Tampilkan postingan dengan label plurk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label plurk. Tampilkan semua postingan

Sabtu, Mei 23, 2009

Siapkan BLOG sebelum didatangi TAMU

Aku pernah menulis tentang perlunya keseimbanagn dari bagian pemasaran dengan bagian preoduksi. Ketidak seimbangan yang terlalu besar akan membuat runtuhnya kinerja ataupun hilangnya kepercayaan pelanggan.

Ini mirip dengan kondisi para blogger pemula yang biasanya ingin segera terkenal, padahal kesiapan sebagai blogger mapan belum dipunyainya.

Baru saja menulis sepuluh postingan, sang blogger sudah langsung ingin menjadi blogger yang paling top. Sedangkan para blogger yang dianggap top, mendapatkan posisinya seperti saat ini, perlu waktu dan pengorbanan yang tidak sedikit.

Saat pesta Blogger 2008, Iwan P, blogger senior yang saat ini sedang sibuk mengorbankan waktunya untuk terlibat dalam kasus "pembunuhan" David di Singapura, dengan berapi-api bercerita tentang perkembangan dunia blogger yang begitu dahsyat tetapi tidak diikuti dengan kualitas isi dari blog itu.

Saat para pembaca masuk ke blog para blogger pemula itu, maka ada kekecewaan akan isi blog yang masih acak-acakan dan akibatnya para pembaca hanya sekali saja masuk ke blog itu dan tidak akan pernah datang lagi.

Disini artinya bagian produksi blog tidak siap dikunjungi oleh pembaca blog, sehingga para pengunjung tidak terpuaskan oleh apa yang disampaikan sang blogger.

Apa jadinya kalau pemilik blog tetap gegap gempita mempromosikan blognya?

Para pengunjung blognya akan makin banyak berdatangan dan artinya yang kecewa terhadap blognya juga makin meningkat. Alih-alih mendapat kenaikan peringkat, jangan-jangan promosi negatif akan dimunculkan oleh para pembaca blognya.

Gagallah semua usaha kita untuk mendatangkan manfaat dari para pembaca blog kita.

Saat hari ultah Menristek yang diisi dengan peluncuran demo WiMax [4G] di Puspitek, tanggal 2 Mei 2009, dedengkot blog Indonesia, Ndoro Kakung menyampaikan hal yang kurang lebih sama.

Para blogger sebaiknya memperhatikan "content" dulu sebelum melangkah lebih jauh. Bahkan secara ekstrem, dikatakan kalau para blogger menulis sesuatu hal yang ditekuninya dengan baik dan memberi manfaat terhadap pembacanya, maka tanpa iklanpun para pembaca blognya akan berdatangan.

Kalau para pembaca blog itu kebetulan adalah blogger juga [biasanya begitu], maka bukan tidak mungkin postingan kita akan dijadikan sebagai nara sumber postingan mereka dan kitapun mendapat link gratis dari blog mereka.

Itulah ilmu ngeblog yang umum. Seperti di sepak bola, yang sering disebut "bola itu bundar", sebagai alasan kalau tim unggulan kalah dari tim underdog, maka ada juga anomali di dunia internet ini.

Di dunia maya ini memang yang masuk akal kadang pada kenyataanya tidak seperti yang terpikirkan. Sebagai contoh, tahun 2006 Google berani membeli situs You Tube seharga USD 1,65 milyard [sekitar 17,3 triliyun rupiah], tapi apa yang didapatnya?

Majalah FORBES memperkirakan U-TuBe hanya akan meraih pendapatan sebesar USD 200 juta [2,1 triliyun rupiah] dan Credit Suisse meramalkan kerugian U-Tube berkisar pada angka USD 470 juta [4,9 triliyun rupiah].

Siapa sih yang tidak mengenal U-Tube di internet. Apa yang kurang darinya?

Setiap hari sekitar 100 juta video ditonton atau diunduh di situs U-Tube, tapi ternyata kenyataan yang begitu hebat ini tidak diikuti dengan pendapatan yang menjanjikan, bahkan kerugian yang didapat [Koran Tempo, 23 Mei 2009, Mimpi Kelam You Tube, halaman beranda B2]

Saat ini Twitter yang mengantongi 17 juta anggota, dengan popularitas yang mengungguli kepopuleran situs New York Times ataupun Wall Street Journal, apakah akan bernasib serupa denganU-Tube?

Situs yang hanya menampilkan 140 karakter ini pernah digandrungi oleh Musisi John Mayer, Asthon Kutcher, Oprah WInfrey bahkan Barack Obama, tapi nasibnya juga masih belum jelas. Sebagian anggotanya malah sudah beralih atau punya account di PLURK, suatu mainan micro blogging baru yang punya lahan yang sama dengan Twitter.

