Tampilkan postingan dengan label blogdetik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label blogdetik. Tampilkan semua postingan

Sabtu, Agustus 02, 2008

MURi for FOSS


Aku ikut dalam ajang pemecahan rekor penulisan blog terbaik, tapi yang kutulis justru kritik terhadap acara ini.

Wah, pasti gak menarik deh. Orang kok bisanya cuma ngritik doank. Sebaiknya kan ada kritik tetapi kritik yang membangun. Kritik yang disertai solusi.

Sayangnya aku juga gak pandai membuat solusi yang ces pleng. Masih model sousi yang sak enakke dewe, sesukaku sendiri gitu…!

Selamat memecahkan rekor deh. Waktu sudah menunjukkan jam 15.53 dan jempol tanganku sudah sakit semua.

Salam buat semua bloger yang cinta Indonesia dan mau menyumbangkan semua yang dimilikinya untuk berbagi bersama.

Kekayaan kita, mari kita jadikan kekayaan bangsa. Berbagi ilmu dimana kita bisa,berbagi senyum yangikhlas agar mampu mencerahkan suasana di keluarga kita, di tetangga kita dan di Indonesia kita.

Insya Allah, Indonesia Emas 2020 tercapai beneran.

Amin.

Lupa Berhenti Nulis

Tadinya aku sudah nyiapkan beberapa tulisan untuk dimuat pada hari ini di blogdetik, beberapa hari sebelum acara ini berlangsung.

Namun rasanya nggak fair kala aku hanya melakukan posting di hari ini, sedangkan nulisnya sudah beberapa hari lalu.

Jadi akhirnya kuputuskan untuk menulis apa saja di hari ini untuk ikut mensuksskan acara pemecahan rekor ini. Tentu saja dengan tetap mengedepankan kesehatan mata ini. Jangan sampai gara-gara ingin mecahkan rekor penulisan blog terbanyak malah mata jadi pecah alias sakit mata.

Pertolongan Tuhan akhirnya datang juga. Ketika sedang asyik menulis, tiba-tiba datang seorang teman yang ngajak ngobrol ngalor ngidul. Jadi sengaja maupun nggak sengaja aku berhenti nulis dan ikut “ngombyongi” bicara ngalor ngidul juga.

He..he..he… begitulah kalau kita merencanakan dan Tuhan yang nantinya akan menentukan.

Bertahun-tahun kucoba memahami tentang rencana Tuhan dan rencanaku. Bagaimana caranya bisa mengambil hikmah dari setiap rencana yang berbeda itu.

Akhirnya, kucoba mengakhiri doa yang kupanjatkan pada Tuhan dengan tambah doa seperti ini.

“Ya Tuhan semoga doaku ini sama dengan rencanaMu. Amin”

Mau internet sehat?

Tinggal berdoa saja semoga 2 jam setelah ngetik bisa berhenti ngetik dan tidak melihat layar selama beberapa menit.

Begitulah, rencanaku hari ini ternyata sama dengan rencana Tuhan, sehingga biarpun aku lupa berhenti menulis, tetapi Tuhan telah mengirimkan temanku untuk mengajak ngobrol dan berhentilah tulisanku.

Maha Besar Allah dengan Kuasanya.