Tampilkan postingan dengan label radio FM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label radio FM. Tampilkan semua postingan

Minggu, Juni 28, 2009

Diwawancarai Radio Asyik juga nih... [mode narsis : ON]

Jam 11.30 wib aku nyampe di Radio Gaya. Ini sesuai dengan pesan SMS dari pak Rawi, bahwa dia sudah ada di lokasi pada jam itu.

Setelah celingukan sebentar, akhirnya muncul juga pak Rawi di Studio Radio Gaya 93.6 FM. Kita langsung masuk di studio dan disambut ramah oleh beberapa orang yang ada di ruangan studio.

Berada di Studio Radio Gaya ini, rasanya seperti sedang main ke rumah kawan. Ada dapur dan toilet yang diatur sedemikian rupa sehingga memberikan kesan sebuah rumah yang dipakai sebagai ruangan studio. Rasanya adem dan akrab banget.

Baru bernarsis ria di depan tulisan radio Gaya, mbak Eri sudah muncul dan menyalami kita satu demi satu. Di kemudian saat baru aku tahu kalau dia adalah lulusan S1 Arsitek. Wauw, mantap banget nih. Lulusan S1 yang hobinya membuat gambar arsitek dan pekerjaannya menjadi penyiar radio.



Tepat jam 12.00, kami langsung test sound. Hehehehe... mic-nya pak Rawi sempat ngadat, gak keluar suaranya. Setelah dipegang-pegang mbak Eri baru mau bunyi, tapi biar lebih afdol, pak Rawipun ganti mic. Kejadian ini tentu tidak tertangkap oleh pendengar, padahal dilakukan sambil tetap siaran on air.



Talkshow ini dibagi menjadi tiga babak, yaitu babak pertama banyak difokuskan untuk menggali tentang Kompasiana, babak kedua tentang Cimart dan babak terakhir lebih fokus pada pelaksanaan acara pelatihan Blog Kompasiana, tanggal 5 Juli 2009 di Resto SamiKuring Cikarang.

Pak Amril yang seharunya diplot untuk bicara atas nama Kompasiana, terpaksa tak gantikan posisinya, sehingga pak Rawi terpaksa menjadi wakil dari Cimart. Padahal tadinya diplot untuk menjadi wakil dari panitia pelaksana acara.

Dalam wawancara selanjutnya, ternyata memang aku banyak cerita tentang Rumah Sehat Kompasiana.

"Kalau rumah sakit membuat orang yang sedang sakit menjadi sembuh, maka kalau Rumah Sehat adalah membuat orang sehat menjadi semakin sehat, bukan malah menjadi sakit !"

Pada sesi selanjutnya, kuceritakan tentang terbentuknya Cimart, yang tadinya berawal dari obrolan ngalor ngidul di milis Cikarang baru dan kemudian berkembang menjadi diskusi serius dan akhirnya terbentuklah Cimart, dengan pemegang tampuk kepemimpinan saat ini adalah Salah seorang pengusaha Baju Muslim yang sudah malang melintang di dunia bisnis baju.

Bertemunya dua kelompok ini terjadi karena dua orang aktifis di Cimart adalah aktifis juga di Kompasiana. Mereka adalah pak Amril dan EsHaPe. Dua orang blogger Cikarang yang "runtang-runtung", mulai pesta Blogger 2008 tahun lalu memang menjadi kompor dari para calon blogger dan blogger asli yang masih males nulis di blog.

Niat untuk ikut pesta Blogger 2009 pada bulan Oktober nanti membuat dua kompor ini terus menebar "racun", sehingga sedikit demi sedikit mulai menggigit para blogger di Cikarang Bekasi ini.

Setelah para blogger Cikarang mulai menggeliat, maka perlu ada momentum yang membuat para blogger ini merasakan keberadaan mereka di kancah komunitas blogger Indonesia. Inilah yang kemudian menjadi cikal bakal terbentuknya komunitas blogger Cikarang.

