kehancurannya
untuk berserah menuju akhir cerita,
yang masih tersimpan di alam sana
menungguku dengan segenap cinta dan senyum
laksana menyambut anak kesayangan
Pulang…
Wa***g, 9 Januari 2009, 01.12
[sebuah puisi yang mampir di alamat eko.eshape@gmail.com dan diijinkan untuk dimuat di blog ini]
Langganan:
Postingan (Atom)