Jumat, Maret 26, 2010

Dukung Earth Hour 2010

Mau ikutan dukung "Earth Hour Indonesia 2010"?



Ini petunjuk dari situs Earth Hour buat individu yang ingin mendukung acara ini. Silahkan tambahi dengan kreatifitas anda. Jangan lupa tulis ide segar anda di kolom komentar.

+++

Pada 27 Maret 2010 jam 20.30, jutaan manusia di seluruh dunia akan mematikan lampu mereka selama satu jam — Earth Hour — untuk mendemonstrasikan keprihatinan pada planet tempat kita tinggal. Aksi ini juga merupakan salah cara untuk mengirimkan seruan kepada para pemimpin kita untuk segera bertindak guna mengatasi perubahan iklim.

Di bawah ini beberapa ide mengenai hal-hal yang bisa dilakukan dalam gelap oleh diri sendiri atau bersama yang lainnya:

1. Undang teman dan keluarga untuk pesta “tanpa lampu” di depan rumah.
Sajikan hidangan ringan yang merupakan produksi negeri sendiri, sambil bermain gitar dan bernyanyi bersama.

2. Matikan lampu, komputer dan telepon selular. Gunakan waktu sunyi tersebut untuk berisitrahat dari dunia listrik dengan bermeditasi untuk rileksasi pikiran dan tubuh.

3. Undang teman spesial untuk makan malam romantis atau hanya sekedar ngobrol sambil ditemani cahaya lilin.

4. Undang teman-teman untuk kemping di halaman rumah. Menyanyikan lagu, berbagi cerita-cerita seram, dan membuat jagung bakar di perapian.

5. Melemaskan otot dan serta menenangkan pikiran dengan berendam menggunakan garam mandi sambil ditemani cahaya lilin.

6. Matikan komputer dan menulis surat menggunakan kertas dan pen sambil ditemani cahaya lilin, seperti halnya yang dilakukan oleh orang pada masa belum ada listrik.
7. Bersama teman atau keluarga bermain tebak-tebakan, catur atau kartu sambil duduk- duduk di depan rumah.

8. Main tebak-tebakan bayangan senter.

9. Lihat langit malam melalui teleskop [jika punya] dan nikmati indahnya pemandangan bintang di langit.

10. Ambil foto atau video bagaimana kamu dan keluarga menghabiskan waktu pada Earth Hour dan jadikan foto dan video keluarga anda sebagai inspirasi orang lain dengan mengirimkannya ke halaman Home di www.earthhour.wwf.or.id klik Facebook, Twitter, Flicker atau YouTube. Dan jangan lupa ceritakan kisah seru keluarga anda dengan
mengirimkan artikel ke tim Earth Hour Indonesia di earthhourindonesia@gmail.or.id

+++

Tahun lalu aku ikut juga memeriahkan acara ini. Tidak begitu sukses memang, masih banyak yang belum sadar akan pentingnya acara ini, tapi tetap semangat mendukung acara ini.

Kita dukung acara "Earth Hour Indonesia 2010" semampu kita. Semoga sukses. Jangan lupa tulis ide segar anda di kolom komentar.

Anda punya ide segar yang lebih mantap kan?

+++


artikel tidak terkait : Bekasi Bersih Partisipasi Blogger,

Sabtu, Maret 20, 2010

Saat SD [2]

Baru saja mengantar istri untuk beli pernak pernik buat LuLuk dan Litha yang siang ini mau ditemui istriku. Milihnya lamaaa banget, jadi aku iseng ambil saja gambar istriku yang asyik main tawar menawar dengan mbak yang jaga toko.


Akupun jadi ingat ketika kecil dan diajak ke Toko Samijaya atau Toko Ramai di jalan Malioboro. Aku mungkin termasuk anak yang konsumtif waktu itu, soalnya semua barang yang menarik selalu kutunjuk untuk dibeli.

Untungnya aku menyadari kalau orang tuaku tidak berkenan membelikan barang yang kutunjuk, jadi aku bilangnya begini,"itu suatu saat akan kubeli ya Bu?"

Ibuku biasanya tersenyum menjawab perkataanku,"Iya nak..."