Jangan heran kalau sekarang ada undangan kopdar pada para blogger Cikarang, maka DuO kompor Cikarang sudah mempunyai teman perjalanan. Itulah teman sehidup seCikarang !:-). Biasanya aku kebagian setia di depan setir, pak Amril setia ngePLURK di belakang dan teman-teman lain asyik ngobrol menikmati perjalanan Cikarang Jakarta.

Dalam acara ini juga ada sesi tanya jawab dan pertanyaan muncul dari Cibitung dan Cakung. Dua pertanyaan yang menggelitik diajukan dan dijawab dengan jawaban standard, karena mau njawab panjang lebar, waktu on air sudah mendekati lampur merah.

Misalnya pertanyaan tentang bedanya wordpress dengan blogspot. Jawaban pertanyaan ini bisa macem-macem, tapi aku njawabnya yang singkat saja. Dengan isi yang nyaris sama, terlihat wordpress lebih mudah diketemukan oleh search engine Gugel dibanding blogspot. Ini tentu bisa diperdebatkan, karena pada prinsipnya keduanya mempunya kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Wordpress lebih sulit untuk memasang widget yang mengandung script, sementara itu di blogspot masang adsense malah sudah ada widgetnya.

Kalau masih penasaran, banyak sudut pandang dari blogger lain terhadap masalah ini. misalnya disini atau disini.

Acara yang berlangsung satu jam ini ternyata berlalu begitu cepat. Tadinya mau ada teleconference dengan Kang Pepih atau Mas Iskandar dari Kompasiana, tapi waktu juga yang membuat acara harus berhenti sementara masih banyak kata-kata yang masih belum dikeluarkan.

Di akhir acara, ada dua pesan yang kusampaikan, yaitu pertama selalulah menulis dengan hati, sehingga tulisan kita bermanfaat bagi para pembacanya. Energi positif yang keluar dari tulisan kita akan membuat alam semsta ini mengirim balik energi positif yang kita kirim.

Yang kedua, bila sedang kehilangan ide ataupun sedang ingin meningkatkan jumlah pengunjung di blog kita secara gratis dan elegan, maka lakukanlah BLOG Walking. Baca baik-baik blog yang menurut kita menarik dan berikanlah komentar yang membangun bukan komentar yang isinya mencerca tanpa ada masukan yang menambah pencerahan tulisan yang kita baca.

Bila pembaca selanjutnya [setelah kita] melihat komentar kita dan tertarik dengan isi komentar kita, maka bisa jadi mereka selanjutnya akan menjadi pembaca setia blog kita. Siapa tahu [?]

Minimal yang punya blog akan mampir ke blog kita juga. Ini sesuai dengan sifat kebanyakan blogger Indonesia, yang langsung pergi ke alamat penulis komentar yang ada di blog mereka.

Oce? Sampai ketemu lagi di talkshow yang lain. Setiap hari Selasa, selalu saja ada wawancara khusus dengan anggota TDA di Radio gaya ini. Silahkan simak mulai tanggal 7 Juli 2009.

Salam


...
.

Sabtu, Februari 07, 2009

FARHAN loe tu gak loetjoe !!!

Bulan lalu aku ngantuk berat saat melaju di jalan tol, sehingga aku memutuskan untuk minggir dan tidur barang 5 menit. Eh, ketika bangun ada cewek cuantik bin manis yang berdiri di depan mobilku.

Halah.....
Ini mimpi apa beneran, kok di jalan tol ada yang berdiri di pinggir jalan?
Udah gitu ceweknya kece banget deh.

Antara sadar dan tidak sadar kupandangi cewek itu dan ada niat untuk buka pintu mobil. Barangkali dia mau numpang ke mobilku tapi sungkan, tapi ketika aku hidupkan mobil sambil akan emmbuka pintu, cewek itu langsung berjalan melewatiku.

Dia berhenti di belakang mobilku dan sebuah sedan merah berhenti disampingnya. Kulihat dia masuk mobil itu dan kusadari bahwa ini memang bukan mimpi. Sambil masih mengantuk kembali kujalankan mobil, sambil sesekali melihat spion,mencari posisi mobil sedan merah.

