Tampilkan postingan dengan label mencari teman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mencari teman. Tampilkan semua postingan

Jumat, November 30, 2007

Angkot 59 (lagi)

Karena alasan ngirit, maka kembali aku naik angkot untuk transport dari rumah (Cikarang) ke kantor (Cawang). Banyak memang teman-teman yang nanya, “kenapa gak naik mobil aja?” atau pertanyaan lain “kok gak pindah rumah aja ke dekat cawang sih?”

Untuk pertanyaan itu, aku sering menjawab diplomatis (dan sok moralis). Angkot adalah bentuk kepedulian kita terhadap polusi udara. Makin banyak pemilik kendaraan pribadi yang tertarik naik angkot, maka polusi udara akan makin menurun.

Kenapa tinggal di Cikarang, kok nggak nyari yang dekat-dekat Jakarta?

Ya jelas kan, tinggal di Cikarang biaya hidupnya lebih rendah dibanding di Jakarta. Udaranya masih relative lebih bersih, hari Minggu bisa jalan2 diseputaran rumah atau sepedaan. Pokoknya “back to nature” deh…!:-)

Seperti biasa, sore itu aku pulang kantor langsung nongkrong di tempat angkot 59 “ngetem” menunggu penuh penumpang. Di depanku seorang laki-laki ganteng yang ramah dan disampingku cewek cantik yang cuek dengan headphonenya (kayaknya kesambung dengan Nokia N73 deh).

Obrolan dengan lelaki ramah itu “ngalor ngidul” seputaran orang yang sering salah naik angkot. Maunya naik angkot 56 (jurusan Cibubur) tetapi selalu naik 59 (jurusan Cikarang). Kesamaan wajah (cat) mobil dan kemiripan angka (56 dengan 59) selalu dituding sebagai penyebabnya. Saat sore yang melelahkan, maka perbedaan angka 9 dan 6 sudah tak terlihat lagi, maka terjadilah salah naik angkot.

Kubilang sama mas yang didepanku itu, pernah waktu aku ngumpulin ongkos baru ketahuan kalau ada yang salah naik, padahal sebelum ngumpulin ongkos hampir semua penumpang pada membahas tentang orang yang salah naik angkot.

Pembicaraan terus berlanjut, dengan topik yang tetap sama. Maklum banyak banget kejadian yang mirip-mirip. Akhirnya tiba giliran ngumpulin ongkos, nah… terjadi lagi yang barusan dibahas.

Lha mas-mas yang duduk disamping mas yang kuajak ngobrol ternyata salah naik angkot. Yaaah, apes deh mas itu. Nggak mau ndengerin obrolan di sekitarnya sih. Mungkin karena bener-bener udah teler dihantam kerjaan seharian jadi masnya gak konsentrasi lagi waktu naik angkot, maunya tidur dan segera sampai di rumah untuk melanjutkan tidurnya.

Untung masih bisa turun di Jatibening dan kembali lagi ke Cawang. Peristiwa yang lain, kadang2 yang salah naik, baru bisa turun ketika sampai di Cikarang. Jadi rugi waktu 2 (dua) jam + 2x (dua kali) ongkos Cawang Cikarang deh.

Maghrib akhirnya sampai di Cikarang, cewek cantik di sebelahku teriak kenceng banget deh,

“KIRI!”.

Abis itu dia kaget sendiri dan ngomong sekali lagi dengan lirih. “kiri bang”, sambil melepas headphonenya.

Hi..hi…hi… kayaknya dia kekencengan nyetel music deh..

Yah ada-ada aja, akupun tersenyum manis membalas senyum tersipu-sipu sang cewek. Di pinggir jalan kulihat seorang laki-laki ganteng sudah menunggu cewek itu. Mereka kelihatan ketawa-ketiwi, mungkin mbahas cerita barusan.

Angkot 59, I Love You Forever, meskipun dirimu kusam, tapi hanya kau satu-satunya angkot termurah menuju Cikarang.

