Tampilkan postingan dengan label anak-anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label anak-anak. Tampilkan semua postingan

Jumat, Juli 29, 2011

Kalau kangen Anak Istri, apa yang kamu lakukan?


"Nggak ada loe nggak rame!"

Kalimat sederhana ini terasa benar kalau kita jauh dari kecintaan kita. Lalu apa yang kita lakukan untuk membunuh rasa rindu akan kekasih hati? Pasti ada banyak cara yang bisa dilakukan dan setiap orang pasti berbeda-beda cara melakukannya.

Inilah yang kulakukan kalau aku kangen Anak Istri :

1. Makan terung, karena istriku suka terung dan aku sangat tidak menyukainya.
2. Baca komik, karena anakku sangat suka komik.
3. Main game SMURF, karena anakku suka memainkannya.
4. Nulis di blog agar dibaca anak-anak.

Bagaimana dengan anda?


Selasa, Juni 14, 2011

Ulang tahun anak-anakku dan cintaku pada Satu Istri


Pagi tadi kucium kening istriku sambil mengucapkan betapa kangennya aku padanya.

"Aku hanya punya satu istri, dan itu membuat aku selalu kangen biarpun baru saja bertemu", bisikku pada istriku.

Siangnya aku mendapat kabar burung dari teman-temanku bahwa salah satu kawanku ternyata sudah punya pasangan hidup yang lain. Aduh, alangkah mudahnya mereka merenda kasih dan memutuskan tali renda itu. Menggantinya dengan rendaan lain yang belum tentu bisa sekuat rendaan yang pertama.

"Alhamdulillah, aku bersyukur telah dikaruniai istri yang terbaik"

Aku pernah berseloroh dengan istriku soal tubuh kita yang semakin lama semakin melar dan semakin over weight, sementara anak-anak masih setia dengan tubuh kurusnya.

"Mengapa kecantikan raga kita semakin tidak menarik tetapi cinta ini tetap tidak kenal luntur?"

Perbedaan pendapat sering terjadi di antara kita dan kadang-kadang memalukan untuk diceritakan, tetapi selalu berakhir dengan manis dan membuat cinta ini makin lekat di hati kita.

Anak-anak tentu saja merupakan lem perekat yang paling kuat di antara kita. Selalu saja masalah anak menajdi masalah utama dan membuat kita selalu bertekad untuk lebih ramah lebih bersahabat dengan anak-anak, karena memang mereka adalah masa depan kita semua. Indonesia bergantung pada anak-anak kita.

Aku kembali ingat dengan lagu George Benson, "The Greatest Love of All". Sangat menyentuh dan membuat anak-anak begitu berharga di mata kita.

Bulan Mei dan Juni adalah saatnya ulang tahun anak-anak dan aku kadang tidak tega untuk tidak memestakan mereka. Keinginan memestakan mereka sebesar keinginanku untuk tidak memestakan mereka. Aku ingin ulang tahun adalah saat kita introspeksi, mawas diri. Saat ulang tahun adalah saat kita melihat masa lalu kita. Saat kita melihat arsip kehidupan kita, saat kita menyadari bahwa ada yang lebih baik dari yang pernah kita lakukan dahulu.



Tanggal 18 Mei, 5 Juni dan 17 Juni, itulah tanggal-tanggal ulang tahun anak-anakku yang berdekatan dan harus tidak boleh dilupakan.

Tanggal 5 Juni ini bertepatan dengan hari Lingkungan Hidup. Jadi ingat dengan himbauan tentang lingkungan hidup yang bernuansakan hutan.


Ini adalah 7 poin renungan yang kubaca dan semoga dapat menambah semangat dalam melakukan sesuatu untuk hutan kita.

1. Apa makna HUTAN bagi kehidupan Anda?
2. 330 Milyar US Dollar, adalah nilai perdagangan produk hasil HUTAN per tahun.
3. 1.6 milyar penduduk dunia mendapat nafkah hidup dari hasil HUTAN.
4. 300 juta penduduk di seluruh dunia bertempat tinggal di HUTAN.
5. 80% keanekaragaman hayati darat bertempat tinggal di HUTAN.
6. 50% kota-kota besar di dunia mendapat suplai air dari sungai yang bergantung pada HUTAN.
7. 31% dari total area lahan di bumi berupa HUTAN.


Selamat ulang tahun anak-anakku. Aku cinta kalian semua.

Minggu, Februari 06, 2011

Impianku

Banyak sekali impianku, beberapa di antaranya tercapai denga mudah dan beberapa di antaranya tercapai setelah melalui perjuangan yang sangat sulit. Beberapa lainnya masih terlihat ditahan oleh Allah, tentu dengan maksud agar aku siap menerimanya sebelum impian itu diberikan padaku.

