Kamis, Maret 24, 2011

Nikmatnya Jalan sama anak-anak

Minggu pagi mau sepedaan pagi tapi ada Real Madrid yang masih belum tuntas mainnya. Akhirnya acara sepedaan bergeser setelah real Madrid menyelesaikan tugas tayangnya.


Selesai menonton acara bola langsung tancap ke kampus UGM Bulaksumur. Cuaca yang cerah dan hati yang berbunga-bunga membuat rasa capek tajk pernah mampir.


Saat aku pesan minuman sari tebu, maka Luluk dan Lilo pesan yang lain. Selera anak-anak memang selalu berbeda dengan ortunya. Mereka memilih ice Cream.



Di depanku duduk, banyak orang duduk dengan pikirannya masing-masing. Ada yang terlihat asyik ngobrol dan ada juga yang terlihat raganya disini tapi hati dan pikirannya entah kemana.


Sementara itu aku lebih memilih nonton kapal laut mini, semua ini mengingatkan aku akan masa-masa kapal mini ini selalu dipunyai anak-anak seusiaku saat itu. Masa lalu yang pahitpun terasa indah kalau sudah jadi nostalgia seperti ini.


Setelah puas minum perjalananpun dilanjutkan ke arah sdelokan mataram. Di depan Fakultas Perikanan, Luluk dan Lilo mengajak berhenti. Ternyata ada yang menarik perhatian mereka.


Hanya sebentar saja Luluk melihat lokasi bergambar komik Jepang dan kemudian sudah berbalik lagi.

"Pak Boleh.......?"
"Boleh..!"
"Hmmm....harganya mahal tapi,,,"
"Boleh pilih. Gramedia atau disini. Bagaimana?"
"Disini saja", sahut Luluk mantap

Aneh juga Luluk kali ini. Biasanya kalau ingin sesuatu terus disuruh milih, maka pilihan selalu jatuh ke Toko Buku. Kenapa kok sekarang gak milih ke toko buku ya?



Ternyata Luluk membeli boneka kesayangannya. Pantes saja toko buku dikalahin.


Akhirnya perjalanan dimulai lagi setelah Luluk selesai dengan bonekanya. Jam 08.00 pas sampai di Toko Buku Gramedia dan langsung parkir sepeda.

"Masuk saja, gak usah pakai karcis. Yang njaga belum datang". begitu kata pak Satpam.

Ya sudah kamipun masuk. Beli buku untuk Lilo dan peralatan tuner gitar untuk Luluk. Beli juga tali skipping dan barbel untuk variasi olah raga..

Sampai rumah langsung bergabung dengan pelatihan Mie Sehati. Peserta pelatihannya sangat ideal, 10 orang.



Dengan jumlah peserta sebanyak ini, maka peserta akan bisa menerima dengan baik apa yang diajarkan dan sang instrukturpun tidak terlalu memaksakan diri dalam mengajar.

Hari Minggu, 20 Maret 2011 inipun berlalu dengan manis.

2 komentar:

Kang Eko mengatakan...

bener mas, keindahan ada dimana2, terutama di sekitar kita, keluarga yang kita cintai..keindahan itu tak terbatas disini...
selamat menikmati keindahan...semoga akan ditemukan keindahan2 dihari hari yang akan datang
salam buat keluarga....

eshape waskita mengatakan...

terima kasih komentar dan doanya kang.

Salam sehati