Jumat, Oktober 16, 2009

Mencari Hikmah Gempa Sumbar [2]

Seorang bapak bercerita tentang sebuah rumah Bimbel yang hancur, rata dengan tanah. Dengan pandangan menerawang dia mulai bercerita.

"Biasanya istri yang selalu mengantar anak saya ke sini pak, tetapi entah kenapa hari itu saya yang diminta oleh istri untuk jauh-jauh meluncur ke Padang"

"Seharusnya saya aman-aman saja di tempat kerja yang jauh dari Padang, tetapi hari itu istri saya meminta saya untuk ke Padang dan mengurusi anak yang ikut Bimbel di sini"

"Biasanya saya menolak permintaan seperti ini, karena jarak yang terlalu jauh dan soal anak-anak ke Bimbel adalah urusan ibu-ibu"

"Begitulah akhirnya urusan jemput menjemput anak itu menjadi urusan saya"

"Hanya Tuhan yang tahu, ketika ternyata guru untuk kelas anak saya tidak masuk, sehingga kelas tidak ada pelajaran dan anak saya keluar dari bangunan itu"

Selamatlah anak kawan saya dari musibah gempa itu. Meskipun untuk itu dia harus berjuang melewati kemacetan jalan, sehingga akhirnya harus meninggalkan mobilnya dan berjalan kaki selama 1 jam untuk menghindari kemungkinan Tsunami.

"Setelah dua puluh menit dari peristiwa Gempa, maka saya hanya punya waktu 10 menit lagi untuk menjauhi pantai. Lalu lintas sudah sangat padat dan saya tidak bisa lagi mengharapkan mobil yang saya tumpangi untuk keluar dari kemacetan ini"

"Alhamdulillah, bukan istri saya yang mejemput anak saya. Dia sedang hamil tua dan sangat mungkin keguguran kalau dia harus melakukan perjalanan seperti yang saya lakukan"

"Saya bersama anak saya terys mencari jalur tegak lurus pantai, keluar masuk gang dan dalam suasana yang begitu menakutkan. Saya hanya punya waktu 10 menit lagi, sehingga saya harus bergegas"

"Alhamdulillah, akhirnya saya sampai di rumah yang saya anggap aman dan ternyata saya sudah berjalan 1 jam"

Begitulah kuasa Allah mengatur umatNya.

Subhanallah.

+++

[bersambung]

cerita sebelumnya

2 komentar:

Diajeng mengatakan...

musibah dimana-mana semoga ini bs dijadikan peringatan supaya kita mulai mendekat pada_NYA :)

eshape waskita mengatakan...

Semoga kita makin bersyukur padaNya
Amin