Jumat, Maret 28, 2008

Pasti Ada Hikmah


Seminggu ini jarang ketemu anak-anak. Pagi (banget) udah berangkat dan (larut) malem baru pulang. Pernah sehari pulang agak sorean, tapi pas badan lagi (banyak) pegel-pegelnya, jadi kualitas pertemuan kurang mantab.

Apa hikmahnya?

Anakku, umur 7 tahun, jadi pinter masak telur. Tadinya sih malah susah disuruh makan, tetapi ketika lapar menyerang dan nggak ada yang ngurusin lauk yang dia sukai, maka jurus pamungkaspun dipakai. Masak telur sendiri.

Anakku nomer dua memotretnya pakai camera HaPe, hasilnya kurang memuaskan, maka kureka ulang lagi dan kufoto pakai Nikonku.

Semua peristiwa memang pasti ada hikmahnya.

5 komentar:

MED mengatakan...

Inti pesan dari postingan ini adalah:

JANGAN LUPA PAKAI KECAP BANGO ........... :))

BA mengatakan...

Kalau minggu depan jarang ketemuan lagi sama anak, bakalan bisa masak
nasi goreng kali ya Mas.... :D

salam,

NP mengatakan...

Kualitas pertemuan dengan istri bagaimana, mas Eko?

Apabila Mas Eko masih terus-terusan susah ketemu dengan anak, jangan-jangan mereka akan bisa mencari bapak baru, hehehehe.....

eshape waskita mengatakan...

Sampai sekarang aku masih belum bisa membedakan antara kecap Bango dan ABC.

Jadi kalau anakku nanti mau masak nasi goreng, aku gak tahu harus milih yang mana.

Soal kualitas pertemuan dengan istri gak masalah, karena perginya sama dia sih.

Jadi kemalaman berdua gitu loh...!:-)

Ani mengatakan...

Duuuuh pinternya ya !
Memang semua kejadian selalu membawa hikmah, coba kalau nggak pernah berjauhan sama ayah bundanya, si adik mungkin bisa nggoreng telurnya ntar-ntar, entah tahun depan atau tahun depannya lagi. Happy week end ya mas !