Jumat, Juli 11, 2008

WhY??


Suatu ketika anakku bercerita padaku.

"Pak, tadi kawanku nanya aku"

"Tentang?"

"Gini dia bilang, eh bapakmu dan ibumu kan sering keluar negeri. Kenapa ya kok nggak pernah ke Mekah?"

"Terus kamu jawab gimana?"

"Senyum, sambil bilang, gak tau ya......!"

"He..he..he... memang hanya Allah yang tahu kenapa sampai saat ini kita belum bisa ke Mekah"

Pertanyaan kawan anakku itu memang sangat rasional, bagaimana tidak? Aku tinggal di perumahan yang bangunan rumahnya cukup luas. Kamar tidurku 4 x4 meter, ditambah 2 kamar anak-anak dan satu kamar pembantu, belum ruang tamu, ruang makan, dapur dua buah, kamar mandi 3 buah. Teras depan dan teras belakang cukup luas untuk berkongkow-kongkow.

Masih ditambah lagi, halaman belakang yang bisa untuk main voli. Car port bisa untuk dua mobil kijang. Aku juga kerja di BUMN yang cukup besar. Aku juga sangat percaya pada Tuhan, demikian juga keluargaku sangat percaya pada Tuhan (insya Allah, amin). Kami semua alumni SMASH (Super Memory Asmaul Husna), dan kecuali anak terkecil, kami juga alumni ESQ 165 way.

Tapi,....

Why?

Kok sampai saat ini masih belum juga umroh atau naik haji?
Umur sudah mepet di kepala lima, tingal beberapa tahun lagi pensiun dan kami belum juga punya kesempatan untuk melihat Ka'bah.

Why? Why? Why?

Aku harus lebih rajin bertanya pada Allah swt di dalam sholat-sholatku.
Insya Allah, dalam waktu tidak terlalu lama aku bisa naik haji.
Amin.

source

2 komentar:

adien mengatakan...

salam..
Bang Hape, saya malah tidak tahu ESQ itu apa. hanya tahu skilas saja. pengajian yang saya jalani adalah ngaji kampung. ke Makkah dasarnya adalah niat & jika mampu. mampu dalam hal materil & immateril. kalau blum bisa Haji, Umrah mungkin bisa, semoga kesampain bang..

eshape waskita mengatakan...

Insya Allah, doa kita dikabulkan ALlah swt.
Terima kasih bantuan doanya.

Esq itu mirip (atau dimiripkan) suasana ketika kita berada di hadapan Ka'bah tanpa harus kesana.

Bisa dibayangkan kalau ESQ saja sudah mampu membuat kita merasa dekat dengan Allah, apalagi kalau kita sudah benra-benar berada di depan Ka'bah dan apalagi kalau Allah benar-benar telah mampu kita dekati.

Subhanallah, ALlah senantiasa mendekati hambaNya dan kita kadang-kadang malah menjauhiNya.

Semoga kita mampu menjadi hamba yang selalu dekat pada Allah swt.
Semoga rencana kita sesuai dengan rencana Allah pada kita.
Amin.

Salam