Rabu, Mei 07, 2008

Kesrempet Kereta


Ini cerita mantan bosku (juga kakak kelas di UGM) ketika bertugas di Medan.

Suatu pagi dia tercenung ketika mengetahui salah satu anak buahnya tidak kelihatan di meja kerjanya karena kesrempet kereta.

Dia jadi bimbang antara tugas pagi ini yang numpuk dan keinginan untuk menengok anak buahnya yang ketabrak kereta, sampai-sampai dia nggak sampai hati menanyakan seberapa parah anak buahnya yang kesrempet kereta itu.

Siangnya dia surprise ketika ketemu sama anak buahnya.

"Lho, katanya tadi pagi kesrempet kereta?", kata bosku

"Iya pak, udah diobati kok, jadi sudah bisa kerja lagi", jawab sang anak buah.

Akhirnya bosku ketawa ngakak setelah tahu kereta itu dalam bahasa medan artinya sepeda motor.

"Oalah, tak kirain kamu itu kesrempet SEPUR".

Gantian anak buahnya yang bengong, "sepur itu apaan ya?" (katanya dalam hati, 'kali:-).

Aku jadi inget cerita ini, karena beberapa saat lalu ada orang disampingku yang bercerita bahwa dia mau ditipu temennya.

"Masak dia bilang mau ke pajak, padahal hari Minggu. Kantor Pajak mana yang buka di hari Minggu?"

Dia kemudian ketawa ngakak setelah tahu bahwa pajak dalam bahasa Medan artinya pasar.

Dia pasti akan bingung juga bila tahu bahwa di Medan orang jalan di pasar naik motor/mobil bebas nggak ada yang nglarang. SOalnya pasar di Medan artinya jalan. 

Pasar hitam? Jalan aspal..!


source

4 komentar:

YanTi mengatakan...

Dulu saya pikir kereta itu mobil dalam istilah si Lay, eh ternyata
saya salah.. motor toh ;)

Salam,

Yanti

bank Al mengatakan...

Di Jawa, Kereta = Sepur
Di Malay, Kereta = Mobil
Di Medan, Kereta = Motor

Jangan2 di tempat lain Kereta = sepeda?

salam,

bank Al

mediacare mengatakan...

Lho emang iya, sepeda itu kereta

Orang Malay nyebutnya kereta angin


mediacare

PA mengatakan...

di sumbar jangan2 kereta = kertas ya?

salam

PA