Kadang ketika impian itu tercapai, aku baru menyadari mengapa impian itu tercapai saat itu, bukannya saat lalu atau beberapa tahun lampau.

Senyum selalu kusunggingkan di bibirku. Aku tahu dan sangat menyadari kalau impian itu kuterima beberapa tahun lampau, aku pasti tidak kuat menerimanya.

Dari semua impianku, yang paling patut kusyukuri tentu saja, sampai detik ini dan sampai akhir hayatku, insya Allah, aku tetap berpegang teguh pada tali Allah swt. Banyak artikel yang menyatakan bahwa makin pandai seseorang makin jauh dari Tuhan, dan makin rendah IQ seseorang makin dekat dia dengan Tuhannya. Amerika adalah pengecualian tentang pendapat ini. Di Amerika, yang IQ-nya di atas rata-rata, justru keimanan pada Tuhan lebih tinggi dibanding negara lainnya.

Aku tidak tahu keabsyahan pendapat ini, karena aku tidak peduli tentang tionggi rendah IQ. Yang kuperlukan hanya bagaimana aku bisa meningkatkan iman dan taqwa padaNya, agar saat menghadap padaNya aku sudah punya bekal yang cukup.

Sudah banyak contoh terpaparkan di depanku, bahwa yang muda belum tentu yang terakhir menghadap padaNya. Mas Adjie adalah bukti paling dekat di saat ini. Muda ganteng dan (terlihat) sehat, tapi meninggal saat dirawat secara intensif sehabis olah raga malam.


Kusyukuri aku punya keluarga yang sangat sayang padaku dan yang sangat kusayangi. Aku pernah menulis status di FBku, " Yeni Istriku dan Anis kekasihku". Akibatnya banyak teman-temanku yang langsung menegurku.

Seperti biasa aku dengan santai menjawab, bahwa Yeni memang istriku tetapi Anak dan Istri (Anis) adalah kekasihku.

Jumat, Agustus 27, 2010

Jumat, Maret 05, 2010

Main Bola Yuk...!:-)

Senangnya melihat anak-anak bermain bola. Persis kayak aku dulu ketika kecil.

Jengkel setelah kemasukan gol

ups...jatuh? sakit ya dik...

tak peduli lapangan yang keras tanpa rumput

ati-ati nabrak becak nak...

Rabu, Oktober 22, 2008

Father and Son

Aku baru ngeh dengan Cat Stevens alias Yusuf Muslim ketika menyanyikan lagu Father and Son [sendirian dan tidak ada yang mendengar]. Ternyata lagu ini dia yang menyanyikannya.

Tak pikir Cat Steven hanya nyanyi "Morning has broken" aja, ternyata banyak bener tuh kagunya.

Lagu Father and Son ini begitu enak ketika dinyanyikan oleh Cat Stevens dan jadi [agak] ancur ketika kunyanyikan. Tetapi sensasi menyanyikan lagu ini terasa bener sampai di hati.

Aku jadi inget ayahku dan aku jadi bisa bercerita pada anakku tentang obrolan seorang ayah pada anaknya. Obrolan yang sangat sederhana tapi menyentuh banget.

Bagi yang belum pernah dengar lagu ini [emang ada yang belum pernah dengar?]. Nikmati aja syairnya di bawah ini.

Baca dan resapi :

Its not time to make a change,
Just relax, take it easy.
Youre still young, thats your fault,
Theres so much you have to know.
Find a girl, settle down,
If you want you can marry.
Look at me, I am old, but Im happy.

I was once like you are now, and I know that its not easy,
To be calm when youve found something going on.
But take your time, think a lot,
Why, think of everything youve got.
For you will still be here tomorrow, but your dreams may not.

Son
How can I try to explain, when I do he turns away again.
Its always been the same, same old story.
From the moment I could talk I was ordered to listen.
Now theres a way and I know that I have to go away.
I know I have to go.

Father
Its not time to make a change,
Just sit down, take it slowly.
Youre still young, thats your fault,
Theres so much you have to go through.
Find a girl, settle down,
If you want you can marry.
Look at me, I am old, but Im happy.
(son-- away away away, I know I have to
Make this decision alone - no)
Son
All the times that I cried, keeping all the things I knew inside,
Its hard, but its harder to ignore it.
If they were right, Id agree, but its them you know not me.
Now theres a way and I know that I have to go away.
I know I have to go.
(father-- stay stay stay, why must you go and
Make this decision alone? )




Cat Stevens sekarang



Sebelum suka pakai peci

sumber gambar :
internet

Kamis, Oktober 16, 2008

dan mintalah MAAF pada anakmu

Air Cucuran Atap Jatuhnya Ke Pelimbahan Juga, begitu kata peribahasa. Artinya anak-anak itu sifatnya gak jauh-jauh beda dengan sifat kedua orang tuanya.