Rabu, November 28, 2007

Disukai Orang Lain

Menjadi Pribadi Yang Disukai Di Kantor

APA yang diperlukan untuk memudahkan peningkatan karir?
Ternyata pencapaian karir yang baik tidak melulu diukur dari keterampilan, keahlian, loyalitas, maupun prestasi. Semua ini belum cukup untuk mengantarkan anda kepada jenjang karir yang tinggi.
Ada hal lain yang tidak kalah penting, yaitu kepedulian terhadap rekan dan lingkungan kerja yang pada intinya, untuk mendukung mulusnya karir anda, anda dituntut untuk menjadi pribadi yang disukai. Coba simak berikut ini :

 Hargai Privasi Orang Lain
Dimanapun anda berada, anda tetap harus menjaga privasi orang lain. Kalau anda termasuk orang yang kurang bisa menghargai wilayah pribadi orang lain, mulai sekarang belajarlah untuk melakukannya. Termasuk untuk hal-hal yang kesannya sepele. Misalnya mengetuk pintu ruangan kerja orang lain sebelum anda masuk, Tahan pula keinginan anda untuk membaca surat-surat atau apapun yang berada dimeja kerja rekan anda. Jika ingin menggunakan benda milik rekan, biasakan untuk meminta ijin dulu

 Patuhi Peraturan
Sekalipuun perusahaan anda tempat bekerja tergolong longgar dalam menetapkan peraturan terhadap karyawannya, jangan pernah sekalipun mengambil keuntungan atau memanfaatkan kondisi tersebut. Misalnya, kebiasaan datang terlambat kekantor hanya karena tidak ada yang menegur. Menelepon rekan keluar kota bahkan keluar negeri berjam-jam atau menggunakan mesin kopi yuntuk kepentingan pribadi hingga berlembar-lembar.

 Jaga Kebersihan dan Kerapihan
Dimana-mana, kebersihan harus selalu dijaga, terlebih dilingkungan kantor. Pribadi yang jorok dan malas menjaga kebersihan jelas bukanlah pribadi yang menyenangkan. Jangan biarkan sisa makanan atau kertas kotor berserakan dimeja kerja anda. Meja yang rapih dan bersih akan membuat anda lebih nyaman dan menambah semangat kerja, selain itu gunakan pakaian yang bersih dan telah disetrika dengan baik.
 Jaga Mulut
Di lingkungan kantor, anda harus pandai-pandai menjaga mulut anda. Harus tahu kapan saatnya angkat bicara dan kapan harus menutup mulut rapat-rapat. Jangan mengobrol omongan tentang keburukan teman atau menyebarkan gosip atau membicarakan hal negatip tentang orang lain. Jika bos menyampaikan suatu rahasia pada anda, jangan sekalipun membocorkannya pada rekan-rekan yang lain. Karena kebiasaan bermulut ember akan mengurangi kredibilitas anda di mata rekan-rekan.
Jangan Berhutang
Kadang dalam kondisi kepepet anda terpaksa meminjamkan duit rekan anda untuk suatu keperluan. Misalnya saat makan bareng, sementara anda lupa membawa uang. Kalau memang anda terpaksa meminjam, kembalikan secepatnya. Jangan sampai anda dicap pura-pura lupa karena kelamaan membayar. Walaupun jumlah yang anda pinjam itu kecil, tetapi yang namanya hutang harus segera anda lunasi. Jangan lupa ucapkan terima kasih ketika mengembalikannya.
 Bersedia Membantu
Jika rekan anda meminta bantuan anda dan kebetulan anda mampu melakukannya, jangan ragu untuk membantunya. Kesediaan meringankan beban orang lain akan membuat anda semakin disegani oleh rekan-rekan anda. Bukankah sekali waktu anda pun memerlukan bantuan rekan anda ?

Nah, Tidak terlalu sulit kan untuk menjadi pribadi yang disukai di kantor? Tapi ingat lakukan semuanya dengan tulus. Jangan sekalipun melakukannya hanya sekedar topeng pergaulan dan basa-basi. Jika anda melakukannya dengan baik, anda bukan hanya berhasil merebut simpati rekan-rekan anda tetapi juga akan membantu memuluskan lajunya karir anda kejenjang yang lebih tinggi. Bukankah kesuksesan seseorang dalam karir juga ditunjang oleh pribadinya yang mempesona?


Sumber : Internet