Tampilkan postingan dengan label istri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label istri. Tampilkan semua postingan

Minggu, Mei 06, 2012

Gowes tanpa Lilo

Biasanya Minggu pagi adalah acara rutin gowes dengan komunitas sepeda S3 UGM. Berkumpul di Gelanggang Mahasiswa UGM dan kemudian menuju ke warung terdekat. Jadi acaranya sebenarnya adlah wisata kuliner, tetapi pesrtanya semuany anaik sepeda.

Yang paling sering kuajak sepedaan Minggu pagi adalah Lilo, anak ragilku, meskipun pernah juga sepedaan dengan ibunya Lilo. Pagi ini Lilo tidak kuajak sepedaan, aku tidak ingin dia kecapekan dan tidak bisa konsentrasi belajar, padahal besok dia mau ikut ujian kelulusan SD.

Beda banget metode belajar anak sekarang dengan di jamanku dulu. Rasanya ada niat untuk belajar yang rajin, lulus menjadi yang terbaik dan mendapatkan sekolah lanjutan yang terbaik.

Sekarang kok kayaknya Lilo tidak begitu peduli dengan nilai kelulusan ya?

Dia bahkan sudah tahu bahwa nanti dia akan sekolah di SMP mana dengan prediksi nilai yang didapat selama sekolah dan mengikuti beberapa try out.

"Aku nanati sekolah di SMP Y pak, tenang saja"

"Kenapa tidak di SMP X? Bukankah lebih bagus?"

"Nilaiku tidak cukup pak untuk kesana biarpun aku belajar setengah mati"

"Jadi ?"

"Kan sama saja, yang penting sekolah di SMP yang dekat dengan rumah"

Aku dan ibunya Lilo sering geleng-geleng kepala melihat perilaku anak-anak jaman sekarang. Kadang orang tua lebih khawatir dibanding anaknya, sangat berbeda dengan jaman kita masih menjadi anak dulu, tidak ada orang tua yang kebingungan mengurusi belajar anak-anaknya.

Mau sekolah juga kita cari SMP/SMA yang cocok, nanti tinggal lapor. Bandingkan dengan jaman sekarang dimana orang tua yang dibuat kalangkabut mencarikan sekolah untuk anaknya. Jaman sudah berubah dan kita harus siap menghadapinya. Setiap hari kita belajar menjadi orang tua yang baik bualau ilmu mendidik anak kit amasih belum cukup.

Masih perlu terus belajar mendidik anak.



Jadilah pagi ini aku mengajak ibunya anak-anak dan salah satu anakku yang jarang di umah. Dengan anak yang lain aku sering bertemu, tapi kalau dengan anak yang satu ini aku harus lebih bersabar dan membuat jadwal  yang masuk akal agar bisa bertemu dengannya.

Tidak peduli tanggal merah atau hari libur, selalu saja ada kegiatan yang diikuti oleh anakku. Segala macam kepanitiaan diikutinya dan juga segala kegiatan sekolah yang bagi dia menarik semuanya akan dia ikuti.

Cari-cari makanan dan minuman akhirnya sampai juga di Bronkos PDHI dan dengan lahap sepiring penuh oseng-oseng mercon ditambah bronkos masuk sudah ke perut. Alhamdulillah, ternyata bahagia itu gampang ya... !:-)



.
.

Jumat, Juli 29, 2011

Kalau kangen Anak Istri, apa yang kamu lakukan?


"Nggak ada loe nggak rame!"

Kalimat sederhana ini terasa benar kalau kita jauh dari kecintaan kita. Lalu apa yang kita lakukan untuk membunuh rasa rindu akan kekasih hati? Pasti ada banyak cara yang bisa dilakukan dan setiap orang pasti berbeda-beda cara melakukannya.

Inilah yang kulakukan kalau aku kangen Anak Istri :

1. Makan terung, karena istriku suka terung dan aku sangat tidak menyukainya.
2. Baca komik, karena anakku sangat suka komik.
3. Main game SMURF, karena anakku suka memainkannya.
4. Nulis di blog agar dibaca anak-anak.

Bagaimana dengan anda?


Selasa, Juni 14, 2011

Ulang tahun anak-anakku dan cintaku pada Satu Istri


Pagi tadi kucium kening istriku sambil mengucapkan betapa kangennya aku padanya.

"Aku hanya punya satu istri, dan itu membuat aku selalu kangen biarpun baru saja bertemu", bisikku pada istriku.

Siangnya aku mendapat kabar burung dari teman-temanku bahwa salah satu kawanku ternyata sudah punya pasangan hidup yang lain. Aduh, alangkah mudahnya mereka merenda kasih dan memutuskan tali renda itu. Menggantinya dengan rendaan lain yang belum tentu bisa sekuat rendaan yang pertama.

"Alhamdulillah, aku bersyukur telah dikaruniai istri yang terbaik"

Aku pernah berseloroh dengan istriku soal tubuh kita yang semakin lama semakin melar dan semakin over weight, sementara anak-anak masih setia dengan tubuh kurusnya.

"Mengapa kecantikan raga kita semakin tidak menarik tetapi cinta ini tetap tidak kenal luntur?"

Perbedaan pendapat sering terjadi di antara kita dan kadang-kadang memalukan untuk diceritakan, tetapi selalu berakhir dengan manis dan membuat cinta ini makin lekat di hati kita.

Anak-anak tentu saja merupakan lem perekat yang paling kuat di antara kita. Selalu saja masalah anak menajdi masalah utama dan membuat kita selalu bertekad untuk lebih ramah lebih bersahabat dengan anak-anak, karena memang mereka adalah masa depan kita semua. Indonesia bergantung pada anak-anak kita.

Aku kembali ingat dengan lagu George Benson, "The Greatest Love of All". Sangat menyentuh dan membuat anak-anak begitu berharga di mata kita.

Bulan Mei dan Juni adalah saatnya ulang tahun anak-anak dan aku kadang tidak tega untuk tidak memestakan mereka. Keinginan memestakan mereka sebesar keinginanku untuk tidak memestakan mereka. Aku ingin ulang tahun adalah saat kita introspeksi, mawas diri. Saat ulang tahun adalah saat kita melihat masa lalu kita. Saat kita melihat arsip kehidupan kita, saat kita menyadari bahwa ada yang lebih baik dari yang pernah kita lakukan dahulu.



Tanggal 18 Mei, 5 Juni dan 17 Juni, itulah tanggal-tanggal ulang tahun anak-anakku yang berdekatan dan harus tidak boleh dilupakan.

Tanggal 5 Juni ini bertepatan dengan hari Lingkungan Hidup. Jadi ingat dengan himbauan tentang lingkungan hidup yang bernuansakan hutan.


Ini adalah 7 poin renungan yang kubaca dan semoga dapat menambah semangat dalam melakukan sesuatu untuk hutan kita.

1. Apa makna HUTAN bagi kehidupan Anda?
2. 330 Milyar US Dollar, adalah nilai perdagangan produk hasil HUTAN per tahun.
3. 1.6 milyar penduduk dunia mendapat nafkah hidup dari hasil HUTAN.
4. 300 juta penduduk di seluruh dunia bertempat tinggal di HUTAN.
5. 80% keanekaragaman hayati darat bertempat tinggal di HUTAN.
6. 50% kota-kota besar di dunia mendapat suplai air dari sungai yang bergantung pada HUTAN.
7. 31% dari total area lahan di bumi berupa HUTAN.


Selamat ulang tahun anak-anakku. Aku cinta kalian semua.