Akankah Twitter mampu menjadi mesin uang atau akan bernasib sama dengan U-Tube? Waktu yang akan menunjukkan pada kita, apa yang akan terjadi pada raksasa-raksasa yang digandrungi peselancar dunia maya itu.

Lalu pelajaran apa yang dapat diambil dari semua cerita ini?

Kembali ke pendapat Mas Iwan atau Ndoro Kakung, sebaiknya para blogger [termasuk aku tentunya] jangan pernah bosan untuk belajar dan selalu berusaha meningkatkan diri guna menghasilkan tulisan yang lebih bermutu lebih bermanfaat dan lebih ber"jiwa".

Gantungkan cita-cita sebgai blogger top tapi tetaplah menginjakkan kaki di bumi dan menulislah dengan gaya bahasamu sendiri, pada saatnya bila telah sampai waktunya, maka siapkan segala senjata untuk mengundang orang menjadi pembaca blog kita.

Selamat NgeBLOG.....!:-)

Artikel terkait :
Caraku menulis Blog [1] : Menulis dan teruslah menulis
Caraku menulis Blog [2] : Saat Kehabisan Ide
Blog Anak Klas 3 SD
Tips belajar ngeblog : akan diperbarui biar nyambung dengan artikel Caraku menulis blog
.....
...
.

Kamis, Februari 26, 2009

Perasan SN itu namanya GAUL

Ambil blender, masukkan sepotong buah Friendster, tambah Fisbuk secukupnya, masukkan dua sendok twitter dan beberapa tetes PLURK. Bila ingin rasa lebih jos, masukkan juga my space, flixter dan jangan lupa blogger.

Hidupkan blender dan hasilnya adalah Jus GAUL !

Begitulah kira-kira kalau ucapan menrisrtek [pak KK] diterjemahkan oleh seorang koki Bangomania [wak radit nih kamsudnya].

Menurut KK, semua social networking pada ujung-ujungnya adalah gaul dan itu dibuktikan beliau secara gamblang dalam acara Kopdar Kompasiana. Laiknya remaja ABG yang baru kenal sesuatu yang menarik, maka pak KK rela mengambil jatah waktunya yang begitu padat dengan menghadiri acara kopdar para blogger.

"Aku disini sampai sore", begitu suara pak KK di telepon [entah ngomong sama siapa dan entah membahas apa, gak ada hubungannya 'kali].

Dengan santai pak KK "nggelongsor" di depanku dalam sesi acara foto bersama. Bandingkan dengan pejabat lain yang mungkin milih dipersilahkan duduk di tengah diapit oleh bos-bos yang lain.

Baju yang dipakai pak KK ini juga gak menyolok, bagi dia yang penting rapi dan gaul. Kalau ada temanku dari negeri jiran yang datang di acara ini, mungkin dia akan kesulitan mencari pak menteri di kerumunan ini.

Saat diperkenalkan oleh pak B3 [Dirut BUMN] pada pak KK, aku gak mengira kalau beliau langsung aktif ber"imilria" denganku.

Aku yang belum dikenal baik olehnya sudah dianggap kawan lama saja, sehingga pak Amril sampai heran, seolah-olah pak KK ini adalah kawan sealmamater denganku.

"PAk KK gaul banget ya pak", begitu komentar mereka yang melihat penampilan pak KK dalam acara kopdar itu.

Saat dia datang dan duduk di depanku dan akhirnya melihat aku tepat di belakangnya, tangannya langsung terulur dan memberikan jabat erat yang menjadi ciri khasnya. Itulah jabat erat KK yang tidak mungkin dilakukannya jika bertemu dengan SBY atau GusDur [jangan-jangan tetap gitu juga ya cara berjabat tangan pak KK\]. Aku terus terang jadi "Ge eR", wow begini rasanya jadi teman seorang menteri.

Pada jam-jam selanjutnya baru kusadari kalau pk KK ini tidak hanya akrab denganku, tetapi akrab dengan semua orang. He..he..he.. pak KK memang milik semua orang.

Jadi inget juga dengan pak Basuki [orang bapenas yang jadi dirjen postel] yang jadi berubah total ketika bertemu dengan komunitas wong yogya.

"Rasanya plong banget lepas dari birokrasi dan protokoler", begitu katanya.