Jadi kalau kita melihat anak kita melakukan suatu kesalahan [menurut kita], maka coba teliti sifat yang mana dari ortunya yang menurun pada si anak.

Anak kita ngambek? Habis itu kita marahi habis-habisan. Nah, benarkah anak kita yang salah?

Jangan-jangan dia ngambek karena melihat ortunya juga sering "sok" ngambek, caper, dll. Jadi jangan tergesa-gesa nyalahin anak ketika melhat anaknya ngambeg. Cari dulu sebabnya baru cari solusinya.

Gampang kan?

He..he..he.. ternyata enggak tuh. Alam bawah sadar kita yang telah begitu kuat merasuki semua tindakan kita membuat kita sering scara otomatis melakukan hal-hal yang sama yang pernah dilakukan orang tua kita terhadap kita saat kita sedang ngambeg.

Lho..lho..lho... kasihan deh anak kita.

Pagi ini, ketika LiLo sarapan dan dapet lauk sate ayam [madura] yang menurutku enak sekali, demikian juga menurut kakak-kakaknya, ternyata komentarnya lain,

"Pak, kapan-kapan kalau beli sate pilih yang sate padang ya....."

Halah, apalagi ini. Orang tuanya tidak ada satupun yang demen sate padang, kenapa anaknya ada yang demen [banget].

Peribahasa itu jadi nggak cocok donk.

Kalau gitu lihat hadits aja yuk.

Dari Abi Hurairah ra. bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, kecuali orang tuanya yang menjadikannya Yahudi, Nasrani atau Majusi."
(HR Bukhari 1296)

So..... mari kita berbaik sangka pada anak-anak kita yang tersayang, kita jadikan anak-anak kita generasi yang lebih baik dari kita sekarang. Minta maaflah pada anak-anak kita, bila kita berbuat salah dan semoga mereka dapat menjadi hamba Allah yang pandai bersyukur dan pandai memaafkan.

Insya Allah.
Amin.

Jumat, September 05, 2008

BiSiNg [godaan puasa]

Pernahkah merasakan suasana yang jauh dari khusyuk ketika sedang sholat jamaah di masjid?

Banyak yang menjawab pernah, tapi ada juga yang menjawab tidak pernah merasa terganggu oleh suara bising anak-anak yang berlarian di masjid ketika yang lainnya sedang sholat jamaah.

Mereka yang tidak terkena bisingnya suara anak-anak yang berlarian di masjid, dibagi menjadi dua, yaitu sebagai berikut :
1. Tidak ada anak-anak yang berlarian di masjid saat sholat jamaah
2. Demikian tingginya imannya sehingga suara anak-anak yang berlarian di masjid sudah tidak terdengar oleh telinganya.

Di Masjid Baiturrahman, Banda Aceh, rasanya aku belum pernah melihat anak-anak yang bergurau di masjid. Demikian juga kondisinya di salah satu masjid yang ada di Pondok Candra [sidoarjo] Surabaya.

Di Yogya [tahun 90an], bila bulan puasa, anak-anak biasanya dikumpulkan di satu tempat tertentu. Diajak bersenang-senang oleh kakak-kakaknya, didongengin, diajak sholat tarawikh dan pulangnya membawa "jaburan', bisa berupa roti dan minuman, roti saja atau minuman saja.

Di Masjid baiturrahman, memang ada satpam khusus yang tidak ikut sholat jamaah dan menjaga agar pada saat sholat tidak ada yang mengganggu kekhusyukan mereka. Kalau gak salah mengacu pada Al Quran surah 4 [anNisa] ayat 120 [CMIWW ya..!:-].

Di Surabaya, memang ada pengurus masjid yang ditakuti anak-anak, sehingga begitu anak-anak sudah masuk masjid, ciutlah hati mereka. Bahkan pernah ada larangan,"BALITA dilarang masuk masjid" [ini mungkin terinspirasi peristiwa nangisnya seorang bocah gara-gara dilihatin oleh anakku yang sesama balita]

Di Yogya, anak-anak memang menjadi tanggung jawab para remaja untuk menuntun mereka menjadi muslimin/muslimah yang baik.

Di Jakarta?

Gak tahu banyak, cuma kalau di tempatku bising anak-anak sering mewarnai hari-hari pertama ramadhan. Nggak tahu nanti di minggu-minggu selanjutnya apa masih seperti itu.

Salam