Secara refleks, akupun memijat tombol on pada radio FM dan suara Farhan terdengar memenuhi mobilku. Seperti biasa, obrolan Farhan ini gak ada matinya.

Dia tidak hanya sekedar membaca berita atau menyetel lagu, tapi selalu memberi komentar pada setiap apa yang dikerjakannya.

Kalau menyetel lagu, maka dia akan bercerita serba sedikit tentang tema lagu, atau kenapa lagu itu dibuat atau juga kapan menjadi hits dsb. Lagu itu juga dibuat "matching" dengan tema yang diangkat hari itu. Memang tidak setiap hari pakai tema, tapi topik hangat pagi itu selalu disesuaikan dengan lagu yang diputar.

Kadang tidak cocok juga antara tema dan lagu, tapi Farhan selalu saja bisa mengkaitkan lagu dan tema topik hari itu.

Sempat kehilangan juga, ketika Farhan pergi ke Amrik bulan lalu. Meskipun penggantinya tidak kalah baiknya, tetapi sekali Farhan ya tetap Farhan.



Arwah Setiawan dulu [tahun 80an] pernah mencetuskan bahwa Humor Itu Serius, dan Farhan telah membuktikannya. Dengan keseriusannya menjadi penyiar dan kesantaiannya menjalankan profesinya, maka munculah humor segar yang tidak hanya sekedar lucu tapi sering menghujam dan menukik langsung dalam hati.

Apalagi kalau pas wawancara, selalu saja muncul pertanyaan segar dan tak terduga dari Farhan, sehingga yang diwawancarai sering jadi kaget dan memunculkan komentar balik yang segar dan orisinil. Mungkin karena jarang orang bertanya dengan model Farhan pada dia 'kali.

Jadi Farhan itu memang gak lucu, karena dia lucuuuu banget. Tidak hanya sekedar humor, tapi humor klas "high end" yang bisa dinikmati semua kalangan.


Setiap hari Farhan harus bersaing dengan Kemal Gen FM, El Shinta maupun Dakta. Jadi kalau Farhan gak segar ya channel bisa tiba-tiba pindah ke Salah Sambung atau berita kemacetan di Jakarta.

Saat libur panjang di akhir tahun aku sempat bertanya-tanya, kenapa ya kok rasanya ada yang hilang dari hidupku. Padahal semuanya berlangsung seperti biasa dan tidak ada yang kurang.

Eh.. ternyata karena libur, maka tak ada lagi suara radio dalam hidupku. Radio itu memang hanya menemaniku di sepanjang perjalanan rumah ke kantor, so ... kalau libur ya libur jugalah siaran radio dalam hidupku.

Habis begitu sampai di rumah, banyak siaran radio yang kurang jernih masuk dalam receiverku. Hanya radio Dakta saja yang tetap jernih.

Senangnya kalau rtadio Dakta banyak kalimat bijaknya.

Ini contoh hikmah dari Radio Dakta :
Dan tidak ada satu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semua tertulis dalam Kitab yang nyata. (Hud : 6).

Hdup Radio Indonesia.


http://ww2.deltafm.net/
http://eshape.blogspot.com/2008/09/delta-fm.html

Kamis, Oktober 16, 2008

GEN FM [salah sambung]

Ternyata ada BLOG di Radio GEN FM, untuk penggemarnya yang demen "GO BLOG".

Akupun langsung kirim posting beberapa tulisan ke GEN FM. Ada tiga tulisan tuh.

RADIO BARUKU [ini remake aja]
http://www.987genfm.com/sobatgen/index.php?L=blogs.blog&article=48

SOLUSI [selalu dicari duluan]
http://www.987genfm.com/sobatgen/index.php?L=blogs.blog&article=49

http://www.987genfm.com/sobatgen/index.php?L=blogs.blog&article=50

He..he..he... isinya sama dengan blog ini, tapi penampakannya saja yang lain.

Selamat SALAH SAMBUNG bersama dengan GEN FM