Hidup jadi lebih bermakna ketika keluar sebentar dari rutinitas, tapi kalau keluarnya kelamaan atau bahkan tidak kembali mungkin para birokrat itu mikir juga ya. Seenak-enaknya jadi blogger, kayaknya masih lebih enak jadi menteri atau dirjen yang juga ngeBLOG.

Begitulah dunia ini. Disaat orang punya pendapat bahwa jadi presiden RI, disaat ini isinya hanya susah dan sangat susah, karena banyaknya persoalan bangsa ini, tetapi tetap saja banyak orang yang berebut menjadi capres.

Bahkan DM ikut turun gunung untuk meramaikan pesta rakyat tahun 2009 ini.

Seandainya para capres pada gaul,mungkin pemilu 2009 cukup diadakan di FB saja dan nggak perlu repot repot nyetak kartu suara. Cukup bikin polling dan selesai.

Sayangnya belum semua capres gaul dan belum semua infrastruktur kita sanggup melayani pemilihan online di seluruh wilayah nusantara. Amerika saja masih harus antri untuk nyoblos kok kita mau ngalahin AMerika.

He..he...he... tapi siapa tahu ya?

Bahasa Indonesia sudah jadi bahasa dunia ke tiga di wordpress, bukan tidak mungkin nanti presiden kita lebih top dibanding presiden Amerika. Apalagi piala dunia juga sudah akan diadakan di Indonesia [nah lo...!:"-)]

Senin, Desember 29, 2008

Satu untuk Semua, Semua untuk Semua

Sehabis Isya, Ariel mulai menulis blog. Dia mengambil topik perseteruan antara para blogger yang memasang gambar Lu** M**a dengan portal kap**la**.com. Topik ini terasa hangat karena banyak sekali blogger yang dikecewakan oleh portal tersebut dan mulai bergerak menuliskan kekecewaan mereka terhadap portal tersebut di blog mereka masing-masing.

Sejam kemudian, setelah selesai menulis dan menerbitkan blognya, maka Arielpun membuka PLURk [http://www.plurk.com/] dan mulai menuliskan keadaan dirinya pada saat itu.

"Akhirnya, satu blog selesai kubuat", begitu tulisan pertamanya.
Kemudian Ariel kembali menulis,"Selamat malam teman-teman [yahoo]"

Tulisan [yahoo] adalah wakil emosinya yang berbentuk emoticon dengan tarian "khas"nya.

Setela itu, Arielpun mulai membaca tulisan dari kawan-kawan PLURKnya. Beberapa komentar yang menyentuhnya, langsung dikomentarinya. Kadang kawan plurknya langsung membalas komentarnya, tapi tak jarang setelah selesai memberi komentar, tak ada yang membalas komentarnya.

Bila sudah puas menulis di PLURK, maka Arielpun membuka imil, dan ia lebih memilih webmail, dengan alasan tak mau memenuhi kompienya dengan imil sampah dan agar bisa dibaca dimanapun dia berada. Webmail memang lebih nyaman dipakai untuk membaca imil dari milis yang kadang isinya penuh sampah.

Di webmailnya, beberapa topik imil yang sudah dipilah-pilah segera muncul di layar kompienya.

Yang dilakukan Ariel secara rutin antara lain adalah sebagai berikut :

1. Memastikan blognya telah terbit dengan munculnya "email alert" yang berisi bahwa artikel yang diterbitkannya telah muncul di blog lengkap dengan isi blognya.
2. Mengecek imil masuk dari berbagai topik yang sudah dipilah-pilah menjadi beberapa sub direktori [misalnya, milis A, milis B, facebook, kantor, dsb].

Email alert itu memang telah di"setup" di blognya, sehingga setiap ada materi yang diterbitkan dan ada pembacanya yang memberi komentar akan langsung diteruskan ke alamat imil Ariel.

Pada subdirektori facebook [FB], maka Ariel tahu bahwa ada kawan FB yang memberi komentar, sehingga Ariel bisa langsung  masuk ke FB untuk membalas komentar yang masuk.

Ariel bisa juga melihat isi blognya di FB, karena dia juga sudah melakukan setup agar isi blognya ditampilkan secara otomatis di FB [bedakan dengan blog di FS yang harus di"copas" dulu dari sumber aslinya].

Sambil membaca imil dari milis [yang kadang begitu banyak], kadang Ariel melihat "alert" lain berupa pemberitahuan adanya kawan plurknya yang mengomentari tulisannya di plurk . Bila tergerak, maka Arielpun langsung masuk ke Plurk untuk membalas komentar tersebut dan kemudian balik lagi ke webmail.

