Tampilkan postingan dengan label chelsea. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label chelsea. Tampilkan semua postingan

Minggu, September 07, 2008

Inggris [boleh] LeGa [sementara]


Dua gol dari Joe Cole, sayap dari Chelsea membuat Capello bisa sedikit bernafas lega. Tekanan yang begitu besar untuk menang, membuat permainan 3 Singa menjadi kurang tenang.

Beberapa peluang terpaksa tetap hanya jadi peluang. Syukur kalau akhirnya dua gol tercipta lewat kaki sayap Chelsea, meskipun seharusnya terjadi hujan gol.

Ke depan, lawan yang lebih kuat sudah menunggu. Dialah lawan yang sempat membuat Inggris menangis, karena tidak bisa ikut Piala Euro 2008, KROASIA...!

Kans menang tetep ada, karena sebenarnya tim Inggris penuh dengan talenta yang mengagumkan. Kekurangan Inggris hanya pada mental bertanding jika membela negara, sangat jauh bila dibandingkan saat mereka membela klub masing-masing.

Lampard, yang begitu perkasa di Chelsea, menjadi melempem ketika masuk timnas. Rooneypun macet jika sudah memakai baju timnas.

Model pelatih bertangan midas, sampai saat ini belum terlihat kepiawaiannya. Timnas Inggris masih belum stabil.

Masih perlu ditunggu kekompakan semangat timnas dari negara yang mengaku sebagai asal sepak bola.

KIta tunggu saja ya...!:-)

Kamis, Mei 01, 2008

Sukses buat CHE


Dua tendangan keras Didier Drogba, satu tendangan keras Michael Essien (dianulir) dan satu lagi tendangan keras dariFrank Lampard membuat CHE unggul 3-2 atas Liverpool. Suatu hasil yang pantas didapat setelah bertahun-tahun hanya menjadi mimpi “buruk” CHE.

Aku jadi inget tendangan kerasku waktu membuat gol dari sudut sempit bertahun-tahun lampau di Medan. Kalau waktu itu aku sangat emosional karena mampu membuat gol yang spektakular, maka gol-gol Drogba dan Lampard saat menjebol gawang Liverpool pasti akan jadi mimpi indah buat Drogba dan Lampard.

Rusia sudah menanti, dan taipan pemilik CHE pasti akan sangat bersuka cita menyaksikan klubnya berlaga di kampungnya. Suatu mimpi juga yang mungkin sudah berkali-kali mampir dalam hidupnya. Meskipun final ini akan mempertemukan dua klub Inggris, tapi aroma perseteruan yang kental antara MU dan CHE akan membuat tontonan ini dijamin seru.

Prediksiku dulu sebenarnya adalah CHE lawan Barca, tapi nasib Rijkard yang belum baik membuat MU jadi terlalu perkasa buat mereka. Klub-klub Inggris memang baru bersinar di musim ini dan madu dari siaran liga Inggris ini sangat disadari oleh taipan dari ASTRO yang langsung membuat gebrakan dengan mengantongi ijin siar liga Inggris.

Tahun depan, yg tidak berlangganan Astro mungkin akan makin kebat-kebit menanti kebijakan ASTRO untuk mengantongi siaran bola selain Liga Inggris. Isunya liga Champions akan masuk perburuan mereka, tapi isu yang lain menyebutkan hanya piala UEFA saja.

Apapun yang ASTRO lakukan, penggemar CHE pasti akan tetap mendukung CHE dengan segala macam ragam caranya. Makin hari makin kelihatan geliat pendukung CHE, tidak hanya di Jakarta, Bandung, Surabaya, bahkan Yogya sudah mulai bergerak menggeliat. Yang tadinya nonton sendiri atau dalam kelompok-kelompok kecil sudah mulai ketemu dengan penggemar lain atau kelompok lain yang lebih besar.

Mereka akan menjadi bola salju yang besar dan makin besar, meskipun taruh kata musim ini mahkota Liga Inggris dan Champion masih belum bisa diraih CHE.

Tentu akan lebih bergelora lagi kalau CHE dapat meraih kedua mahkota juara itu. Suatu hal yang sulit tapi bukan suatu hal yang tidak mungkin. Wajarnya memang CHE dapet mahkota Champion dan MU liga Inggris, tapi bola yang bundar bisa membalikkan semua prediksi yang terlihat masuk akal.

Kita tunggu saja dan selamat buat CHE yang telah mengukir sejarah baru, masuk FINAL liga Champion (dan menjadi JuArA..!:-).

 

Amin.


source

Sabtu, Maret 15, 2008

BoLa



Kecintaanku pada bola diawali ketika aku jadi sekretaris umum PS HW Sleman. Ketua Umumnya waktu itu pak Muharim, pemilik Wisma Puas di kaliurang. Setiap membahas strategi di kaliurang, aku selalu ditemani oleh “Mourinho” HW. Pulang rapat disangoni makanan kecil yang enak-enak (yang membuat aku jadi selalu ingin rapat dengan pak Harim).

Waktu itu kiblatku hanya pada Argentina, jadi ketika demen sama liga Italia, maka klub yang tak ikuti beritanya adalah Napoli. Ada Maradona dan Careca disana.

Perpaduan Argentina Brazil yang kompak. Kemudian, muncul Batigol yang haus gol. Sementara itu liga Inggris juga mulai terlihat menarik, dan kujatuhkan pilihan pada Liverpool, karena ada Owen disana.

Meski begitu, permainan Zola yang mempesona, membuat aku juga mulai suka mengikuti perjalanan The Blues. Ada Gullit juga disitu, makin lengkap deh pemain favoritku disitu, baik sebagai pemain maupun pelatih.

Ketika Batigol pindah ke AS Roma, tiba-tiba aku jadi ngefans sama AS Roma. Sayang Batigol akhirnya pindah lagi. Jadi hilang deh klub kesayangan yang isinya pemain Argentina, sampai akhirnya pilihan jatuh pada Inter Milan, klub bertabur bintang yang selalu sial karena tidak konsisten. Ajaib, tiba-tiba Inter jadi begitu menakutkan sejak kedatangan Ibra. Seperti juga ketika The Blues yang mendadak menjadi juara, gara-gara kedatangan mas Mourinho.

Klub yang dulu sering kalah dan tetap kucintai ini, ternyata sekarang menjadi salah satu raksasa di liga Inggris. Sayang Mourinho “the special one” akhirnya keluar juga, sehingga para fans jadi kebingungan. Mau ndukung kok ada sosok AG (wong Israel) yang suka bongkar pasang pemain dan tidak jelas strateginya, tetapi kenyataan di lapangan bicara bahwa The Blues memang tetap sulit dikalahkan (kecuali oleh klub gurem!:-).

Maunya sih AG segera keluar terus diganti pelatih lain yang lebih jelas strateginya (misalnya klinsmann), jangan kalah saat ada pertarungan hidup mati. Champions sudah dekat, dan para fans makin kuatir dengan penampilan The Blues yang masih angin-anginan.

Maunya juga The Blues ketemu Barcelona di final, pasti banyak yang senang, baik penonton maupun promotor pertandingan. Jadi skenarionya, the Blues ngalahin Arsenal dan Barcelona ngalahin AS Roma, sehingga mereka bisa ketemu di final.

Maunya emang gitu, tapi kenyataan bisa sangat berbeda. Maklum aku jarang memenangkan tebak-tebakan skor. Hanya doa yang bisa kupanjatkan, semoga The Blues berjaya.


..... source