"Yang itu juga ya Bu. Suatu saat akan kubeli"

Begitulah aku berkeliling toko dan menunjuk barang yang kusukai, tetapi saat pulang dari toko selalu saja tak ada satupun barang yang kubawa pulang. Semuanya masih rapi tersimpan di toko karena aku memang tidak membelinya, aku hanya menunjuk saja.

Aku suka tersenyum kalau ibuku ganti menceritakan kisah ini pada teman-teman ibuku. Terlihat senyum Ibu yang mengembang setiap hal ini diceritakannya.

Kadang kulihat kalau pas ada bapak yang menemani cerita itu, ada senyum simpul di bibir bapakku. Akupun ikut tersenyum simpul dan kadang nyungsep di pelukan ibu.

Bapakku memang selalu mewarnai hidupku. Ceritanya yang tidak pernah lepas dari ingatan adalah saat bapak masih sekecil aku dan suka mandi di sungai.

Saat bapak kecil, bersama teman-teman bapak dari kampung Suronatan Yogya, biasanya mereka berenang atau mandi di sungai dekat Gedung PLN yang ada di kampung Serangan.



Nah, suatu hari saat bapakku mencari teman-teman untuk mandi di sungai rupanya tidak ada yang ditemui. Rupanya teman-teman bapakku sudah berangkat main bersama-sama ke sungai dekat pasar Serangan.

Bapakku langsung menyusul ke lokasi sungai dan dengan teriakan ala tarzan bapakku melompat ke sungai yang sudah terlihat penuh dengan anak-anak yang bertelanjang badan.

Tentu bapakku juga bertelanjang badan sebelum meloncat ke sungai.

"Byurrr...!!!"

Airpun muncrat kemana-mana ketika tubuh bapakku menyentuh air sungai. Seperti biasa bapakku sedikit menyelam sebelum keluar dari air.

Begitu keluar dari air, ternyata anak-anak telanjang yang ada di sekitar bapakku bukanlah anak-anak dari kampung Suronatan. Mereka adalah anak-anak dari kampung lain yang kebetulan sedang bermusuhan dengan kampung Suronatan.

Di sela-sela keheranan anak-anak yang memang terkejut melihat seorang anak dari kampung musuh berani masuk dalam kelompok mereka, maka bapakku langsung menepi dan lari tunggang langgang kembali ke kampung Suronatan.

Aku selalu terkekeh-kekeh kalau mendengar cerita ini dan saat kuceritakan kembali pada anak-anakku, biasanya mereka juga terkekeh-kekeh. Padahal cerita ini kuulang berkali-kali di depan anak-anakku. Namun saat anak-anakku sudah besar mereka sudah tidak terkekeh-kekeh lagi, mereka sudah sama dengan bapakku, hanya tersenyum simpul saja.

Maret 2010, kukunjungi lagi sungai itu dan suasana sudah sangat berubah. Airnya jadi begitu dangkal dan sudah tidak terlihat anak-anak yang mandi di sungai.


Terlihat bangunan gedungnya jadi tambah megah dan pohon-pohonnya tambah hijau, tapi air sungainya tidak sederas dulu.

Aku yakin bapak tentu sedang tersenyum di atas sana bersama ibuku tercinta. Teirma kasih ayah bunda yang telah mengajariku untuk mendidik anak-anakku dengan baik.

Buat ayahku, aku selalu suka menyanyikan lagu Cat Stevens untuk memngenangmu. Tentu dengan suara falsku yang asli fals.

Its not time to make a change,
Just relax, take it easy.
Youre still young, thats your fault,
Theres so much you have to know.
Find a girl, settle down,
If you want you can marry.
Look at me, I am old, but Im happy.

I was once like you are now, and I know that its not easy,
To be calm when youve found something going on.
But take your time, think a lot,
Why, think of everything youve got.
For you will still be here tomorrow, but your dreams may not.

Son
How can I try to explain, when I do he turns away again.
Its always been the same, same old story.
From the moment I could talk I was ordered to listen.
Now theres a way and I know that I have to go away.
I know I have to go.