Arielpun punya sub direktori multiply, karena dia telah melakukan "setup" di blognya, agar apa yang dipostingkan di blognya secara otomatis diterbitkan juga di "multiply"nya. Demikian juga apa yang diposting di multiply langsung masuk juga ke blognya.

Ringkasnya, setup koneksi FB [facebook], MP [multiply], Plurk dan imil [webmail] yang dilakukan Ariel adalah sebagai berikut :

1. Tulisan di blog, secara otomatis diteruskan ke FB [facebook], MP [multiply] dan imil.
2. Tulisan di PLURK, diteruskan langsung ke FB, menjadi alert di imil dan tampil juga di blog.
3. Beberapa kegiatan di FB bisa juga tampil di blog.
4. Posting di MP langsung masuk ke Blog dan imil [webmail maupun pop3]

Pengaturan koneksi ini masih bisa dilengkapi dengan layanan internet lain, misalnya flickr, twitter, my space ataupun ratusan aplikasi yang ada di facebook.

Jadi, saat ini kegiatan ngeblog menjadi semakin mudah, cepat dan saling berhubungan secara otomatis. Tinggal mengatur waktu agar tidak ada kegiatan wajib yang terbengkalai. Jangan sampai rajin ngePLURK dan pekerjaan kantor jadi ketinggalan.

Yang sunah itu sebaiknya jangan mengalahkan yang wajib [CMIIW], atau ada pendapat lain? Silahkan isi komentar di bawah, agar anda juga bisa berbagi pada pembaca yanglain. Insya ALlah menjadi amlan anda. Amin.

Hubungan antara Blog, Email, Multiply, Plurk dan FACEBOOK

Sabtu, Oktober 25, 2008

PLURK [lagi]





Beberapa kawan menganggap PLURK adalah virus baru yang membuat kegiatan ngeBLOG terhenti atau terganggu kontinuitasnya. Yang lebih parah lagi, PLURK telah membuat kegiatan lain [makan, minum, kerja, dll] terganggu. Mereka lebih asyik dengan dunia "MAYA" via PLURK dibanding dunia NYATA [tanpa PLURK]

Sihir PLURK memang telah melanda para pengguna internet, baik tua maupun muda. Tidak ada lagi batas diskusi antara yang sudah mapan bekerja dengan anak-anak muda yang ngePLURK sambil kuliah ataupun para pengangguran yang mengisi hari-harinya dengan ngePLURK.

Topik PLURK memang sangat beragam dan lebih banyak didominasi celetukan-celetukan segar yang gak penting banget, tapi sangat asyik untuk dikomentari.

Begitu ada PLURKER yang nulis,"BlogSpot ama Wordpres, bagusan mana ya?"

Langsung para PLURKERS menjawab/mengomentari pertanyaan itu, baik dalam modus teks saja atau dilengkapi dengan emoticons.

Disinilah PLURK jadi menarik, karena tidak semua PLURKER mempunyai emoticons yang lengkap. Perlu KARMA yang cukup untuk mempunyai emoticons. Bila KARMAnya rendah, maka emoticonsnya tentu terbatas jumlahnya.

Mulailah dilakukan perburuan KARMA, agar mempunyai emoticons yang lebih beragam. Tingginya nilai KARMA juga mempengaruhi tampilan PLURK. Dengan nilai KARMA yang tinggi, maka wajah PLURK bisa di"customize" dengan lebih leluasa, tentu sangat berbeda dengan yang KARMAnya masih sedikit. Mereka yang KARMAnya sedikit, terpaksa harus menerima tampilan default yang sangat standard.

Bagaimana caranya agar KARMA meningkat?

Ini tips resmi dari situs PLURK :
  1. Updating your profile (picture, location, birth day etc.) will gain you more karma
  2. Quality plurking each day
  3. Responses from other plurkers will gain you karma.
  4. Inviting your real friends will boost your karma
Adakah tips lain dari penulis [yang sok narsis ini?]

Tentu ada [kalau gak ada ngapain nulis blog ini ya].

Kalau kita mesti melakukan update profile [sesuai tips di atas], lama-lama capek deh. Apalagi kalau harus ngeplurk sepanjang hari, wah .... kerjaan kita bisa ancur tuh. ngePLURK itu cukup 2-5 menit aja, dan dilakukan saat kita punya waktu luang. Gak perlu maksain diri deh, KARMA gak akan naik drastis dengan online sepanjang hari.

Ngasih komentar pada PLURKER lainnya juga kadang gak pedhe, soalnya bisa jadi kita gak punya banyak kawan dan gak bisa "in" dengan tulisan dari PLURKER lain. 

