Minggu, Januari 27, 2008

Akhirnya ...... SUHARTO kembali padaNya

Minggu, 27 Januari 2008, sekitar jam 13.10, akhirnya Sang Jenderal yang suka tersenyum itu meninggal dunia, menghadap ke pengadilan yang sebenarnya.

Sudah tidak ada lagi yang mampu menahan kepergiannya, karena memang itulah sesuatu yang paling pasti di dunia ini. Kematian adalah suatu hal yang pasti kita alami dan tidak ada satu rumusan yang secanggih apapun yang mampu menghindarkan manusia dari kematian.


Sebagai sesama muslim, aku tentu mendoakannya. Bila ada amalnya yang baik, semoga Allah swt membalas amal baiknya, dan bila ada amal yang tidak baik, hanya Allah Maha Tahu, kita punya keterbatasan untuk mengetahuinya.


Sesungguhnya semua manusia ini, bila kedoknya dibuka oleh Allah swt, maka kita akan tampil dengan sangat menghinakan. Allah swt dengan kasihNya telah menutupi keburukan kita, sehingga kebaikan kita yang terlihat oleh orang di sekeliling kita.


Mari kita berkaca pada diri sendiri, sudah cukupkan bekal kita bila saatnya tiba nanti?


Fas tabiqul khairat !

Mari berlomba-lomba berbuat baik.


Insya Allah kita masuk golongan mereka yang dicintai Allah swt.
Amin.


gambar dari :


1 komentar:

temanmu mengatakan...

Entah kebetulan atau tidak, tapi ketika aku berpikir tentang kematian, kamu nulis tentang mati.

Habis itu, ternyata Suharto meninggal. Hanya Dia yang tahu ini kebetulan atau kita punya sesuatu yang membuat pikiran kita memikirkan suatu hal yang sama meski jarak telah memisahkan kita.