Father
Its not time to make a change,
Just sit down, take it slowly.
Youre still young, thats your fault,
Theres so much you have to go through.
Find a girl, settle down,
If you want you can marry.
Look at me, I am old, but Im happy.
(son-- away away away, I know I have to
Make this decision alone - no)
Son
All the times that I cried, keeping all the things I knew inside,
Its hard, but its harder to ignore it.
If they were right, Id agree, but its them you know not me.
Now theres a way and I know that I have to go away.
I know I have to go.
(father-- stay stay stay, why must you go and
Make this decision alone? )



Bapakku, Aku memegang Luluk, Istriku dan Ibuku.

Kamis, Maret 18, 2010

Kita Di Belakang Mas Amril

Tetanggaku yang juga seorang blogger telah masuk nominasi penilaian blog dalam lomba blog tingkat Internasional. Meskipun dia asli Makasar dan jadi penasehat para Blogger Makasar, tetapi dia adalah aktifis Blogger Bekasi dan tentu saja Blogegr Cikarang.

Siapa lagi kalau bukan Mas Amril TG. Mari kita dukung blog dia untuk memenangkan lomba ini. Hadiahnya apa? Hahahaha...hadiahnya biar untuk mas Amril deh. kita ikut bahagia saja melihat orang senang. SMS alias Senang Melihat [orang lain] Senang, bukan Senang Melihat [orang lain] Susah.

Photobucket

Dukung Mas Amril yang juga Anggota Tangan Di Atas Bekasi.

Dukung Bekasi Bersih Partisipasi [dari] Blogger Cikarang Bekasi

Bagi anggota BeBlog, ada himbauan khusus dari Admin. Inilah himbauannya.

Mohon dukungan sobat Blogger dan fesbuker untuk dapat memberikan suaranya pada Voting Online.

Klik http://www.facebook.com/l/ce56b;daengbattala.com/?p=845 untuk info selengkapnya.

Ini merupakan karya besar jika kita semua bisa menghantarkan Daeng Battala untuk menang dalam ajang bergengsi ini..

Jadi, jangan tunggu lagi.. Vote untuk Daeng Amril (http://www.facebook.com/l/ce56b;DaengBattala.com) di ajang The Bobs Internasional.. Klik http://www.facebook.com/l/ce56b;daengbattala.com/?p=845 untuk info lengkap…

Daeng Battala adalah Penasehat Komunitas Blogger Bekasi dan Komunitas Blog Fam serta Anging Mamiri. Beliau juga salah satu panitia yang berandil besar mensukseskan acara Amprokan Blogger dan memandu acara TalkShow bersama Pak Romi, Bang Budi Putra di Seminar Amprokan.

Jayalah blogger Indonesia.

Belajar Bisnis dari Kecil

"Bu kemarin kawan-kawanku ikut menghabiskan mie yang kubawa ke sekolah", begitu kata Lilo di suatu pagi sebelum berangkat ke sekolah.

"Hmm....."

"Hari ini bawa mie yang banyak ya, biar semua kebagian. Enak deh kata kawan-kawanku"

"Mau nggak kamu jualan mie di sekolah?"

"Maksudnya?"

"Kamu tanya sama kawan-kawanmu, siapa yang mau beli mie dan bisa dimakan sendiri satu porsi. Setiap ada kawanmu yang beli maka kamu dapat seribu"

"Kalau yang beli lima orang?"

"Ya kamu dapat 5 ribu"

"Ibu dapat 25 ribu aku lima ribu? Wah nggak adil donk. Harusnya aku tidak hanya 5 ribu"

Istriku sampai "kemekelen" menjelaskan pada Lilo. Kalau sampai Lilo mendapat separuh dari harga penjualan, maka bukannya untung yang didapat oleh penjual mie SEHATI ini tapi kerugian yang didapat.

"Kalau uangnya untuk kamu semua, terus besok untuk beli tepung, minyak dan lain-lain pakai uang apaan donk?"

Akhirnya Lilo paham juga dan tak terasa sudah beberapa hari ini Lilo berjualan Mie SEHATI di sekolahnya. Sukses selalu ya mas LiLo.



Tim MMC2 penggagas Mie Ayam SEHATI minus pak Syam Mie Perto dan mas Lukman bernarsis ria di depan warung Mie SEHATI.

+++
ditulis oleh : eshape

Selasa, Maret 16, 2010

Senangnya LiLo di Sea World

Setelah lama tertunda-tunda, akhirnya LiLo jadi juga berangkat ke Sea World.