So.... caranya gampang aja, coba aja kasih komentar pada komentar yang telah kita buat sendiri [kita menjadi komentator pertama terhadap komentar kita sendiri]

Nah, yang terakhir, hati-hati kalau ngundang orang untuk join dengan PLURK kita. Katanya KARMA kita malah bisa turun kalau undangan kita ditolak.

Benerkah tips yang kutulis ini. Silahkan buktikan sendiri, yang penting jangan sampai PLURK mengganggu irama kerja kita. Apalagi mengganggu ibadah kita.

Wah, KACAU kalau PLURK sampai mengganggu ibadah kita. Ancur deh dunia akhirat kita.

Pengalamanku, PLURK malah bisa membantu kerjaanku. Misalnya, kita punya sesuatu masalah, maka tinggal tulis masalah kita, maka akan banyak komentar yang menanggapi masalah kita. Tentu dari sekian banyak komentar itu, lebih banyak hahahehenya dibanding yang serius nanggapin.

Jadi carilah kawan PLURKer yang bisa membedakan komentar asal "njeplak" dengan komentar "bener-bener njeplak".

Coba simak syair lagu "Obat Hati",
" bergaulah dengan orang yang alim"
[insya Allah kita kecipratan alimnya. amin]

Selamat NGEPLURK dengan tetap menjaga kontinuitas dan keikhlasan ibadah. Semoga berhasil. Amin.

source tips : berbagai sumber dan pengalaman sendiri

Senin, Oktober 20, 2008

PANTAI [PARAI]


Sampai di Hotel PARAI sudah malem, kehujanan lagi. Alhamdulillah, paginya bisa lihat pantai yang cantik.

Sayang nggak bisa lama2 ngeblog and ngePLURK, kerjaan sudah menanti.

Sabtu, Oktober 18, 2008

PLURK vs MARIO TEGUH

Gak disangkal lagi, demam microblogging alias PLURK terus menggelinding bak bola salju. Apa akibatnya? Banyak tuh, ini antara ian :

1. Para blogger jadi males nulis di blognya masing-masing [tersit awaktunya untuk PLURK]
2. Peminat FS/FB mulai ngelirik nikmatnya PLURK
3. YM jadi terasa kuno [bener gak nich?]
4. Topik pembicaraan harian adalah "KARMA" [gak tahu karma berarti kurang gaul...??]
5. Silahkan nambahin kalau merasa kurang.

Cilakanya, ada salah satu kelebihan PLURK yang justru menjadi kekurangannya. Apa itu?

Keasyikan para PLURKER harus dibayar mahal dengan tersitanya waktu yang dipakai untuk ngePLURK.

Ada tulisan menarik tentang hal ini. Silahkan baca sendiri di
http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2008/10/17/Suplemen/krn.20081017.145079.id.html

Waktu bersosialisasi dengan lingkungan jadi berkurang, bahkan mungkin habis dan sangat kurang, baik kuantitasnya maupun kualitasnya.

Jadinya ironis banget, mencari pertemanan [di dunia maya] via PLURK, tapi kehilangan pertemanan di dunia nyata.

Coba simak tulisan Mario Teguh ini :

Persahabatan adalah penjamin kualitas kebersamaan
Seorang sahabat tidak memiliki kepentingan lain dari kita,
kecuali membantu kita menjadi pribadi yang berbahagia dengan pilihan-pilihan baik kita
Seorang sahabat adalah seorang rekan yang mengenal lagu-lagu keberanian di hati Anda,
dan yang kemudian dengan penuh kasih menyanyikan lagu-lagu itu saat Anda berkecil hati

Setiap orang mungkin bisa mendengar yang Anda katakan, 
tetapi sedikit sekali yang betu-betul mendengarkan, 
dan hanya seorang sahabat yang mampu mendengar yang tidak Anda katakan.
Dan dengannya dia memberikan - bahkan yang tidak Anda minta.

(MTST - Becoming Your Best Friend)

Begitu indahnya persahabatan yang mungkin tidak kita capai kalau kita terlalu rajin ngePLURK.

Apa komentar anda?

Senin, Oktober 06, 2008

DEMAM pemilu


Tidak hanya di Indonesia, di negara paman SAM juga sedang demam pemilu.

Mau buat mini election dan dapet duit 5.000?

Coba ikuti saja petunjuk ini [dijamin belum tentu dapet duitnya, tapi dapet sensasinya].

1. Punya PLURK
2. Masuk ke http://www.plurk.com/vote dan buat [misalnya] http://www.plurk.com/vote/eshape
3. Ikuti petunjuknya untuk masang di imil, IM atau di blog
4. Sudah

Gitu aja?

Iya tuh ...