"Kalau kemarin sudah membuat senang kakak-kakak LiLo, ya sekarang waktunya membuat senang Lilo", kata Ibunya Lilo.

Dua hari kemarin, memang aku telah berpuas diri dengan Luluk dan Litha. Kita saling goncengan ke Warung Makan Itali [nyobain lasagna jawa] dan juga ke Siomay Kang Otong Bandung.

Ada juga sore hari yang indah saat bercengkerama dengan anak-anakku di teras atas rumah Yogya. Kok anak-anakku tidak bosan ya mendengar ceritaku, baik saat ini maupun saat aku masih kecil.

"Blognya dilanjutin pak. Itu kan baru masa TK sama SD, yang lainnya masih banyak kan?"

"Hehehe...tunggu saja ya...", jawabku sambil menerawang ke masa lalu.

Teriakan LiLo membangunkan aku dari lamunan.

"Pak ayo berangkat sekarang, aku sudah siap nih", begitu kata LiLo sambil menenteng tas ranselnya.

Akhirnya kamipun meluncur ke Sea World Ancol. Jam 09.00 berangkat dan sampai di Ancol belum jam 10, perjalanan ini hanya memakan waktu 45 menit saja. Wuih...enak banget kalau Jakarta bisa seperti ini tiap hari.



Langsung saja beli tiket dan antri masuk ke wahana Sea World.

Di pintu masuk langsung disambut dengan akuarium ikan Piranha, kemudian buaya putih dan kolam ikan Hiu.



Seperti kuda yang lepas dari kendali, begitulah lilo berlarian kesana kemari. Bingung sendiri dia mau melihat apa. Semuanya bagus-bagus dan menarik, sehingga Lilo susah menentukan pilihan apa yang mau ditonton.



"Dimana ya tempat kaki digigitin ikan?", begitu kata lilo padaku. Akupun langsung menanyakan pada salah satu penjaga yang ada di dekatku.

Lilo langsung meluncur ke tempat yang dimaksud dan langsung minta beli tiket.

"Wah tiketnya mahal Lo. 40 rebu untuk 20 menit. Gimana?"

"Ya gak papa pak"

"Tapi dua puluh menit lagi ada acara penyelam ngasih makan ikan pari dan lain-lain, gimana?"

"Ya udah nanti saja sehabis acara itu", kata Lilo, tapi kupikir-pikir sekarang saja ngerasain kaki digigit ikan kecil-kecil.

Kamipun beli tiket dan masuk ke ruangan. Cuci kaki dulu baru kemudian kaki kita dimasukkan ke kolam ikan dokter itu.



Lilo tertawa-tawa sendiri merasakan kegelian yang amat sangat. Begitu juga cewek yang duduk di sebelah lilo, sampai menjerit-jerit merasakan kegelian dari gigitan ikan kecil-kecil ini.



Selesai acara digigit ikan kecil, maka acara penyelam memberi makan ikan pari dan lain-lain sudah dimulai. Tempat duduk sudah penuh, sehingga sudah tidak kebagian tempat lagi.



Ini acara yang sangat menarik. Audience tidak hanya disuguhi tontonan pemebrian makan ke ikan, tetapi diselipi ilmu pengetahuan dasar tentang hewan-hewan air tersebut.



Lilo dengan fasih menerangkan apdaku bedanya Kura-kura dengan Penyu. Persis seperti yang dijelaskan oleh "ilmuwan" yang ada di depan panggung.

"Bedanya pada kaki pak, kalau penyu gak punya jari-jari dan hidupnya di laut", begitu Lilo dengan serius menjelaskan padaku.

Yah.... tidak sia-sialah Lilo berlangganan National Geographic untuk anak-anak.

Jam sudah menunjukkan tengah hari dan saatnya untuk pulang. Makan duluj di kantin yang ada dan kemudian langsung meluncur pulang. Sempat juga beli minuman, foto dengan badut dan beli kaos di pintu keluar.



Terima kasih ya Tuhan. Atas kehendakMu, kami bisa bersenang-senang hari ini. Semoga kami jadi orang yang pandai bersyukur. Amin.